INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bantuan pangan beras untuk masyarakat Indramayu segera digulirkan. Perum Bulog melalui Gudang Pekandangan dijadwalkan mulai menyalurkan beras bantuan Penerima Bantuan Pangan (PBP) mulai Rabu (16/7/2025).
Guna menjamin mutu dan kelayakan bantuan, Bulog bersama perwakilan Pemkab Indramayu dan sejumlah instansi terkait melakukan uji kualitas pada Selasa (15/7/2025). Pemeriksaan mencakup uji berat timbangan hingga uji tanak nasi.
Kepala Bulog Cabang Indramayu, Sri Wahyuni, menyampaikan bahwa total penerima bantuan mencapai 209.619 orang. Bantuan yang diberikan merupakan alokasi dua bulan sekaligus, yakni Juni dan Juli 2025.
“Setiap penerima akan menerima 20 kilogram beras secara gratis untuk dua bulan ini. Penyaluran dilakukan sekali untuk periode tersebut,” jelas Sri.
Uji tanak dilakukan sebagai bentuk komitmen terhadap kualitas beras yang dikirim ke masyarakat. Hasilnya, beras dinilai layak konsumsi, rasanya pulen, dan bobotnya bahkan sedikit melebihi standar, berkisar antara 10,01 kg hingga 10,05 kg per sak.
Kabid Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Indramayu, Heru Purwanto, mengatakan bahwa proses penyaluran akan dilakukan secara bertahap mulai esok hari. Pemerintah daerah menegaskan, kualitas beras harus terjaga sampai ke tangan masyarakat.
“Tadi kami juga pastikan, jika ditemukan beras rusak atau tidak layak, pihak Bulog siap menggantinya dalam waktu maksimal 2×24 jam,” tegas Heru.
Dengan langkah-langkah pengujian ini, Bulog memastikan bahwa bantuan pangan yang diterima masyarakat bukan hanya sekadar memenuhi kuantitas, tetapi juga menjunjung kualitas.
HUMBAHAS.radarinformasi.com – Bupati Humbahas, Dr. Oloan P. Nababan S.H., M.H., didampingi Kasat Lantas Polres Humbahas AKP P. Pandiangan bersama OPD melepas lomba lari jarak menengah 5K tingkat SMP dan SLTA dengan start dari halaman BPKPD Perkantoran Tano Tubu dan finish di Kantor Bupati Humbahas Bukit Inspirasi Doloksanggul, Rabu (16/7/2025). Selain SMP dan SLTA ada juga ikut lomba lari sebagai penyemangat bagi peserta antara lain Bupati Humbahas Dr. Oloan P. Nababan, OPD termasuk Danramil Doloksanggul Kapten Sahat Simanullang.
Selain lomba lari berbagai kegiatan juga digelar dalam rangka menyambut dan memeriahkan HUT (Hari Ulang Tahun) ke-22 Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) antara lain senam massal, pemeriksaan kesehatan gratis. donor darah termasuk simulasi bencana.
Rangkaian acara juga diikuti Wakil Bupati Humbahas Junita Rebeka Marbun, Kapolres Humbahas AKBP Arthur Sameaputty, Ketua PN Tarutung Marta Napitupulu SH, Wakil Ketua DPRD Humbahas Marsono Simamora bersama anggota DPRD Humbahas, Sekda Chiristison Rudianto Marbun, OPD, Danramil Doloksanggul Kapten Sahat Simanullang dan berbagai elemen masyarakat. Lucky draw juga diadakan, hadiah utama kulkas diraih Indra Simanjuntak pelajar SMKN 1 Doloksanggul. Bukan hanya itu, peserta senam massal juga dihibur “We Make It Band” sehingga suasana semakin semarak.
Saat melepas lomba lari, Bupati Oloan menyampaikan pesan kepada seluruh peserta supaya tetap hati-hati dalam setiap perlombaan. “Kita disini bukan semata-mata hanya mengejar hadiah dan sang juara, tapi ini memeriahkan, menyemarakkan dalam rangka menyonsong HUT ke-22 Kabupaten Humbahas yang kita cintai ini,” pesan Dr Oloan P Nababan.
Di penghujung acara, saat penyerahan hadiah utama lucky draw, anggota DPRD Humbahas Antonius Simamora mengucapkan terimakasih kepada Bupati Humbahas termasuk kepada seluruh peserta yang hadir atas terlaksananya berbagai kegiatan dalam rangka menyambut HUT Kabupaten Humbang Hasundutan. Wakil rakyat dari Partai Golkar itu mengajak seluruh masyarakat supaya sama-sama bergandengan tangan dalam membangun Humbang Hasundutan menuju kearah lebih baik.
Seketaris Dinas Parpora Kabupaten Humbahas Dina Simamora menjelaskan peserta lomba yang mendapat juara akan menerima hadiah berupa uang pembinaan, piagam penghargaan dan seluruh peserta mendapat hadiah hiburan berupa tumbler.
BOGOR.radarinformasi.com – “Sehat itu adalah pilihan. Olahraga teratur merupakan solusi terbaik dalam mewujudkannya.” Ungkapan tersebut menjadi semangat lahirnya BENGKEL GYM and Sports Center, sebuah pusat kebugaran baru yang akan segera hadir di tengah masyarakat Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Rabu (16/7/25).
Berlokasi strategis di Ruko Al Fariz, Daya Juang 3, Jalan HR Edi Sukma No. 5, Cinagara, Bengkel Gym siap menjadi sarana olahraga modern yang mengusung konsep sehat, nyaman, dan terjangkau.
Didirikan oleh Al Fariz Artha, pusat kebugaran ini dikelola langsung oleh Hamdan dan Edi yang berpengalaman di bidang pengelolaan fasilitas olahraga. BENGKEL GYM hadir tidak sekadar menjadi tempat berolahraga, tetapi juga memberikan pelayanan kesehatan yang didukung oleh tenaga profesional, serta didukung fasilitas dan sarana prasarana yang lengkap dan memadai. Hal ini menjadi bentuk nyata kontribusi dalam mendukung gaya hidup sehat masyarakat.
Rencananya, grand opening akan digelar pada pertengahan Agustus 2025, dengan berbagai promo menarik dan kejutan tarif spesial.
“Tarifnya surprise, Bro! Murah meriah dan menyenangkan,” ujar Al Fariz dengan penuh semangat.
BENGKEL GYM and Sports Center diharapkan menjadi solusi yang selama ini dinantikan oleh para pecinta olahraga. Sebuah langkah baru menuju masyarakat yang lebih sehat, aktif, dan produktif.
INDRAMAYU.radarinformasi.com- Dalam suasana yang penuh semangat dan kekhusyukan, puluhan peserta didik baru di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 2 Indramayu tampak menyimak serius materi yang disampaikan oleh kepolisian.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang digelar pada Rabu (16/7/2025), dengan mengusung semangat inklusi dan kesetaraan dalam dunia pendidikan.
Materi edukasi disampaikan langsung oleh Kaur Bin Ops Sat Binmas Polres Indramayu, Ipda Tasim, S.IP, yang hadir mewakili Kasat Binmas Polres Indramayu AKP Suprihati Setyaningsih.
Dalam kegiatan tersebut, siswa-siswi disabilitas mendapat penyuluhan mengenai pentingnya menghentikan perundungan (bullying), bahaya penyalahgunaan narkoba, serta kedisiplinan dalam berlalu lintas.
Dengan pendekatan yang komunikatif dan visual yang disesuaikan dengan kondisi siswa, petugas kepolisian menyampaikan pesan-pesan moral dan hukum secara inklusif.
Suasana menjadi hangat ketika siswa-siswi diajak berinteraksi langsung melalui pertanyaan dan simulasi ringan.
“Kegiatan ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjangkau seluruh elemen masyarakat, termasuk anak-anak penyandang disabilitas. Mereka memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perlindungan dan edukasi tentang hukum serta kehidupan sosial yang sehat,” jelas Ipda Tasim.
