Pemdes Sukamanah Fokus Cegah dan Atasi Stunting Lewat Edukasi Remaja Putri

BOGOR.radarinformasi.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Sukamanah, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, menggelar penyuluhan kesehatan bagi remaja putri pada Kamis (24/04/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan dan gizi, sebagai langkah strategis mencegah stunting sejak dini.

Penyuluhan yang didanai dari APBDes 2025 ini merupakan hasil musyawarah antara pemdes, kader, dan warga, yang sepakat bahwa remaja putri harus dibekali pengetahuan gizi untuk menciptakan generasi sehat di masa depan.

Kepala Desa Sukamanah, Hj. Irmayani, S.H., menyampaikan bahwa upaya ini telah membuahkan hasil. Jika tahun lalu terdapat 22 balita stunting, tahun ini tidak ditemukan kasus serupa. “Kami tidak hanya fokus menyembuhkan, tapi juga mencegah stunting. Salah satu caranya adalah melalui edukasi kepada remaja putri yang kelak akan menjadi ibu,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan ini bisa berlanjut setiap tahun agar kesadaran akan pentingnya kesehatan dan gizi terus meningkat. Antusiasme warga, terutama remaja, menjadi bukti bahwa program ini mendapat dukungan luas dari masyarakat.

Reporter : Dahlia
Redaktur : Rizal

Ditengah Masyarakat Sibuk dengan Persiapan Pilkades, HL Warga Sukamanah Sibuk dengan Aksi Bejatnya Lakukan Pencabulan Anak di Bawah Umur

Ditengah Masyarakat Sibuk dengan Persiapan Pilkades, HL Warga Sukamanah Sibuk dengan Aksi Bejatnya Lakukan Pencabulan Anak di Bawah Umur

BOGOR.radarinformasi.com- Kasus dugaan tindak pencabulan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di wilayah Kabupaten Bogor, kali ini terjadi di Kp.Pasir Muncang Rt.02/01, Desa Sukamanah, Kecamatan Megamendung, lebih mirisnya lagi Pelaku adalah tetangga dan teman baik dari ayah korban pencabulan, bahkan menurut info dari masyarakat sekitar korbannya mencapai 3 anak, dimana semuanya masih di bawah umur, Minggu (29/01/23).

Pelaku yang berinisial HL (53 tahun) dan berprofesi sebagai pedagang makanan anak-anak tersebut, mengiming-imingi korban dengan uang senilai Rp.5000,00 dan di bujuk agar mau ikut ke rumah kosong yang lokasinya tak jauh dari tempat tinggalnya, saat korban sudah termakan bujuk rayunya, HL langsung melancarkan aksi bejatnya.

Saat radarinformasi.com mencoba mengklarifikasi hal tersebut, Ismail selaku Kepala Desa Sukamanah membenarkan dengan adanya kejadian tersebut.

“Iya benar telah terjadi kasus pencabulan anak di bawah umur, akan tetapi tolong jangan disangkut-pautkan dengan adanya persiapan Pilkades di Desa Sukamanah, karena kasus tersebut kembali ke personal pelaku”, ujar Ismail via seluler.

Sementara itu, Ipda Wawan selaku Kanit Reskrim Polsek Megamendung juga tidak membantah desas-desus yang tengah beredar di masyarakat, ia juga mengatakan Pelaku dijemput Babhinmas desa setempat atas perintah dari Polres Bogor (anggota PPA).

“Untuk saat ini Pelaku sudah diamankan oleh pihak Polres, karena kasus ini langsung di tangani oleh PPA Polres Bogor, mengingat korban masih di bawah umur, dengan adanya kejadian ini pihak Polsek juga menghimbau kepada seluruh masayrakat agar lebih berhati-hati dalam menjaga buah hatinya, karena kejahatan bisa terjadi kapan dan dimana saja bahkan oleh orang terdekat yang kita kenal”, ujar Ipda Wawan saat ditemui di ruangannya.

Bule