Indramayu Gerakkan Tanam Cabai Serentak untuk Tekan Inflasi

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu mendorong gerakan penanaman cabai secara serentak sebagai strategi mengurangi fluktuasi harga pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Program ini diluncurkan melalui kegiatan Launching Gerakan Tanam Cabai Serentak di UPTD Balai Pembenihan dan Pembibitan Hortikultura, Kebulen, Kecamatan Jatibarang, Kamis (27/11/2025).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Indramayu, Sugeng Heriyanto, menjelaskan bahwa instruksi Bupati ditujukan agar seluruh perangkat daerah terlibat aktif dalam membantu masyarakat menghadapi dinamika harga komoditas strategis seperti cabai, beras, telur, dan ayam broiler.

“Bimbingan teknis ini digelar untuk meningkatkan produksi cabai di Indramayu. Gerakan ini merupakan kolaborasi DKPP dengan TP PKK Kabupaten Indramayu serta Bank Indonesia,” ujarnya.

Sugeng berharap program yang dimulai dari skala kecil ini dapat memberi dampak yang luas. Ia juga mendorong para ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di lingkungan masing-masing.

Ketua TP PKK Indramayu, Idah Nuryani, menilai kegiatan ini menjadi momentum pemberdayaan ibu rumah tangga agar lebih produktif dalam memanfaatkan lahan pekarangan.

“Lebih baik menanam cabai daripada hanya menanam bunga. Selain bermanfaat, hasilnya dapat membantu ekonomi keluarga,” tuturnya.

Dalam kegiatan ini, Kepala Bidang Hortikultura, Perkebunan, dan Penyuluhan DKPP, Mohammad Ikhwan Farkhani, juga mengumumkan bahwa bantuan bibit cabai bagi 317 KWT akan mulai disalurkan bulan depan. Ia menegaskan bahwa budidaya cabai memerlukan penanganan khusus karena termasuk komoditas yang sensitif.

Bimbingan teknis diisi sejumlah narasumber, di antaranya penyuluh pertanian Hari Pangestuadi yang memaparkan teknik budidaya cabai di pekarangan, disusul pemaparan Pipin Ridianto dari Dinas TPH Provinsi Jawa Barat terkait pengendalian organisme pengganggu tanaman. Sebagai penutup, motivator Darwinah memberikan materi tentang pemanfaatan cabai sebagai nilai tambah ekonomi keluarga.

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan. Salah satunya, Rosi (38) dari KWT Kecamatan Gantar yang mengaku termotivasi mengikuti program ini.

“Semoga ilmu yang didapat bisa diterapkan dan bermanfaat bagi kelompok kami,” ucapnya.

(Andika/S/Diskom).

HKN ke-61, Bupati Indramayu Tekankan Percepatan Transformasi Layanan Kesehatan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Kabupaten Indramayu tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga momentum untuk mendorong percepatan transformasi sistem kesehatan nasional. Pesan itu disampaikan Bupati Indramayu melalui Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Asep Abdul Mukti, saat memimpin peringatan HKN 2025 di Halaman GOR Singalodra, Kamis (27/11/2025).

Mengangkat tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, Asep menekankan bahwa kualitas sumber daya manusia hari ini akan berpengaruh pada daya saing bangsa ke depan. Ia memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan dan seluruh tenaga kesehatan atas capaian positif dalam peningkatan indikator kesehatan daerah.

Dalam sambutannya, Asep menyoroti pentingnya memperkuat program promotif dan preventif melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan masyarakat.

“GERMAS dan PHBS bukan sekadar slogan. Ini langkah nyata untuk menurunkan angka penyakit, meningkatkan kualitas hidup, dan memperkuat daya saing daerah,” tegasnya.

Asep juga mengajak seluruh komponen masyarakat, mulai dari instansi pemerintah, tenaga kesehatan, hingga pelaku usaha, untuk ikut berperan dalam mewujudkan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas.

“Hari Kesehatan Nasional bukan hanya seremoni. Ini pengingat bahwa kesehatan adalah pondasi pembangunan. Mari kita dukung gerakan ini melalui tindakan nyata dan kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.