Lebih lanjut, Ipda Tasim menegaskan bahwa anak-anak berkebutuhan khusus berhak atas ruang aman dan adil dalam lingkungan pendidikan. Oleh karena itu, Polres Indramayu menaruh perhatian khusus pada pendidikan inklusi dan memastikan pesan-pesan kamtibmas bisa diterima oleh seluruh lapisan, tanpa terkecuali.
“Kami ingin anak-anak SLB ini tumbuh sebagai generasi yang tangguh, teredukasi, dan mampu membela dirinya dari bahaya seperti perundungan dan penyalahgunaan narkoba,” tambahnya.
Kegiatan ini disambut baik oleh pihak sekolah yang merasa terbantu dengan kehadiran kepolisian sebagai mitra edukatif. Guru dan tenaga pendidik mengapresiasi pendekatan yang digunakan karena sesuai dengan metode pembelajaran yang ramah disabilitas.
Terpisah Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasat Binmas AKP Suprihati Setyaningsih menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini akan terus digalakkan ke sekolah-sekolah, khususnya yang memiliki kebutuhan khusus, sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang adil, aman, dan berpengetahuan.
Melalui langkah konkret seperti ini, Polres Indramayu menunjukkan bahwa inklusi bukan hanya wacana, tapi nyata dalam pelayanan dan pengabdian kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk anak-anak istimewa yang layak mendapatkan masa depan yang lebih baik.
Sementara itu, Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno juga mengajak masyarakat untuk tetap aktif berperan dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing, termasuk lingkungan pendidikan.
“Jika ada potensi gangguan kamtibmas, masyarakat bisa segera melapor melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU via WhatsApp di nomor 081999700110 atau call center 110,” ujar AKP Tarno.
INDRAMAYU.radarinformasi.com- Udara malam terasa sejuk di Lembur Pakuan, saat deretan kepala daerah se-Jawa Barat satu per satu tiba dan saling bersalaman hangat. Suasana kekeluargaan begitu terasa dalam acara silaturahmi yang digelar Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi serta para bupati dan wali kota dari seluruh Jawa Barat, Selasa malam (15/7/2025).
Silaturahmi ini bukan sekadar pertemuan biasa. Di balik suasana akrab, terselip agenda penting: membahas arah pembangunan, kondisi perekonomian daerah, hingga percepatan pengentasan kemiskinan yang masih menjadi pekerjaan rumah bersama.
Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menegaskan bahwa sinergi antara pusat dan daerah harus terus diperkuat, apalagi di tengah berbagai tantangan global dan domestik yang memengaruhi ekonomi masyarakat secara langsung.
“Kita tidak bisa jalan sendiri-sendiri. Pemerintah pusat, provinsi, kabupaten dan kota harus satu visi: bagaimana rakyat bisa sejahtera, ekonomi tumbuh, dan kemiskinan turun secara nyata,” ujar Tito di hadapan para kepala daerah.
Tito menambahkan saat ini pihaknya tengah fokus pada penguatan tata kelola pemerintahan, pelayanan publik yang efektif, serta akselerasi program pengentasan kemiskinan berbasis data dan kolaborasi.
Dari deretan kepala daerah yang hadir, Bupati Indramayu Lucky Hakim melalui Wakil Bupati Syaefudin menyampaikan bahwa forum seperti ini sangat penting untuk menjaga irama kerja dan menyamakan arah kebijakan di lapangan.
“Kami di daerah kadang menghadapi dinamika yang kompleks. Dengan adanya silaturahmi seperti ini, kami bisa menyampaikan langsung kebutuhan dan inovasi yang kami lakukan. Termasuk bagaimana kami di Indramayu terus berupaya menekan angka kemiskinan melalui pendekatan ekonomi kerakyatan dan mempercepat pertumbuhan perekonomian,” ujar Wabup Syaefudin usai acara.
Malam pun terus bergulir, namun semangat kebersamaan tak surut. Diskusi yang hangat, lontaran ide dan pengalaman antar kepala daerah mengisi forum secara alami, menjadi pengingat bahwa kolaborasi bukan hanya slogan, tetapi napas dalam membangun Indonesia dari daerah.
