TK & TPQ Bustanul Athfal Resmi Berdiri, Bupati Lucky Dorong Pendidikan Religius Sejak Dini di Indramayu 

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Bupati Indramayu, Lucky Hakim, meresmikan Taman Kanak-Kanak (TK) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Bustanul Athfal yang berlokasi di Desa Muntur, Kecamatan Losarang, Sabtu (19/7/2025). 

Peresmian ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program percepatan “Indramayu Mengaji” yang diinisiasi oleh Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, serta bagian dari upaya mewujudkan visi Indramayu REANG. 

Dalam sambutannya, Bupati Lucky menyampaikan rasa bangga atas berdirinya lembaga pendidikan berbasis agama yang akan menjadi fondasi penting bagi pembentukan karakter generasi muda. 

“Luar biasa upayanya untuk mengenalkan anak-anak pada Al-Qur’an sejak usia dini. Sebelum mengenal yang lain, ajarkan anak-anak untuk mengenal Al-Qur’an dan Penciptanya. Kalau sudah besar, kadang lupa. Tetapi kalau dari kecil, akan melekat dalam hati,” ungkapnya. 

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya membangun masyarakat religius sebagai bagian dari visi REANG. Pendirian TK dan TPQ ini adalah bagian dari sinergi untuk mencerdaskan kehidupan generasi penerus di Indramayu. 

Ketua Panitia acara, Dr. Joko Budi Santoso dalam laporannya menyampaikan, lembaga pendidikan ini bertujuan membentuk generasi muda yang unggul secara spiritual dan intelektual. 

“Harapan kami, generasi muda bisa menggerakkan Losarang menjadi lebih baik. Ilmu dan pendidikan yang diberikan di yayasan ini semoga menjadikan anak-anak menjadi insan cemerlang, berguna bagi nusa, bangsa, dan agama. Kami berjuang mengubah mindset masyarakat dengan visi religius, membangun insan yang berakhlak mulia,” tuturnya. 

Dia juga menyampaikan data jumlah siswa yang sudah terdaftar. Saat ini, TK Bustanul Athfal memiliki 30 siswa (11 laki-laki dan 19 perempuan), sementara TPQ telah mencatat 90 santri (31 laki-laki dan 59 perempuan). 

Ketua Yayasan Haji Ahmad Mansur, Prof. Dr. KH. Abdul Taram Ahmad, menyampaikan dukungan masyarakat sangat luar biasa, dan berharap hal tersebut menjadi awal dari perkembangan yang lebih besar. Selain pendidikan, yayasan juga telah menanam pohon mangga sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan dan potensi agrowisata. 

“Mudah-mudahan, dengan ridho Allah, semuanya berjalan baik. Kami mohon bimbingan dan dukungan dari semua pihak untuk pengembangan TK, TPQ dan kegiatan lainnya ke depan,” tuturnya. 

Acara peresmian berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Diharapkan, keberadaan TK dan TPQ Bustanul Athfal mampu menjadi pilar penting dalam membangun masyarakat religius dan mencetak generasi muda yang cerdas serta berakhlak mulia di Kabupaten Indramayu.

Reporter  :  Andika

Redaktur  : Rizal

Sambut Hari Anak Nasional, 1272 Anak Diusulkan Dapat Remisi

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto sampaikan atensi khusus terhadap pendidikan dan pembinaan  Anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). Minggu (20/7)

”Dalam hitungan hari kita akan memperingati Hari Anak Nasional, jangan lupakan Anak yang  saat ini terpaksa ada di dalam lembaga pembinaan. Memang tugas kami, tapi ini juga tanggung jawab kita semua. Kami juga mengajak kita semua untuk mendidik mereka, karena mereka adalah bagian penting generasi negara kita tercinta Indonesia,” kata Agus.

Agus Andrianto menjelaskan bahwa sistem perlakuan terhadap Anak yang berada di dalam LPKA pastinya berbeda dengan warga binaan dewasa.