Ia berharap momentum ini menjadi titik akselerasi inovasi dan perluasan layanan kesehatan agar manfaatnya semakin dirasakan hingga tingkat desa.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, dr. Wawan Ridwan, menyampaikan bahwa HKN tahun ini diharapkan mampu membangkitkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan melalui penerapan perilaku hidup sehat dan akses layanan kesehatan yang tersedia.

Peringatan HKN ke-61 di Indramayu berlangsung meriah dengan rangkaian kegiatan seperti jalan sehat, senam massal, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, serta peresmian Puskesmas Pembantu (PUSTU) Karanganyar sebagai bentuk peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat.

(Andika/S/Diskom).

Disnaker Indramayu Gelar Job Fair 2025, Buka Ribuan Peluang Kerja

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Indramayu kembali membuka ruang bagi para pencari kerja melalui penyelenggaraan Job Fair Indramayu 2025. Kegiatan ini berlangsung secara hybrid, yakni daring pada 24 – 26 November 2025 dan tatap muka. Antusiasme masyarakat terlihat meningkat baik dari peserta online maupun pengunjung langsung di lokasi. pada Kamis (27/11/2025).

Sebanyak 24 perusahaan lokal dan nasional turut ambil bagian pada Job Fair tahun ini. Total kebutuhan tenaga kerja mencapai 1.414 posisi, termasuk 80 formasi yang disediakan khusus bagi pelamar penyandang disabilitas. Langkah ini menjadi wujud dukungan Disnaker terhadap dunia kerja yang lebih setara dan inklusif.

Selama tiga hari pelaksanaan daring, tercatat 2.417 pelamar mendaftarkan diri melalui platform digital. Pada hari terakhir yang digelar secara offline, area kegiatan tampak dipenuhi peserta yang ingin menyerahkan berkas lamaran, berkonsultasi langsung dengan HRD, maupun menggali informasi peluang kerja dari perusahaan-perusahaan peserta.

Kepala Disnaker Indramayu, Endang Ismiati, mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat serta keterlibatan perusahaan dalam gelaran ini.

“Pelaksanaan Job Fair Indramayu 2025 merupakan langkah nyata pemerintah daerah membuka akses kerja yang lebih luas. Dengan hadirnya lebih dari seribu lowongan dan formasi ramah disabilitas, terlihat bahwa dunia industri kini semakin terbuka dan inklusif. Kami berharap kegiatan ini menjadi sarana efektif mempertemukan pencari kerja dengan penyedia lapangan kerja,” ujarnya.

Endang menjelaskan, konsep hybrid yang digunakan tahun ini dirancang untuk memperluas jangkauan peserta, khususnya dari wilayah kecamatan yang jauh dari pusat kota.

Melalui penyelenggaraan yang berhasil menjaring ribuan pelamar, Job Fair 2025 diharapkan dapat menekan angka pengangguran di Indramayu sekaligus memberi dorongan positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Rina (23), salah satu pelamar, mengaku sangat terbantu dengan format kegiatan yang tersedia.

“Adanya sistem online memudahkan saya melamar lebih awal. Saat datang langsung, saya bisa bertanya dan konsultasi dengan HRD. Jadi lebih percaya diri saat memilih posisi yang sesuai,” katanya.

Senada dengan itu, Ahmad (28) menyampaikan pengalaman positifnya selama mengikuti kegiatan.

“Pilihan perusahaannya cukup banyak dan saya berkesempatan langsung wawancara. Semoga bisa menghasilkan peluang kerja untuk saya,” ujarnya.

Melalui kegiatan serupa, Disnaker Indramayu berkomitmen terus menyediakan layanan ketenagakerjaan yang mudah diakses, inklusif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

(Andika/S/Diskom).

Camat Pasekan Tinjau Distribusi Bantuan Sembako di Karanganyar

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Camat Pasekan, H. Taryadi, melakukan pemantauan langsung proses penyaluran bantuan sembako di Desa Karanganyar, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Rabu (26/11/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Taryadi turut didampingi Sekmat dan Kasi Sosial Kecamatan Pasekan sebagai bagian dari pengawasan agar distribusi bantuan berjalan tepat sasaran.

Taryadi menegaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan. Ia juga menekankan pentingnya transparansi dan ketertiban dalam setiap proses penyaluran agar manfaat bantuan benar-benar dirasakan warga yang berhak.