Silaturahmi di Lembur Pakuan malam itu menjadi bukti bahwa ketika para pemimpin duduk bersama dan bicara dari hati, solusi bukan hanya mungkin – tetapi bisa segera diwujudkan.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan pemberdayaan warga binaan di bidang pertanian. Pada hari Senin (14/7), Lapas Indramayu melaksanakan panen tahap ke-16 sayuran jenis pakcoy yang ditanam secara hidroponik. Rabu (16/7)
Panen yang berlangsung di area greenhouse dalam lingkungan Lapas ini menghasilkan 15 kilogram sayuran pakcoy berkualitas tinggi.
Pakcoy dikenal sebagai jenis sayuran yang cepat tumbuh dan cocok untuk dibudidayakan dengan metode hidroponik, terutama di lahan terbatas seperti dalam lingkungan Lapas. Dengan teknik budidaya yang tepat, warga binaan mampu menghasilkan tanaman yang sehat dan bernilai jual.
Kegiatan panen dimulai pukul 10.00 WIB dan berlangsung hingga selesai. Hasil panen kali ini kemudian diserahkan kepada reseller mandiri yang telah menjadi mitra dalam pemasaran produk hasil pertanian Lapas.
Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pelaksanaan dari 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yakni pemberdayaan warga binaan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian yang produktif, tetapi juga mendukung terciptanya Lapas produktif yang mampu berkontribusi bagi masyarakat,” ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut, Lapas Indramayu akan segera melakukan penyemaian bibit sayuran jenis selada untuk penanaman berikutnya. Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menciptakan kemandirian pangan serta membangun keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan setelah mereka kembali ke masyarakat.
Lapas Kelas IIB Indramayu senantiasa berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian hidroponik, sekaligus memperluas manfaat program ini bagi pemberdayaan warga binaan dan ketahanan pangan nasional.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Langit terik tak menyurutkan langkah puluhan pedagang Pasar Desa Kedungwungu, Kecamatan Anjatan, Selasa pagi (15/7/2025). Dengan wajah penuh harap, mereka datang ke Pendopo Kabupaten Indramayu. Bukan untuk berdemo, tetapi menyampaikan suara hati: permintaan penundaan rencana revitalisasi pasar desa mereka. Rabu (16/7)
Pasar yang telah menjadi sumber penghidupan bagi warga selama bertahun-tahun itu, menurut para pedagang, belum memerlukan pembangunan ulang secara menyeluruh. Mereka hanya berharap ada perbaikan kecil, seperti drainase yang kerap tersumbat saat hujan turun.
“Kami bukan menolak pembangunan, tetapi kondisi pasar masih layak. Yang paling penting sekarang adalah memperbaiki saluran air. Ekonomi sedang kurang bagus, kami pedagang mohon kebijaksanaan,” ungkap seorang pedagang dengan tegas.
Mereka disambut Bupati Indramayu Lucky Hakim melalui Wakil Bupati Syaefudin, yang dengan hangat membuka ruang dialog di ruang kerjanya. Bagi Wabup, mendengar dan memahami adalah langkah pertama untuk mencari solusi bersama.
“Saya apresiasi kedatangan bapak ibu sekalian. Aspirasi ini akan segera kami sampaikan kepada Pemerintah Desa Kedungwungu agar bisa ditunda dulu revitalisasinya, sambil mencarikan jalan tengah yang terbaik,” ucap Wabup Syaefudin.
Tak hanya menjanjikan komunikasi, Wabup juga mengajak para pedagang untuk tetap berjualan dengan tenang dan menjaga suasana kondusif, agar roda perekonomian terus berputar dan pasar desa tetap hidup sebagai pusat ekonomi masyarakat.
“Pasar Kedungwungu ini punya potensi besar. Dengan kekompakan dan semangat warga, kita bisa jadikan pasar ini magnet ekonomi baru di Anjatan dan sekitarnya,” tambahnya.
Pernyataan Wabup disambut hangat. Beberapa pedagang mengangguk lega, sementara yang lain tersenyum harapan mereka tak sia-sia.