”Untuk Anak, kami lebih menitikberatkan kepada pendidikan, baik pendidikan formal maupun informal. Mereka tetap bersekolah selama di LPKA, SD,SMP, SMA, serta program Paket A,B,C,” terangnya.

Ia juga menyebutkan bahwa tidak sedikit anak-anak lulusan dari LPKA dapat berhasil dan menjadi sukses melanjutkan sekolah dan kuliah dengan berbekal ijazah yang mereka dapat di LPKA.

“Bahkan beberapa dari mereka sukses mendapatkan pekerjaan dan mandiri. Ini membuktikan bahwa  dengan pemberian pendidikan dan pembinaan yang tepat dan berkelanjutan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak terkait baik pemerintahan maupun NGO (Non Government Organization),” ujarnya

Di peringatan Hari Anak yang akan jatuh pada tanggal 23 Juli tahun ini, IMIPAS melalui Ditjepas akan memberikan Remisi Anak  kepada  Anak yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang No. 22 tahun 2022. Dan 1272 Anak yang telah memenuhi persyaratan sudah diusulkan untuk mendapatkan Remisi Anak.

“Kami berharap pemberian Remisi kepada Anak ini akan lebih  mendorong mereka untuk semakin giat belajar dan mengembangkan bakat serta keterampilan. Selalu ada kesempatan kedua, second chance untuk masa depan yang lebih cerah. Masa depan untuk Indonesia Emas,” pungkas Menteri Agus.

Hal senada juga disampaikan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi menyebutkan bahwa  jumlah anak di seluruh Indonesia saat ini  adalah 2.096 orang, dengan  penyebaran 1376 berada di LPKA dan sisa lainnya berada di Lapas, Rutan dan Lapas Perempuan.

”Selain pendidikan formal dan informal, anak-anak di dalam lembaga juga diberikan pendidikan dan pembinaan pengembangan bakat dan keterampilan, baik seni, olahraga maupun life skill. Semua jenis pendidikan kami berikan untuk Anak, agar mereka dapat menjadi generasi yang berkualitas,” tutur Mashudi.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

Cahaya Baru untuk Indramayu: Ratusan Warga Jalani Operasi Katarak Gratis 

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Dibalik senyum haru para lansia yang keluar dari ruang operasi, tersimpan harapan baru untuk bisa kembali melihat dunia dengan jelas. Sebanyak 189 warga Indramayu menjalani operasi katarak gratis yang digelar di Klinik Indramayu Eye Center, Sabtu (19/7/2025), dalam kegiatan bakti sosial yang menyentuh hati. 

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang hadir untuk memberi dukungan sekaligus menyaksikan proses operasi secara langsung. Dari total 220 pendaftar, 180 orang berhasil lolos skrining kesehatan dan mendapatkan tindakan operasi katarak secara cuma-cuma. 

“Saya sangat bangga bisa berada di sini, menyaksikan bagaimana kolaborasi yang baik antara pihak swasta dan pemerintah dapat membawa dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Bupati Lucky dalam sambutannya. 

Menurut Lucky, operasi mata mungkin terlihat sebagai tindakan kecil, tetapi dampaknya sangat besar yakni mengembalikan harapan, produktivitas, bahkan peran sosial seseorang dalam masyarakat. 

Menurut dr. Revanggi Marendra, Owner Indramayu Eye Center, wilayah pesisir seperti Indramayu memiliki tingkat paparan sinar matahari tinggi yang memicu katarak lebih cepat. Ditambah lagi, data menyebutkan bahwa Jawa Barat merupakan provinsi dengan angka kebutaan tertinggi kedua setelah Jawa Timur. 

“Buta karena katarak itu menyakitkan bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara sosial. Pasien kehilangan kemampuan untuk bekerja, beraktivitas, bahkan bersosialisasi. Karena itulah kami berkomitmen untuk hadir dan memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ungkap dr. Revanggi. 

Saat ini, Indramayu Eye Center memiliki empat dokter spesialis mata dan telah bermitra dengan BPJS Kesehatan. Diharapkan ke depan, jangkauan layanan kesehatan mata di Indramayu makin luas, terutama bagi masyarakat kurang mampu. 