Selain memberikan arahan, Camat juga mengajak warga untuk tetap berperan aktif dalam pembangunan desa serta menjaga kondusivitas dan kebersamaan.

Kuwu Karanganyar, Sumarih, turut menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pengawasan yang dilakukan pihak kecamatan. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik serta memperkuat solidaritas antarwarga.

Salah satu penerima bantuan, Tarmi, menyampaikan rasa syukur atas dukungan pemerintah. Menurutnya, bantuan sembako tersebut sangat membantu kebutuhan keluarganya. Ia berharap program seperti ini terus berlanjut sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat kecil.

(Andika/S.Uncu)

Wakil Ketua DPRD Indramayu Ingatkan Panitia Pilwu 2025 Agar Tetap Netral

INDRAMAYUradarinformasi.com-
Wakil Ketua DPRD Indramayu, H. Sirojudin, menegaskan pentingnya sikap netral panitia Pemilihan Kuwu (Pilwu) 2025. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri agenda di Gedung DPRD Indramayu, Rabu (26/11/2025).

Menurutnya, seluruh tahapan Pilwu harus tetap berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan, meskipun terdapat beberapa desa yang telah menempuh jalur hukum ke PTUN.

“Pilwu tetap dilanjutkan sesuai jadwal. Gugatan yang berjalan di PTUN tidak menghentikan proses,” ujarnya.

Puncak pelaksanaan Pilwu dijadwalkan pada 10–12 Desember 2025. Sirojudin juga meminta para calon yang tidak terpilih agar bijak menerima hasil pemungutan suara, kecuali jika ditemukan pelanggaran yang dapat diproses melalui jalur resmi.

Ia menambahkan, partisipasi masyarakat dalam Pilwu sebelumnya berada di kisaran 60–70 persen. Karena itu, ia mendorong pemilih tetap hadir menggunakan hak suaranya.

Terkait rencana digitalisasi Pilwu, Sirojudin menyampaikan bahwa tahun ini sistem yang digunakan belum sepenuhnya digital. Pemerintah hanya akan menyediakan satu TPS digital di setiap desa, sementara TPS lainnya masih menggunakan metode manual karena keterbatasan anggaran.

Sebagai anggota legislatif dari dapil Balongan, ia mengungkapkan terdapat empat desa di wilayahnya yang mengikuti Pilwu, yakni Desa Sudimampir, Sukareja, Balongan, dan Rawa Dalem. Ia juga memantau dinamika di lapangan, termasuk insiden kecil saat penetapan nomor urut di Sudimampir.

(Andika/Hbb).

Tradisi Sedekah Bumi di Desa Brondong, Bentuk Rasa Syukur dan Kebersamaan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Tradisi Sedekah Bumi kembali digelar warga Desa Brondong, Kecamatan Pasekan. Kegiatan adat yang berlangsung meriah ini menjadi ungkapan syukur atas hasil panen serta berkah yang diterima masyarakat sepanjang tahun. Beragam unsur masyarakat turut hadir, menjadikan acara ini sebagai momentum kebersamaan, Rabu (26/11/2025).

Kuwu Brondong, Sunendi Sunanto, menyampaikan bahwa Sedekah Bumi bukan hanya ritual adat, tetapi juga ajang mempererat hubungan sosial dan menjaga tradisi yang diwariskan leluhur.

“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan dengan baik dan antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Kami juga berterima kasih atas kehadiran serta dukungan Forkopimcam Kecamatan Pasekan,” ucapnya.

Dari kesempatan berbeda, Camat Pasekan H. Taryadi memberikan apresiasi atas konsistensi Desa Brondong dalam melestarikan tradisi tersebut. Menurutnya, Sedekah Bumi merupakan cerminan budaya masyarakat yang menjunjung nilai syukur, persatuan, dan gotong royong.

“Tradisi ini patut dicontoh daerah lain karena mampu membangun solidaritas dan menjaga identitas lokal,” kata Taryadi.

Selain ritual doa bersama, acara juga menghadirkan pagelaran wayang kulit serta pembagian hasil bumi kepada warga. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, penuh kebersamaan, dan menjadi sarana edukasi budaya bagi generasi muda.

