Beberapa Wilayah Desa Tenjoayu Alami Banjir Dan Longsor Akibat Curah Hujan Deras Yang Cukup Lama

SUKABUMI.radarinformasi.com – Derasnya curah hujan yang turun belakangan ini menyebabkan terjadinya beberapa bencana alam, diantaranya yang terjadi di Kp. Cibeber, RT.033/O2 (mengalami longsor) dan RT.01/04 dan RT.04 (diterjang banjir), Desa Tenjoayu, Kabupaten Sukabumi – Jawa Barat, Rabu (03/04/2024).

Warga yang mengalami bencana alam tersebut tentunya merasa khawatir dan bersiap siaga karena banjir dan longsor yang terjadi ditakutkan semakin berdampak parah karena curah hujan deras yang belum juga reda hingga saat berita ini ditayangkan.

Agus Permana S.E,S.H, M.H.selaku Kepala Desa Tenjoayu turun langsung ke lokasi untuk membantu warga serta memantau keadaan lokasi untuk berjaga-jaga agar bisa cepat ambil tindakan jika terjadi banjir atau longsor susulan. Selain itu Agus Permana SE, SH., MH, juga memberi himbauan kepada warga agar selalu siaga dan meminta warga agar kelak tidak membuang sampah ke kali untuk mencegah dari bencana alam yang mungkin bisa lebih parah lagi kedepanya.

“Karena memang kondisi areanya atau lokasinya rawan banjir, saya menghimbau untuk hati-hati apabila hujan deras. Seperti di Kp. Cibeber ini Kali Cibeber dangkal serta dihimbau untuk tidak buang sampah dikali”, ujarnya

Sementara untuk kerugian materil ataupun imateril sejauh ini belum diketahui secara pasti, namun diharapkan tidak ada kerugian cukup berarti yang dialami oleh warga yang terkena bencana alam banjir dan longsor kali ini.

“Belum bisa dihitung kerugian, masih sedang dipantau. Untuk Desa Tenjoayu di RT.03/02 mengalami longsor dan Rt.01/04 dan RT.04 mengalami banjir. Untuk sementara ini baru laporan itu yang masuk ke saya. Kalau kerugian materi sepertinya ga ada”, pungkasnya.

Reporter : Dahlia
Redaktur : Dewi

Polsek Babakan Madang Bersama Instansi Terkait Lakukan Evakuasi Pencarian Korban Tertimbun Longsor

BOGOR.radarinformasi.com- Telah terjadi peristiwa bencana alam longsor yang mengakibatkan sebuah rumah roboh dan tertimbun di Kp. Tanjakan Beureum di Desa Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Pada Minggu Malam 24 Maret 2024 sekitar pukul 19.00 WIB. Senin (25/03/2024). 

Rumah tertimbun longsor yang dihuni lima (5) orang ini diketahui milik A (40 th) saat kejadian sedang berada didalam bersama ibunya bernama A (65 th).

Kapolsek Babakan Madang Kompol Susilo Tri Wibowo, SH, MH., menjelaskan menurut LKP kronologis kejadian, tanah longsor tersebut terjadi secara mendadak karena intensitas hujan turun sangat lebat, menyebabkan rumah mereka tertimbun tanah dan material longsor. Pemilik rumah A berhasil menyelamatkan diri, namun nasib ibunya masih belum diketahui hingga saat ini.

Tim pencarian dan penyelamatan dari berbagai instansi seperti Polsek Babakan Madang, Koramil, BPBD Kabupaten Bogor, PMI Kabupaten Bogor serta relawan dan warga sekitar, telah bahu-membahu melakukan upaya evakuasi dan terus melakukan pencarian terhadap korban. Meskipun demikian, kondisi cuaca dan medan yang sulit memperberat proses pencarian.

Kapolsek Babakan Madang Kompol Susilo pun mengatakan upaya tindakan evakuasi ektra telah melakukan langkah-langkah sigap termasuk menerima laporan, mendatangi lokasi kejadian, berkoordinasi dengan instansi terkait, serta membantu dalam upaya evakuasi dan penanganan kejadian.

“Kami akan terus memberikan informasi terkini seiring dengan perkembangan situasi yang terjadi di Desa Sentul, Babakan Madang”, ujarnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Bencana Alam Longsor Terjadi Di Desa Sukadamai Kecamatan Sukamakmur Kabupaten Bogor

BOGOR.radarinformasi.com– Terjadi peristiwa bencana alam pada Jumat 2 Februari 2024 di Desa Sukadamai, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, bencana alam serius terjadi ketika pergeseran tanah yang disebabkan oleh curah hujan tinggi melanda mengakibatkan longsor mulai hari Kamis 1 Februari 2024 sekira pukul 20.30 WIB sampai dengan pukul 02.00 WIB dini hari Jumat 2 Februari 2024 lokasi di Gunung Siem. Sabtu (3/02/2024).

Kapolsek Sukamakmur IPTU H Supratman, SH., menjelaskan bahwa tim gabungan Bhabinkamtibmas Desa Sukadamai Bripka Sumanjaya, S.H., dan Babinsa Desa Sukadamai, Koptu Ridwan, sudah melakukan pengecekan terhadap dampak bencana tersebut pada saat terjadinya Pergeseran tanah tersebut.

Dari Laporan tersebut Kapolsek Sukamakmur IPTU H Supratman menyebutkan bahwa, “Meskipun tidak ada korban jiwa atau luka-luka, tujuh unit rumah warga terisolir karena akses jalan terputus. Ketika bantuan BPBD datang diketahui sebanyak 27 orang penghuni telah mengungsi ke rumah Somani”.

Data pengungsi mencakup, Acim (68 tahun), Ismail (40 tahun), Odang Saputra (23 tahun), Atim (28 tahun), Erip Sulaeman (31 tahun), Intan (40 tahun) dan Iding (28 tahun).

“Bencana ini diduga disebabkan oleh curah hujan yang intensitasnya cukup lama dan tinggi. BPBD Kabupaten Bogor tiba di lokasi pada Jum’at sekitar jam 22.30 WIB untuk memulai proses evakuasi dan penanganan, akan tetapi warga telah mengungsi secara mandiri. Tiga bangunan kumbung jamur, satu bangunan kandang kambing, satu bangunan kandang sapi dan satu bangunan vila mengalami kerusakan yang cukup parah”, terang Kapolsek.

“Dalam evakuasi dilakukan sementara upaya penanganan dan pemulihan terus dilakukan di lokasi bencana dan warga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama warga yang tinggal  di wilayah rawan longsor, Dikarenakan hujan deras dengan intensitas tinggi dengan durasi yang lama sehingga akses jalan warga yang berada di atas tebingan mengalami pergeseran tanah dengan perkiraan Lebar longsoran ±100 M dan Panjang longsoran ± 200 M, berdampak pada bangunan yang berada dibawah tebingan tersebut”, tutup IPTU H Supratman.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule