Ngaku Wartawan Senior, Pengawas Proyek Pembangunan SDN Sukamahi 02 Bersikap Sombong dan Arogan
Bogor.radarinformasi.com – Dalam sebuah proyek pembangunan yang menggunakan anggaran dengan bersumber dari APBN/APBD seharusnya ada transfaransi, Masyarakat maupun Awak Media mempunyai hak untuk menjadi Kontrol Sosial dalam pelaksanaannya, namun sangat disayangkan saat Media radarinformasi.com mendatangi ke lokasi rehabilitasi SDN Sukamahi 02, pihak Pelaksana melontarkan kata – kata yang kurang sopan terhadap Awak Media, Minggu ( 04/10/2020).
Kejadian bermula saat Tim radarinformasi.com menyambangi lokasi pembangunan, dimana dilokasi hanya bertemu dengan Mandor Harian dan tidak bisa secara gamblang menjelaskan pengalokasian dana yang terpampang di papan kegiatan, para pekerja yang tidak menggunakan APD serta tidak menjalankan protokoler kesehatan. Mandor merasa risi saat Awak Media mempertanyakan hal tersebut dan membuat laporan kepada pihak Pengawas Proyek, KP (62thn) keesokan harinya Pengawas tersebut menelpon pihak Awak Media dan melontarkan kata – kata yang tidak sopan, dengan mengecam bahwa Awak Media yang turun ke lokasi pembangunan adalah Wartawan Abal – abal, bahkan dengan nada tinggi Ia mengatakan bahwa dirinya adalah Wartawan Senior.
Tidak sebatas permasalahan tersebut, faktanya proyek rehabilitasi SDN tersebut ternyata tidak ada koordinasi dengan pihak pemerintah setempat, terutama pihak pemerintah desa, akan tetapi dengan bantahan Mandor Harian menegaskan bahwa Ia telah koordinasi dengan pihak desa, namun pada kenyataannya pihak desa sendiri mengetahui ada pembangunan setelah berita mencuat.

“Baru hari ini Kepala Sekolah dan Pelaksana berkoordinasi dengan saya, itupun dengan bahasa yang menurut saya kurang sopan, Pelaksana dengan nada tinggi mengatakan bahwa Ia adalah Wartawan Senior”, ungkap Mamat (Budi),SE selaku Kepala Desa.
( Dewi )