(Andika/Sbr/Uncu)

Kolaborasi Berbuah Hasil, Pemkab Indramayu Borong Dua Penghargaan RB Jawa Barat

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu kembali mendapat pengakuan di tingkat Provinsi Jawa Barat. Menjelang akhir tahun 2025, Indramayu sukses meraih dua penghargaan dalam bidang Reformasi Birokrasi (RB). Penghargaan diserahkan Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Jawa Barat, Yulia Dewita, S.T., M.P.P.M., Ph.D., pada ajang Penganugerahan RB yang digelar di Gedung Bale Dewa Niskala, Garut, Jum’at (21/11/2025).

Salah satu penghargaan yang diraih yakni predikat sebagai kabupaten/kota dengan percepatan reformasi birokrasi terbaik kelima di Jawa Barat. Penilaian tersebut didasarkan pada peningkatan indeks RB Kabupaten Indramayu yang melonjak signifikan. Pada 2023, nilai indeks RB berada di angka 68,73 dengan predikat B. Dua tahun berselang, skor meningkat menjadi 81,23 dan masuk kategori A-, mencerminkan penguatan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif.

Selain itu, Indramayu juga dinobatkan sebagai kabupaten dengan capaian indeks RB terbaik untuk kategori perangkat daerah tingkat kecamatan se-Jawa Barat. Penghargaan ini menjadi bukti konsistensi aparatur kecamatan dalam menjalankan implementasi reformasi birokrasi hingga level pelayanan terendah.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Menurutnya, raihan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah yang terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Penghargaan ini bukan sekadar capaian, tetapi cermin dedikasi dan komitmen seluruh perangkat daerah dalam memperkuat pelayanan kepada masyarakat. Kami berharap prestasi ini menjadi energi baru untuk terus meningkatkan integritas, kualitas tata kelola, dan pelayanan publik,” ujar Lucky.

Lucky menegaskan, Pemkab Indramayu berkomitmen menjaga capaian ini dan mendorong implementasi reformasi birokrasi secara berkelanjutan agar pelayanan pemerintahan semakin transparan, responsif, dan profesional.

(Andika/Sbr/Diskom)

Lahan Tanam Meluas, Kementan Salurkan Puluhan Alsintan untuk Petani Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Upaya peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Indramayu kembali mendapat dukungan dari pemerintah pusat. Kementerian Pertanian RI menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk mempercepat pengolahan lahan menjelang musim tanam 2025/2026.

Bantuan tersebut diterima langsung Wakil Bupati Indramayu Syaefudin, didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sugeng Heriyanto serta Ketua Tani Merdeka Indonesia (TMI) Indramayu Andika Novanto, di Balai Benih Kecamatan Cikedung, Selasa (25/11/2025).

Menurut Syaefudin, tambahan alsintan ini menjadi dorongan besar bagi para petani, terutama di tengah meningkatnya luas lahan yang siap digarap. Kini, total area yang dapat ditanami mencapai sekitar 126 ribu hektare.

“Dengan bertambahnya lahan garapan, kebutuhan alsintan ikut meningkat agar percepatan musim tanam berjalan optimal,” ujarnya.

Adapun bantuan yang diterima meliputi 8 unit traktor roda empat dan 20 unit traktor roda dua (TR2). Sementara mesin panen (komben) masih dalam proses pengiriman dan segera menyusul.

“Insyaallah dalam waktu dekat komben datang,” tambahnya.

Kepala DKPP Indramayu Sugeng Heriyanto menilai kebutuhan alsintan di daerahnya masih cukup besar. Ia menyebut dalam lima tahun terakhir, jumlah bantuan yang diterima baru berkisar 600 hingga 800 unit traktor  masih jauh dari kebutuhan ideal.

“Dengan total 126 ribu hektare dan kapasitas satu traktor yang hanya mampu mengolah sekitar 20 hektare, kebutuhan alat masih cukup tinggi,” ungkap Sugeng.

Ia berharap dukungan pemerintah pusat terus berlanjut agar modernisasi pertanian di Indramayu semakin cepat terwujud.

“Ini mulai menunjukkan hasil perjuangan Bupati dan Wakil Bupati untuk memperkuat sektor pertanian,” tuturnya.

