
BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor lakukan pembaharuan sertifikasi sumber benih tanaman hutan jenis Jati Plus Perhutani (JPP) stek pucuk di Parung Panjang, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Jumat (6/9)
Kegiatan sertifikasi dilakukan oleh Pusat Riset Botani Terapan Badan Riset Inovasi Nasional bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Direktorat Jenderal Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi Hutan, Balai Pembenihan Tanaman Hutan Wilayah I tepatnya di lokasi persemaian Cijantungeun Petak 34D luas 2,75 ha, RPH Maribaya BKPH Parung Panjang.
Hadir pada kegiatan tersebut Asisten Perhutani BKPH Parung Panjang Ihsan Gilang Ramadhan beserta jajaran lingkup BKPH, Kepala Subseksi Tanaman Herniwan, Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Botani Terapan Arif Nirsatmanto dan Tim dari Balai Pembenihan Tanaman Hutan Wilayah I KLHK.
Dalam keterangannya Administratur melalui Ihsan Gilang Ramadhan mengatakan bahwa kegiatan sertifikasi ini adalah upaya menjaga kualitas benih tanaman, mempertahankan kemurnian keturunan atau varietasnya yang sifatnya berkala dan penerbitan sertifikat serta pembaharuannya dilakukan oleh Tenaga Ahli Bidang Pemulian Tanaman Hutan Pusat Riset Botani Terapan BRIN dan Balai Pembenihan Tanaman Hutan Wilayah I KLHK.

“Kegiatan ini merupakan permintaan Perhutani untuk pembaharuan sertifikasi sumber benih tanaman hutan jenis JPP stek pucuk, kami harap proses sertifikasi berjalan baik dan lancar guna terbitnya pembaharuan sertifikat”, tuturnya.
Sementara Arif Nirsatmanto menyampaikan bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan selama 5 hari, dimulai sejak kemarin dan akan selesai pada tanggal 8 September 2024.
“Kami harap kegiatan ini akan berjalan dengan lancar dan kami ucapakan terima kasih kepada Perhutani BKPH Parung Panjang atas kerjasamanya untuk selanjutkan kami akan sharing, menilik persemaian JPP stek pucuk dan terkait hal teknis serta non teknis dalam pelaksanaannya”, ungkapnya.
Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi
