Bentuk Belasungkawa, Peltu Selamet Laksanakan Takziah di Kediaman Ketua RW.03 Desa Cinagara

BOGOR.radarinformasi.com- Sebagai bentuk kepeduliaan Babinsa kepada warga binaannya, Peltu Selamet selaku Babinsa Desa Cinagara, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor-Jawa Barat, ikut bersama warga lainnya melakukan takziah ke kediaman Ketua RW.03, Sabtu (09/12/23).

Selain sebagai bentuk kepeduliaan, takziah tersebut bertujuan untuk mengurangi kesedihan bagi keluarga yang ditinggalkan dan sebagai wujud untuk mempererat tali silaturahim bersama warga lainnya.

“Dengan takziah kita bisa memberikan dukungan kepada keluarga almarhum, terutama kepada anak dan istrinya, semoga saja mereka diberi ketabahan dan kekuatan saat ditinggalkan, bagi almarhum semoga segala dosa diampuni dan diterima iman islamnya”, ujar Peltu Selamet.

“Kita juga bisa mengambil hikmah dari takziah ini, ini sebagai pengingat bahwa semua yang hidup pasti akan mengalami yang namanya kematian, maka dari itu kita harus bisa memanfaatkan hidup yang cuma sebentar ini untuk hal-hal kebaikan”, ujarnya menambahkan.

Begitu pula dengan Mayor Arm. Mohammad Sutrisno (Danramil 0621-11/Ciawi), Ia sangat mendukung dan menganjurkan kepada seluruh anggotanya agar selalu peduli dengan musibah ataupun permasalahan yang ada di warga binaannya masing-masing.

“Sudah seharusnya sebagai Babinsa selalu ada saat warga binaannya sedang membutuhkan, karena kita sebagai TNI harus selalu bisa bersinergi dengan masyarakat, baik dalam hal keamanan, silaturahim maupun dalam menjaga kondusifitas lingkungan, berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat sebagai bentuk kemanunggalan antara TNI dan masyarakat”, ujar Danramil Ciawi di tempat terpisah.

Reporter : Dewi

Babinsa Evakuasi Anak Penderita Gizi Buruk

Babinsa Evakuasi Anak Penderita Gizi Buruk

BANDUNG.JABAR.radar informasi.com – Babinsa Koramil 0608-14/Kadupandak, Kodim 0608/Cianjur, Korem 061/SK Serda Hamjah, saat melakukan pembinaan di wilayah binaannya di Kampung Ciakar Desa Sukaharja melihat seorang anak terbaring lemas, tak banyak berpikir, Ia (Babinsa) langsung membawa anak tersebut ke Rumah Sakit Umum Daerah Cianjur, Jawa Barat.

Kapendam III/Slw Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto membenarkan, Serda Hamjah anggota Koramil 0608-14/Kadupandak membawa M. Riski Pirmansah (8), anak dari pasangan Nurjaman dan Eti warga Kampung Ciakar Rt 02/05 Desa Sukaraharja, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, dibawa ke rumah sakit.

“Alhamdulillah M. Riski putera Nurjaman sekarang sudah ditangani pihak RSUD Sayang Cianjur, kondisi sedikit telah membaik, untuk saat ini telah masuk Instalasi Rawat Inap Aromanis LT, 1 Ruang HCU 3 High Care Unit,” ujar Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto, di Halaman Depan Kantor Pendam III/Slw Jalan Aceh No. 69 Kota Bandung, Minggu (6/2/2022) pagi.

Lanjut Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto menuturkan, tidak serta merta bisa langsung dibawa, pasalnya kedua orang tuanya tak memiliki uang untuk biaya berobat bahkan dia tidak memiliki kartu BPJS, namun Serda Hamzah berupaya meyakinkan bahwa dirinya dapat membantu untuk bisa masuk rumah sakit, yang akhirnya kedua tua Riski mau menurutinya.

Selain itu, Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto menyampaikan, setiap manusia yang hidup di dunia pasti pernah mengalami yang namanya sakit. Namun, beda yang diderita M. Riski Pirmansah, selain memiliki riwayat penyakit lain juga menurut keterangan dari Babinsa hasil diagnose divonis Gizi Buruk.

“Mudah-mudahan M. Riski segera pulih kembali, bisa sekolah dan bisa bermain dengan sebayanya lagi,” doanya.

Di tempat berbeda, Nurjaman ayah dari M. Riski saat ditemui di ruang perawatan RSUD Sayang Cianjur mengatakan, bermula Riski mengalami panas dan kejang-kejang saat itu masih usia satu tahun hanya dibawa berobat ke Bidan saja.

“Saya bingung, jangankan untuk berobat, buat sehari-hari saja kadang ada kadang tidak. Alhamdulillah, meskipun telah lama menunggu keajaiban akhirnya datang Babinsa Pak Hamzah membantu keluarga saya,”ungkapnya.

“Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih semoga ALLAH SWT yang membalas kebaikannya. Terima kasih Pak Babinsa,” ucap Nurjaman sambil tertunduk. (Pendam III/Siliwangi).

Redaksi