Diakhir acara, Bupati Lucky secara simbolis menyerahkan bingkisan kepada para pasien yang telah menjalani operasi, sekaligus meninjau langsung proses tindakan medis yang masih berlangsung. 

Salah satu pasien, Mujito (62) asal Desa Anjatan, tak kuasa menahan rasa syukurnya. “Kalau harus bayar sendiri, saya nggak sanggup. Tetapi sekarang bisa operasi, saya senang sekali. Terima kasih untuk semua pihak yang sudah peduli dengan orang-orang seperti kami,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca. 

Kegiatan ini bukan sekadar layanan kesehatan, melainkan bukti nyata bahwa kolaborasi dan kepedulian mampu membawa cahaya baru bagi kehidupan masyarakat. Semoga inisiatif seperti ini terus berlanjut dan menginspirasi banyak pihak untuk turut serta dalam misi kemanusiaan di Indramayu.

Reporter   : Andika

Redaktur   : Rizal

Proyek Miliaran Disperumkim di Desa Srogol Diduga Abaikan Standar SNI, Yosep Klaim Kualitas Paving Block Tetap Baik

BOGOR.radarinformasi.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perumahan dan Permukiman menggelontorkan anggaran sebesar Rp 3.822.648.362,94 untuk pembangunan permukiman kumuh di Desa Srogol, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Azky Jaya Kontruksi sebagai penyedia jasa, serta diawasi oleh CV Rajaya Rekayasa selaku konsultan pengawas, Sabtu (19/7/2025).

Namun, proyek bernilai miliaran rupiah itu disinyalir tidak memenuhi standar mutu, khususnya dalam pemasangan paving block. Dari pantauan di lapangan, paving block yang digunakan tidak terlihat mencantumkan label Standar Nasional Indonesia (SNI), yang merupakan acuan resmi mutu produk di Indonesia.

Padahal, sesuai ketentuan, produk paving block yang digunakan dalam pembangunan infrastruktur publik idealnya telah berlabel SNI. Standar ini menjamin bahwa produk telah melalui proses uji kualitas dan memenuhi ketentuan teknis terkait kekuatan, ketahanan, dan keamanan penggunaan.

Saat dikonfirmasi, Yosep selaku mandor proyek memberikan penjelasan. “Meskipun tidak ada label SNI-nya, saya jamin kualitas paving block ini sangat bagus. Sudah biasa digunakan oleh para kontraktor,” ujarnya.

Walaupun penggunaan paving block non-SNI tidak secara langsung melanggar hukum, namun hal ini dapat menimbulkan sanksi sosial dan mengurangi kepercayaan publik terhadap kualitas proyek pemerintah. Selain itu, paving block yang tidak memenuhi standar berisiko mudah retak, bergeser, atau rusak akibat tekanan lalu lintas dan kondisi cuaca ekstrem. Dampaknya, jalan dapat menjadi bergelombang, berlubang, bahkan membahayakan pengguna jalan.

Kondisi ini tentu menimbulkan potensi kerugian ekonomi akibat biaya perbaikan dini yang harus dikeluarkan. Oleh karena itu, pengawasan dari pihak terkait sangat dibutuhkan untuk memastikan seluruh material pembangunan memenuhi standar yang berlaku, guna menjamin kualitas dan keamanan infrastruktur yang dibangun dengan dana publik.

Dewi

Polsek Indramayu Gencarkan Patroli Malam, Sambangi Poskamling Bojongsari dan Ajak Warga Aktif Jaga Lingkungan

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Untuk mempererat sinergi antara kepolisian dan masyarakat sekaligus memperkuat sistem keamanan lingkungan, jajaran Polsek Indramayu, Polres Indramayu, Polda Jabar kembali melakukan patroli malam di sejumlah titik rawan. Salah satu sasarannya yakni Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) di Blok Timur, Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Indramayu, Kamis malam (17/7/2025).