Usai pertemuan, para pedagang meninggalkan Pendopo dengan langkah yang lebih ringan membawa pulang secercah harapan bahwa suara mereka didengar, dan nasib mereka diperjuangkan.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Senin pagi, 14 Juli 2025, suasana halaman SMP Negeri 4 Sindang terasa berbeda. Keceriaan terpancar dari ratusan wajah siswa baru yang memasuki gerbang sekolah untuk pertama kalinya. Di bawah semangat tahun ajaran baru, mereka disambut hangat oleh para guru dan kakak kelas dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dirancang bukan sekadar seremonial, tetapi penuh makna. Rabu (16/7)
Tahun ini, SMPN 4 Sindang mengusung tema besar: menciptakan sekolah yang religius, aman, menyenangkan, aktif, dan harmonis. Tak ada intimidasi. Tak ada perpeloncoan. MPLS di sekolah ini dirancang sebagai pengalaman awal yang menyenangkan, ramah, dan berpihak pada kebutuhan peserta didik.
“Anak-anak harus merasa nyaman sejak hari pertama. Itulah kunci semangat belajar yang tumbuh dari hati,” ungkap Kepala UPTD SMPN 4 Sindang, Ana Rohdiana.
Sebagai bentuk komitmen terhadap lingkungan pendidikan yang positif, sekolah ini menerapkan aturan jam masuk pukul 06.30 pagi sesuai kebijakan lima hari sekolah. Tak sekadar aturan, sekolah juga menyiapkan sistem yang mendukung siswa hadir tepat waktu, belajar optimal, dan tumbuh dalam budaya disiplin.
Tahun ajaran 2025/2026 ini, SMPN 4 Sindang menerima 288 siswa baru. Tingginya jumlah pendaftar hingga melebihi kuota, menjadi bukti kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di sekolah ini.
MPLS pun dirancang tidak hanya untuk memperkenalkan lingkungan sekolah. Lebih dari itu, para siswa dikenalkan pada nilai-nilai kedisiplinan, kebangsaan, karakter, serta berbagai kegiatan yang membentuk jati diri pelajar. Dari pengenalan budaya sekolah, materi karakter, latihan baris-berbaris, hingga eksplorasi kegiatan OSIS dan ekstrakurikuler—semua menjadi bagian dari proses yang menyenangkan.
“Kami ingin siswa tidak hanya belajar, tetapi juga merasa dihargai dan termotivasi. MPLS ini adalah awal dari perjalanan mereka menuju kedewasaan dan prestasi,” tambah Ana.
Tak hanya dikenal sebagai pemimpin sekolah, Ana Rohdiana juga merupakan sosok inovator di dunia pendidikan. Ana menciptakan Si Belmi, sebuah aplikasi pembelajaran Bahasa Inggris yang meraih penghargaan dari Gubernur Jawa Barat dan masuk dalam jajaran Top 32 Inovasi Jabar tahun 2020.
Dengan semangat inovatif, pelayanan maksimal, dan orientasi pada kebutuhan peserta didik, SMPN 4 Sindang berkomitmen mencetak generasi pelajar yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak, siap menjadi bagian dari perwujudan Visi Indramayu yang REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong).
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim dan Wakil Bupati Indramayu Syaefudin menghadiri acara Kenal Pamit Kapolres Indramayu yang berlangsung di Ballroom Hotel Swiss-Belinn Indramayu. Senin malam (14/7/2025).
Acara ini merupakan momen perpisahan Kapolres lama, AKBP Ari Setyawan Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si., yang kini menjabat sebagai Wakapolresta Bandung, serta penyambutan pejabat baru, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., sebagai Kapolres Indramayu yang baru.
Dalam sambutannya, AKBP Ari Setyawan Wibowo menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Daerah, Forkopimda, serta masyarakat Indramayu atas dukungan selama masa tugasnya.
“Saya bangga menjadi bagian dari warga Indramayu. Walaupun hanya setahun saya bertugas di sini, namun Indramayu akan selalu berada di hati saya,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolres Indramayu yang baru, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program positif yang telah dirintis oleh pendahulunya.
“Indramayu adalah wilayah yang luar biasa, kami menerima laporan satuan yang menunjukkan prestasi-prestasi gemilang di bawah kepemimpinan Bapak Ari Setyawan. Kami akan berusaha menjaga dan meningkatkan situasi kamtibmas agar makin kondusif,” ujar Kapolres Fajar.
Lebih lanjut, Fajar mengajak seluruh elemen masyarakat dan unsur Forkopimda untuk bersamasama menjaga stabilitas dan ketentraman wilayah Kabupaten Indramayu.
“Kami mohon dukungan dari semua pihak, khususnya masyarakat Indramayu, agar Polres Indramayu dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayah ini,” tambahnya.
Bupati Indramayu dalam sambutannya menyambut baik kehadiran Kapolres baru dan berharap sinergi yang selama ini telah terjalin dapat terus diperkuat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Indramayu, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Ari Setyawan atas dedikasi dan pengabdian selama ini. Dan kepada Bapak Fajar Gemilang, kami menyambut dengan senang hati. Semoga ke depan dapat bersinergi bersama Forkopimda dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Indramayu,” ujarnya.
Acara berlangsung khidmat dan penuh keakraban, dihadiri oleh jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen penting di Kabupaten Indramayu.
HUMBANGHASUNDUTAN.radarinformasi.com – Bupati Humbahas Dr Oloan P Nababan S.H., M.H., sampaikan Nota Pengantar Keuangan Ranperda (Rancangan Peraturan Daerah) tentang P-APBD (Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat Paripurna DPRD Humbahas, Senin 14 Juli 2025.
Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Humbahas Parulian Simamora dan dihadiri Wakil Ketua DPRD Humbahas Jessika A Simamora dan Marsono Simamora, Wakil Bupati Humbahas Junita Rebeka Marbun S.H., M.AP, Kapolres Humbahas AKBP Arthur Sameaputty, Danramil Doloksanggul Kapten Sahat Simanullang, Sekda Chiristison Rudianto Marbun M.Pd, para pimpinan OPD dan berbagai komponen masyarakat.
Dr. Oloan P Nababan dalam Nota Pengantar menjelaskan, berdasarkan ketentuan Pasal 161 ayat 2 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan daerah, bahwa P-APBD dapat dilakukan jika terjadi beberapa hal yaitu. Pertama, perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi KUA ( Kebijakan Umum Anggaran). Kedua, keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar unit organisasi, antar kegiatan dan antar jenis belanja. Ketiga, keadaan yang menyebabkan sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya harus digunakan untuk pembiayaan dalam tahun anggaran berjalan. Keempat, keadaan darurat. Kelima, keadaan luar biasa.
Rancangan P-APBD 2025 ini disusun berdasarkan kebijakan anggaran berimbang, dinamis dan rasional. Dimana anggaran belanja disesuaikan dengan kemampuan penerimaan dan pembiayaan. Seluruh program dan kegiatan telah dirumuskan pada Rancangan P-APBD dan hendaknya dapat mencerminkan kebutuhan masyarakat dengan tetap memperhatikan potensi dan berazaskan efisiensi, tepat guna dan tepat waktu.
Bupati Humbahas juga menguraikan hal pokok yang mencerminkan susunan Rancangan P-APBD 2025. Pendapatan Daerah yang dianggarkan pada APBD 2025 sebesar Rp. 1.010.565.805.740, dan pada Rancangan P-APBD menjadi Rp 972.927.286.489, berkurang Rp 37.638.519.251 atau turun 3,72%. Penurunan tersebut disebabkan antara lain pengurangan pendapatan transfer berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 29 Tahun 2025 tentang penyesuaian rincian alokasi transfer ke daerah menurut provinsi/kabupaten/kota Tahun Anggaran 2025 dalam rangka efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025. Adanya sisa dana perimbangan Tahun Anggaran 2024 yang diperhitungkan ke penyaluran alokasi Tahun Anggaran 2025. Serta penyesuaian alokasi PAD (Pendapatan Asli Daerah) dengan mempertimbangkan capaian realisasi sampai dengan saat ini, namun untuk pendapatan transfer antar daerah mengalami kenaikan.