Di akhir kegiatan, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Wakil Menteri Sudaryono, serta Organisasi Tani Merdeka Indonesia yang dinilai konsisten mendukung peningkatan pertanian di Indramayu.

(Andika/Sbr/Diskom)

Dishub Gandeng Bunda PAUD Bangun Kesadaran Tertib Lalu Lintas Sejak Usia Emas

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Upaya membentuk generasi yang disiplin berlalu lintas mulai digencarkan di Kabupaten Indramayu. Dinas Perhubungan (Dishub) bersama Bunda PAUD Kabupaten Indramayu memberikan edukasi keselamatan jalan raya kepada anak-anak sejak usia dini.

Rabu (25/11/2025), sebanyak 500 anak PAUD dari Kecamatan Indramayu dan Sindang memenuhi Pendopo Kabupaten untuk mengikuti kegiatan Sosialisasi Sadar Lalu Lintas Usia Dini (SALUD).

Plt. Kepala Dishub Indramayu, Mardono, menuturkan bahwa SALUD dirancang sebagai media belajar anak-anak untuk memahami pentingnya keselamatan saat berada di jalan.

“Penanaman nilai disiplin berlalu lintas harus dimulai sejak dini agar kelak mereka tumbuh menjadi pengguna jalan yang tertib dan memahami aturan,” ujarnya.

Menurutnya, edukasi ini tidak hanya sebatas mengenalkan rambu lalu lintas, tetapi juga membangun karakter keselamatan yang berkelanjutan guna menekan angka kecelakaan di masa depan.

Hal senada disampaikan Bunda PAUD Kabupaten Indramayu, Ny. Idah Nuryani. Ia menilai pembiasaan sejak kecil akan menciptakan perilaku positif di masa dewasa.

“Anak-anak harus dikenalkan pada keselamatan berkendara sejak awal. Dengan begitu saat dewasa, mereka terbiasa patuh aturan dan menghargai keselamatan,” kata Idah.

(Andika/Sbr/Diskom).

Indramayu Ajukan Usulan SPBU Khusus Alsintan, Pertama di Indonesia?

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kabupaten Indramayu membuka peluang menjadi daerah pionir dengan menghadirkan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) khusus alat dan mesin pertanian (alsintan). Langkah ini muncul sebagai respon atas keluhan petani yang kesulitan memperoleh BBM untuk mengoperasikan alsintan di lapangan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Indramayu, Sugeng Heriyanto, menyampaikan bahwa keterbatasan pasokan BBM masih menjadi hambatan serius, terutama saat momentum krusial seperti masa tanam dan panen.

“BBM untuk alsintan masih sangat terbatas. Ini menjadi kesulitan utama bagi para petani,” ujarnya, Selasa (25/11/2025).

Sugeng menjelaskan, ide pembentukan SPBU alsintan ini berasal dari usulan koperasi tani dan saat ini tengah dikaji bersama berbagai pihak, termasuk Patra Niaga serta Kementerian Pertanian. Salah satu lokasi yang disiapkan berada di wilayah Wanasari.

“Ini bagian dari upaya menindaklanjuti usulan koperasi tani agar tersedia SPBU alsintan. Namun, keputusan final masih menunggu persetujuan kementerian,” tambahnya.

Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, menilai program ini sangat potensial dan bisa menjadi sejarah baru bagi sektor pertanian nasional.

Ia menyebut, kehadiran SPBU alsintan dapat melengkapi fasilitas energi yang sudah ada sebelumnya, seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di Karangsong, mengingat Indramayu dikenal sebagai daerah pertanian sekaligus daerah maritim.

“Belum ada daerah lain yang menerapkan ini. Sebagai lumbung pangan nasional, wajar jika kita ingin Indramayu memiliki SPBU alsintan,” tegas Wabup.

Selain membahas kebutuhan energi bagi petani, Syaefudin juga mengapresiasi dukungan pemerintah pusat yang dinilai berhasil meningkatkan produktivitas pertanian di sejumlah wilayah.

“Di Kandanghaur, wilayah yang dulu sulit panen, kini hasilnya justru melimpah. Kami ucapkan terima kasih kepada Presiden terpilih Prabowo, Menteri Pertanian, dan Wamen atas dukungannya,” tutupnya.

(Andika/Sbr/Diskom)