Patroli yang dimulai sekitar pukul 23.00 WIB itu dipimpin oleh BRIPKA Rendi Bagus L., S.H., yang tak hanya berkeliling, namun juga berdialog langsung dengan warga yang sedang berjaga di pos ronda. Suasana keakraban dan kepedulian tampak saat aparat dan warga berbagi informasi serta saling mengingatkan soal potensi gangguan kamtibmas.

“Kami sangat mengapresiasi semangat pemuda di sini yang masih peduli dengan keamanan lingkungan. Poskamling adalah benteng pertama pertahanan wilayah. Kehadiran kami sebagai bentuk dukungan dan mitra masyarakat,” ungkap BRIPKA Rendi saat berbincang dengan warga.

Ia juga menyampaikan pesan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan seperti pencurian kendaraan, penyalahgunaan narkoba, hingga peredaran minuman keras. Tak lupa, dirinya menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam melaporkan hal-hal mencurigakan.

“Jangan tunda untuk melapor jika ada yang mencurigakan. Sekecil apapun informasi, akan sangat berguna untuk pencegahan dini,” pesannya.

Langkah patroli malam ini menjadi bagian dari pendekatan preventif Polri dalam menjaga keamanan wilayah dengan sentuhan humanis. Kehadiran petugas langsung ke tengah masyarakat diharapkan mampu menghidupkan kembali budaya ronda malam yang mulai memudar.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kapolsek Indramayu AKP Indrie Hapsari menyebut, patroli malam bukan sekadar agenda rutin, melainkan strategi penting untuk mengantisipasi gangguan keamanan sejak awal.

“Ketertiban lingkungan tidak bisa ditopang hanya oleh polisi. Ini tanggung jawab bersama. Ketika masyarakat aktif dan kami hadir mendampingi, maka stabilitas keamanan bisa terus terjaga,” ujar AKP Indrie, Jumat (18/7/2025).

Ia juga berharap, keberadaan Poskamling terus dioptimalkan sebagai simbol gotong royong dan semangat kebersamaan warga dalam menjaga lingkungan.

Senada dengan itu, Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengajak masyarakat agar tidak segan memanfaatkan saluran resmi pengaduan jika menemukan indikasi gangguan keamanan.

“Laporkan segera melalui Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di WhatsApp 081999700110 atau hubungi call center 110,” imbau AKP Tarno.

Dengan kolaborasi erat antara warga dan aparat, keamanan dan ketertiban di wilayah Indramayu diharapkan tetap terjaga setiap saat.

Reporter   : Andika

Redaktur   : Rizal

Indramayu dan PLN EPI Kolaborasi Wujudkan Transisi Energi dan Net Zero Emission 

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Pemerintah Kabupaten Indramayu dan PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI) hari ini menggelar pertemuan penting guna membahas kesepakatan bersama terkait pengembangan potensi daerah dalam mendukung transisi energi dan pencapaian target Net Zero Emission (NZE). 

Pertemuan ini berlangsung di ruang rapat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Indramayu, dipimpin oleh Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Indramayu, Iing Kuswara yang mewakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Jumat (18/07/2025). 

Adapun tujuan utama dari kerja sama ini adalah mendukung upaya transisi energi dan percepatan pencapaian target NZE melalui pemanfaatan limbah dan sampah dari sektor pertanian, perkotaan, perkebunan, dan perhutanan. 

Kabag Perekonomian tersebut berharap dengan dilaksanakannya pembahasan draft kesepakatan bersama ini juga dapat mengembangkan ekosistem biomassa Green Economy Village. 

“Salah satu tujuan dari adanya pembahasan draft kerja sama ini yakni dapat mengoptimalisasikan lahan kritis dan keterlibatan masyarakat dalam pengembangan ekosistem,” ujarnya. 

Limbah ini akan diolah menjadi sumber energi yang dapat dimanfaatkan oleh industri listrik dan industri lainnya, tentunya melalui tata kelola waste management circular economy yang terpadu. Inisiatif ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan kota ramah lingkungan di Indramayu. 

Hadir dalam rapat ini sejumlah perwakilan dari PT PLN EPI melalui zoom meeting, Erfan J, M. Maulana dan Haris Hartanto dan Rety Hand. Sementara itu, dari Pemerintah Kabupaten Indramayu, turut hadir Endi Wahyudi dan Saeful Mubin dari Dinas Lingkungan Hidup, Direktur Pemasaran Syamsul Bahri Siregar, Imam Mahdi dari DKPP, Bapak Husain dari Diskopdagin, dan Aan dari Tapem, serta undangan lainnya. 

Menurut perwakilan PT PLN EPI, Erfan J menjelaskan, fokus utama pembahasan dalam rapat ini adalah penyesuaian draf kesepakatan bersama untuk memastikan semua aspek kerja sama tercakup dengan baik dan selaras dengan visi transisi energi serta target NZE yang ambisius. 

Reporter   : Andika

Redaktur   : Rizal

Polres Indramayu Matangkan Persiapan Masa Tanam Ketiga Lahan Baku Sawah, Fokus Dukung Swasembada Jagung

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Polres Indramayu Polda Jabar menggelar rapat koordinasi internal dalam rangka persiapan masa tanam ke-3 Lahan Baku Sawah (LBS). 

Kegiatan yang berlangsung, Jumat (18/7/2025) di Aula Patriatama Polres Indramayu dan dipimpin langsung oleh Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K.

Rapat diikuti oleh Kabag SDM, para Pejabat Utama (PJU), serta seluruh Kapolsek jajaran Polres Indramayu. 

Fokus utama rapat adalah menindaklanjuti instruksi Kapolri mengenai swasembada pangan, yang sebelumnya mendapat apresiasi dari Presiden RI Prabowo Subianto dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-79.

“Program ini bukan sekadar simbolis, melainkan aksi nyata Polri dalam menjaga ketahanan pangan nasional, khususnya melalui optimalisasi produksi jagung,” ujar Kapolres AKBP Fajar Gemilang dalam arahannya kepada jajaran.

Dalam rapat tersebut, Kabag SDM Kompol Bekti Setiawan turut memaparkan tentang potensi dan kendala di lapangan, termasuk pemetaan lahan yang tidak dapat ditanami, serta kebutuhan alat dan sarana pertanian yang harus diusulkan ke Kementerian Pertanian melalui dinas terkait. 

Kompol Bekti juga menyampaikan pentingnya analisis cuaca dan ketersediaan air sebagai faktor kunci dalam pelaksanaan masa tanam ketiga.

“Langkah ini memerlukan kolaborasi lintas sektor dan komitmen penuh dari seluruh personel Polres,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno menjelaskan bahwa program ketahanan pangan tersebut merupakan bentuk konkret kontribusi Polri dalam menjawab tantangan nasional di sektor pertanian. 

Ia menyebut, Polres Indramayu siap menjalankan arahan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, agar setiap personel Bhabinkamtibmas mendampingi pengelolaan satu hektar lahan jagung dengan target panen 6 ton.

“Diharapkan seluruh jajaran dapat bergerak cepat, dengan target penanaman maksimal pada 25 Juli 2025 mendatang,” terang AKP Tarno.

Lanjut disampaikan AKP Tarno bahwa Polres Indramayu telah mendata lahan-lahan yang akan dikelola serta menyiapkan pengajuan kebutuhan pupuk, benih, dan alat mesin pertanian (alsintan) kepada instansi terkait.

Kasie Humas juga menyoroti arahan Kapolda Jabar yang menargetkan peningkatan signifikan hasil panen jagung di wilayah Polda Jabar.

“Kami ingin memastikan setiap upaya yang dilakukan benar-benar berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat desa,” tambah AKP Tarno.

Reporter   : Andika

Redaktur   : Rizal

Lapas Indramayu Sidak Kamar Hunian, Jaga Kondusifitas dan Cegah Gangguan Kamtib

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kembali, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu lakukan pengeledahan terhadap kamar hunian warga binaan. Jumat (18/7)

Razia pengeledahan berlangsung pada Kamis (17/7/2025), sektar pukul 14.00 WIB sampai dengan pukul 15.00 WIB. Razia pengeledahan tersebut dipimpin langsung oleh Kasi Adm Kamtib dengan didampingi KA KPLP, Kasubsi Keamanan, Kasubsi Portatib, Staf KPLP, Staf Keamanan, Staf Portatib dan anggota regu jaga.

Menurut Ka KPLP, Habibie Agusman, razia penggeledahan rutin ini dilaksanakan sesuai dan selaras dengan poin kesatu 13 Program Akselerasi dan 5 Perintah Harian Menteri Imigrasi & Pemasyarakatan.

“Pengeledahan tersebut dalam rangka Pencegahan Penanggulangan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Narkoba (P4GN), serta adanya penggunaan Handphone, Penipuan berbagai macam modus disetiap Lapas dan Rutan di Jawa Barat,”katanya.

Dalam razia penggeledahan rutin ini, petugas berhasil mengamankan beberapa benda/barang larangan berupa barang pecah belah, terminal listrik rakitan, batang besi, dan senjata tajam.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memberantas dan meminimalisir adanya barang-barang terlarang yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas,” ujarnya Habibie.

Selanjutnya, barang hasil razia penggeledahan diinventarisir dan didata untuk selanjutnya dilakukan pemusnahan.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

Pembangunan Underpass Kereta Api Jatibarang Dimulai 2026, Bupati Lucky: Harapan Masyarakat Indramayu

‎INDRAMAYU.radarinformasi.com- Perencanaan proyek peningkatan Underpass BH.421 Jatibarang resmi dimulai sebagai bagian dari program Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan melalui Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Bandung, Kamis (17/7/2025). 

‎‎Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyampaikan pembangunan underpass tersebut merupakan aspirasi lama masyarakat dan sangat dinantikan sebagai solusi terhadap kemacetan yang sering terjadi di kawasan tersebut.

‎“Ini adalah cita-cita masyarakat Indramayu sejak lama. Walaupun kondisi jalan bagus, kalau sempit tetap akan macet. Semoga peningkatan underpass ini bisa memudahkan masyarakat yang melintasi jalan sekitar Jatibarang,” ujarnya.

‎Menurut Lucky, Pemerintah Kabupaten Indramayu siap mendukung penuh proyek tersebut, baik dari segi teknis maupun anggaran darurat yang mungkin diperlukan.

‎“Apapun yang bisa Pemda lakukan untuk mendukung proyek ini, akan kami kerjakan secara maksimal. Ini adalah amanat besar bagi kami. Kita akan buat sistem yang bagus supaya jalan tidak mudah rusak akibat banjir dan faktor lainnya,” jelasnya.

‎Perwakilan dari DJKA Kemenhub, Sofyan, memaparkan proyek ini sudah diinisiasi sejak tahun 2019 oleh DPRD Kabupaten Indramayu dan mulai dirancang untuk direalisasikan pada tahun 2024 oleh Kepala Balai.

‎Proyek peningkatan Underpass BH.421 Jatibarang ini memiliki beberapa tujuan utama, yaitu untuk memperlancar arus lalu lintas kendaraan, mengurangi risiko banjir, serta mencegah kecelakaan lalu lintas maupun perjalanan kereta api.

‎‎Lokasi pembangunan berada di jalur dari Stasiun Jatibarang menuju Stasiun Telagasari. Lahan yang terdampak secara langsung sebagian besar berada di sisi arah Indramayu, termasuk beberapa rumah dan toko yang bagian halaman atau tempat parkirnya terkena pembangunan.

‎Untuk memperlancar proses pengerjaan, dibutuhkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Indramayu, terutama dalam hal pembebasan lahan untuk frontage, operasional dan perawatan jalan underpass BH.421, serta pengoperasian rumah pompa pasca-konstruksi. Selain itu, dibutuhkan juga rekayasa lalu lintas selama konstruksi berlangsung, termasuk penutupan jalan sementara dan pengalihan jalur kendaraan.

‎Targetnya, proses pembebasan lahan dapat diselesaikan pada Januari 2026, agar konstruksi dapat dimulai pada Februari 2026. Durasi pelaksanaan pembangunan ditargetkan berlangsung selama 10 bulan.

