INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Desa Arahan Kidul, Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu, mulai merealisasikan pembangunan infrastruktur jalan desa melalui program pengecoran menggunakan anggaran Dana Desa (DD) Tahap I Tahun 2025. Sabtu (12/7)
Kegiatan tersebut tak sekadar berfokus pada perbaikan akses jalan, namun juga mengusung konsep padat karya. Warga setempat dilibatkan langsung sebagai tenaga kerja, sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kuwu Arahan Kidul, Jaya, menjelaskan bahwa pembangunan jalan ini merupakan program prioritas yang telah dirancang sejak awal tahun. Menurutnya, infrastruktur memadai menjadi kunci penggerak utama aktivitas warga serta roda perekonomian desa.
“Pengecoran jalan ini merupakan wujud komitmen kami dalam menggunakan Dana Desa secara tepat sasaran dan transparan,” ujar Jaya saat ditemui awak media, Sabtu (12/7/2025).
Lebih lanjut, ia berharap proyek ini dapat memberikan dampak nyata dalam mempermudah mobilitas masyarakat dan mendorong geliat ekonomi di Desa Arahan Kidul.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Upaya percepatan pembangunan terus dilakukan oleh Pemerintah Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu. Terbaru, pembangunan infrastruktur kembali digiatkan melalui proyek Tembok Penahan Tanah (TPT) sepanjang 162 meter yang terletak di RW 04, Gang Carta, Dusun Cikandung pada Senin (14/04/25).
Proyek ini memanfaatkan Dana Desa Tahun Anggaran 2025 tahap pertama dengan nilai anggaran mencapai Rp 37.914.000. Menariknya, pelaksanaan pembangunan TPT dilakukan melalui skema pemberdayaan masyarakat, memberikan kesempatan kerja sekaligus meningkatkan partisipasi warga dalam pembangunan desa.
Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), Madu, menuturkan bahwa pelaksanaan proyek diawasi ketat baik oleh pemerintah desa maupun kecamatan untuk memastikan kualitas pekerjaan. “Setiap tahapan konstruksi dikawal secara teliti agar hasilnya kokoh dan sesuai dengan perencanaan,” ujarnya.
Kepala Desa Mekarwaru, Edi Sukandi, SE, menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen pemerintah desa dalam meningkatkan kesejahteraan warga. Menurutnya, keberadaan TPT akan memperlancar akses sekaligus membuka ruang baru untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Selain memperkuat struktur tanah, pembangunan ini juga menjadi pondasi bagi terciptanya lingkungan yang lebih aman dan nyaman,” ungkapnya.
Antusiasme warga Dusun Cikandung turut mewarnai proses pembangunan ini. Mereka berharap proyek rampung tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi desa. Dengan kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah, pembangunan TPT ini diharapkan menjadi langkah maju dalam mewujudkan kemajuan Desa Mekarwaru.
BOGOR.radarinformasi.com– Sudah seyogyanya jabatan Kepala Desa dapat dimanfaatkan dengan baik untuk pengabdian kepada masyarakat, dengan cara sebagai penyalur program dari pemerintah untuk kepentingan bersama, akan tetapi fakta dan realita yang terjadi saat ini, masih banyak oknum Kepala Desa malah mementingkan diri pribadi demi memperkaya diri sendiri dari program pemerintah yaitu Dana Desa (DD), Minggu (20/08/23).
Seperti halnya di Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, diduga anggaran Dan Desa tahap 1 tahun 2023, belum semua direalisasikan, saat Awak Media mencoba mendatangi kantor desa untuk konfirmasi, Kepala Desa tidak ada di tempat.
Lalu saat dikonfirmasi kepada Sekretaris Desa, dipertanyakan anggaran Dana Desa Tahap Satu Tahun 2023 menurut Sekdes, “Di pencairan Tahap satu sebesar Rp 661.128.000,- dibagi beberapa kegiatan, (1) ada untuk Rabat Betonisasi di Jalan Arca Rp 192.102.750,- (2) ada untuk Hotmix Jalan Ganda Sirnarasa Rp 91.100.000,- (3) ada untuk Hotmix Jalan Gombong Lega Rp 334.100.000,- (4) ada untuk Ketahanan pangan dengan pembelian kelaktor Rp 32.900.000,-“, tutur Sekdes.
Ketika dipertanyakan realisasi di lapangan untuk ketahanan pangan pembelian kelaktor dengan nilai Rp 32.900.000,- sekdes menjawab, “Memang untuk realisasi pembelian kelaktor belum dibelikan itu semua ada di Pak Kepala Desa, kami hanya disuruh untuk membuat laporan saja, untuk semua uang pembelian kelaktor ada di Pak Kades”, ungkapnya.
Kemudian Awak Media menghubungi Kepala Desa Sukawangi di pertanyakan terkait ketahanan pangan untuk pembelian kelaktor yang belum direalisasikan, Ia mengakui bahwa dana untuk pembelian kelaktor belum direalisasikan, kemudian Ia menyuruh Awak Media untuk kordinasi kepada Sekdes.
Diduga Oknum Kepala Desa Sukawangi korupsi Dana Desa Tahap Satu Tahun 2023 demi kepentingan Pribadi. Mengutip dari bahasa Oknum Kepala Desa Sukawangi diduga tidak transparan terhadap anggaran pemerintah.
Maka dari itu kepada Dinas terkait baik dari Kejaksaan, Kepolisian dan Inspektorat harus segera turun tangan untuk menuntaskan permasalah di Desa Sukawangi yang diduga korupsi Dana Desa Tahap Satu Tahun 2023.