Mahasiswa Komunikasi SV IPB University Turut Serta Rebranding Salah-satu UMKM di Desa Petir
BOGOR.radarinformasi.com- Mahasiswa Komunikasi SV IPB University melakukan penjajakan kepada salahsatu UMKM yang berada di Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa
Barat guna membantu mengembangkan UMKM yang ada di desa. Kegiatan yang dilakukan
oleh mahasiswa komunikasi ini bernama IPB Goes to Field yang merupakan salahsatu program dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University, Senin (29/11/21).
Salah satu UMKM yang berada di Desa Petir ini bergerak dalam bidang produksi makanan ringan yang berupa keripik singkong dan popcorn. Keripik singkong yang mereka jual tersedia dalam dua varian rasa yaitu original dan pedas. Varian rasa pedas sendiri tersedia dalam tiga level kepedasan, yaitu level gerimis, hujan, dan baday.
UMKM ini memiliki ciri khas yang unik dari keripik singkong yang mereka jual, yakni memiliki tambahan aroma khas dari daun jeruk sehingga lebih menggugah selera. Adapun untuk varian rasa popcorn yang mereka jual tersedia dalam dua varian rasa, yaitu rasa asin dan pedas. UMKM ini merupakan UMKM yang terbilang masih cukup baru, karena didirikan pada saat awal pandemi Covid-19.
UMKM tersebut berada dibawah naungan Karang Taruna Desa Petir dan merupakan salah satu program dari Karang Taruna Desa Petir itu sendiri. Kegiatan penjajakan yang dilakukan oleh kelompok IPB Goes to Field (IGTF) 23 telah berlangsung dalam kurun waktu satu bulan. Pada kegiatan penjajakan tersebut kelompok IGTF 23 telah melakukan wawancara dengan owner UMKM yang bernama Abuzar Al Fatiri.
Hasil dari wawancara pada UMKM tersebut ada beberapa permasalahan yang terjadi diantaranya, belum adanya nama UMKM, logo produk UMKM, dan akun e-commerce. Salahsatu permintaan dari Abuzar pada saat wawancara beliau mengatakan, “Saya ingin UMKM Desa Petir ini memiliki ciri khas tersendiri yang mampu membedakannya
dengan UMKM yang lain. Maka dari itu, saya ingin UMKM ini memiliki logo sendiri dan menjadi identitas UMKM di Desa Petir.”
Sejalan dengan adanya beberapa permasalahan yang disebutkan pada saat wawancara tersebut, para mahasiswa akan membantu untuk memenuhi keperluan apa saja yang diperlukan, agar UMKM tersebut menjadi lebih berkembang.
Setelah melakukan diskusi, para mahasiswa telah menentukan nama UMKM tersebut
ialah ‘Petir Miboga’, kata ‘Petir’ diambil dari nama desa itu sendiri dan ‘Miboga’ sendiri memiliki arti kepunyaan.
Jadi, UMKM Petir Miboga ini memiliki filosofi bahwa produk UMKM tersebut berasal dari Desa Petir dan menjadi kepunyaan dari Desa Petir. Nama UMKM, pembuatan logo, dan rekomendasi beberapa e-commerce yang telah diajukan sudah disetujui oleh owner Petir Miboga.
Diharapkan dengan adanya kegiatan IPB Goes to Field dapat membantu UMKM yang berada di Desa Petir menjadi semakin berkembang dan memiliki produk UMKM yang berkualitas, sehingga nantinya dapat lebih dikenal lagi oleh masyarakat luas. Dengan demikian, tujuan utama kegiatan ini untuk mengembangakan UMKM Petir Miboga dapat tercapai.
Sumber : Syahla Sofya Safitri
Redaktur : Dewi Pelangi