‎Sementara itu Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Bandung, Endang Setiawan menyampaikan, karena status jalan merupakan jalan provinsi, maka pelaksanaan proyek akan disesuaikan dengan kewenangan yang berlaku. Ia juga menekankan pentingnya dukungan sosial dari masyarakat serta penyediaan jalur alternatif selama masa pembangunan.

‎“Kami mohon dukungan penuh, mengingat potensi konflik sosial cukup tinggi akibat penutupan jalan. Maka diperlukan jalan pengganti sementara agar aktivitas warga tetap berjalan lancar,” ujarnya.

‎‎Ia menambahkan, pihaknya berharap diberikan kewenangan dan kepercayaan untuk menjalankan pembangunan ini secara maksimal. Rencana kegiatan disebut sudah final dan tidak akan mengalami perubahan besar. Diharapkan, proyek ini dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat Jawa Barat, khususnya Kabupaten Indramayu. 

Reporter   : Andika

Redaktur   : Rizal

‎

Cegah Krisis Air, BNPB Bangun Sumur Bor di Indramayu

‎

‎INDRAMAYU.radarinformasi.com- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI bersama Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) meresmikan sumur bor sebagai sumber air bersih di Desa Jaya Mulya, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Kamis (17/8/2025). 

‎Kegiatan ini merupakan bagian dari program penanggulangan kekeringan dan penyediaan air bersih bagi masyarakat yang berada di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.

‎Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat Indramayu, khususnya dalam penyediaan sumber air bersih. Ini adalah salah satu keluhan utama masyarakat Indramayu. 

‎Bupati Lucky menambahkan, Kabupaten Indramayu merupakan daerah dengan risiko bencana hidrometeorologi yang cukup tinggi. Kalau musim hujan bisa banjir, kalau kemarau bisa kekeringan. Dengan kemampuan yang terbatas, Pemkab tetap berupaya maksimal dan adanya bantuan dari pemerintah pusat sangat disyukuri. 

‎‎Selain itu, Bupati Lucky juga menyebutkan, Indramayu memiliki capaian indeks kualitas daerah (IKD) tertinggi se-Jawa Barat sebagai wujud keseriusan pemerintah daerah dalam pembangunan lintas sektor, termasuk penanggulangan bencana.

‎Sementara itu, Komandan Pusterad Letjen TNI M. Syafei Kasno menjelaskan, program pengeboran air bersih ini sudah berjalan selama kurang lebih tiga tahun.

‎“Program ini adalah hasil kerja sama antara BNPB dan Pusterad. Pelaksanaan di lapangan dilakukan oleh TNI AD. Hingga saat ini sudah ada delapan titik sumur bor di Indramayu. Seluruh air yang dihasilkan telah diuji laboratorium dan layak konsumsi,” jelasnya.

‎M. Syafei berharap masyarakat turut menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

‎Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNPB RI Letjen TNI Dr. Suharyanto menyebutkan, selama tahun 2024 terjadi sekitar 3.600 bencana, dan sampai Juli 2025 tercatat 1.900 bencana. Indonesia mengalami sekitar 20 kejadian bencana setiap hari. Semua jenis bencana di dunia ada di Indonesia. 

‎Meski demikian, Suharyanto menyampaikan, Indramayu relatif aman karena tidak pernah mengalami bencana besar yang menyebabkan status darurat. Kalau kekeringan terjadi, BNPB siap turun tangan, termasuk dengan hujan buatan. Hal ini adalah upaya nyata untuk membantu petani dan masyarakat.

‎Suharyanto berharap pembangunan sumur bor ini menjadi langkah awal yang baik dalam penguatan ketahanan masyarakat menghadapi kekeringan. Dan langkah ini menjadi awal yang baik. Tidak menunggu krisis air datang, tetapi sudah siapkan sumur air bersih. 

‎”Mari kita sadari kalau Indonesia rawan bencana. Kita harus bersatu dan bersiap,” tutupnya. 

Reporter   : Andika

Redaktur   : Rizal