Belanja Daerah yang dianggarkan pada APBD 2025 sebesar Rp 1.013.047.092.008 dan pada Rancangan P-APBD menjadi Rp 1.005.061.398.613 berkurang Rp 7.985.693.395 atau turun sebesar 0,79%. Biaya netto yang dianggarkan pada APBD 2025 Rp 2.481.286.268 dan pada P-APBD Rp 32.134.112.124 bertambah Rp 29.652.825.856 atau naik sebesar 1.196,06%.
Bupati Dr. Oloan P Nababan juga menguraikan perubahan struktur pendapatan pada Rancangan P-APBD 2025. PAD merupakan hak Pemerintah Daerah yang diakui sebagai penambah nilai kekayaan bersih yang diperoleh dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan serta lain-lain PAD yang sah. Pada APBD 2025 Rp 87.742.336.898, pada P-APBD Rp 79.262.512.629 berkurang Rp 8.479.824.269 atau turun 9,66%. Penurunan target PAD tersebut adalah pada pos pajak daerah Rp 5.246.271,699, terdiri dari penurunan target Opsen Pajak Kenderaan Bermotor dan Opsen Pajak Bea Balik Nama Kenderaan Bermotor. Selain penurunan target pendapatan pada pos pendapatan tersebut, terdapat juga penurunan lain-lain PAD yang sah sebesar Rp 3.233.552.570 terdiri dari penurunan target pendapatan bunga deposito dan pendapatan jasa giro.
Pendapatan transfer merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang terdiri dari transfer pemerintah pusat dan transfer antar daerah. Pada APBD 2025 Rp 912.703.428.842, pada P-APBD Rp 882.825.283.525 berkurang Rp 29.878.145.317 atau turun 3,27%. Penurunan target pendapatan tersebut terdiri dari penurunan pada pos pendapatan transfer pemerintah pusat Rp 62.051.908.958. Namun terdapat kenaikan pada pos pendapatan transfer antar daerah Rp 32.173.763.641.
Selanjutnya Bupati Oloan menguraikan rincian perubahan struktur belanja daerah pada Rancangan P-APBD 2025. Belanja operasi merupakan pengeluaran anggaran untuk kegiatan sehari-hari pemerintah daerah yang memberi manfaat jangka pendek. Pada APBD 2025 Rp 713.789.459.377, pada P-APBD Rp 734.148.792.912,44 bertambah Rp 20.359.333.535,44 atau naik 2,85%. Belanja modal merupakan pengeluaran anggaran untuk perolehan aset tetap dan aset lainnya yang memberi manfaat lebih dari 1 (satu) periode akuntansi. Pada APBD Rp 114.396.776.578, pada rancangan P-APBD menjadi Rp 87.054.145.550,56 berkurang Rp 27.342.631.027,44 atau turun sebesar 23,90%.
Belanja tidak terduga merupakan pengeluaran anggaran atas beban APBD untuk keperluan darurat termasuk keperluan mendesak yang tidak dapat diprediksi sebelumnya. Pada APBD 2025 Rp 3.000.000.000, pada P-APBD menjadi Rp 2.059.055.000 berkurang Rp 940.945.000 atau turun 31,36%. Belanja transfer merupakan pengeluaran uang dari pemerintah daerah kepada pemerintah desa, pada APBD Rp 181.860.856.053, pada P-APBD Rp 181.799.405.150 berkurang Rp 61.450.903 atau turun 0,03%.
Berdasarkan gambaran umum Rancangan P-APBD 2025 ini, Bupati Humbahas mengharapkan kepada DPRD Humbahas memberikan masukan demi penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah tersebut. Pada akhirnya, tercapai persetujuan bersama antara Pemerintah Kabupaten Humbahas dengan DPRD Humbahas demi terwujudnya Kabupaten Humbang Hasundutan “Membangun Masyarakat Adil Makmur Lestari dan Berkeadaban.