Kobarkan Semangat Kepahlawanan, Rutan Kelas IIB Tarutung Gelar Upacara Hari Pahlawan

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Dengan mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tarutung menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 dengan khidmat di halaman Rutan Tarutung, Senin (10/11). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pejabat struktural, staf, dan warga binaan pemasyarakatan.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kasubsi Pelayanan Tahanan, Jonias B. Pakpahan memimpin jalannya kegiatan serta membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf yang mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk meneladani semangat perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan kemerdekaan.

Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa perjuangan di masa kini tidak lagi dilakukan dengan mengangkat senjata, melainkan dengan mengisi kemerdekaan melalui kerja keras, kejujuran, dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Semangat kepahlawanan hendaknya menjadi inspirasi bagi kita semua dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Inspektur Upacara saat membacakan amanat tersebut.

Upacara berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh rasa hormat, diakhiri dengan doa bersama untuk para pahlawan yang telah gugur demi kemerdekaan Indonesia.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Yudi Suseno menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemasyarakatan atas pelaksanaan upacara Hari Pahlawan.

“Peringatan Hari Pahlawan bukan hanya seremonial, tetapi momentum untuk menanamkan nilai kejuangan dan nasionalisme di lingkungan kerja. Jadikan semangat para pahlawan sebagai motivasi untuk terus berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa,” ungkapnya.

Menutup kegiatan, Inspektur Upacara juga memberikan pesan reflektif kepada seluruh pegawai dan warga binaan.

“Mari kita jadikan semangat perjuangan para pahlawan sebagai cermin dalam kehidupan sehari-hari. Bagi para petugas, jadikan ini sebagai dorongan untuk bekerja dengan integritas dan dedikasi. Sementara bagi warga binaan, jadikan momen ini sebagai motivasi untuk memperbaiki diri dan berkontribusi positif ketika kembali ke tengah masyarakat,” tuturnya.

Melalui momentum Hari Pahlawan ini, Rutan Tarutung berkomitmen untuk terus menumbuhkan semangat nasionalisme, memperkuat nilai pengabdian, serta menanamkan rasa cinta tanah air di lingkungan pemasyarakatan.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Bupati Taput Lantik Kepala Desa Antar Waktu Desa Sitolu Ompu, Ajak Masyarakat Bersatu Membangun Desa

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si. melantik Kepala Desa Antar Waktu Desa Sitolu Ompu, Kecamatan Pahae Jae, atas nama Linca Sitompul yang disaksikan oleh Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M. Eng, perwakilan Forkopimda Taput, Anggota DPRD Taput, Ketua TP PKK Kabupaten Taput Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, Staf Ahli Bupati, Asisten Pemerintahan dan Kesra, para pimpinan perangkat daerah, Forkopimca Pahae Jae, TP PKK Kecamatan dan Desa Sitolu Ompu. Jumat, (07/11/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Jonius Taripar Hutabarat menyampaikan ucapan selamat kepada Kepala Desa yang baru dilantik, sekaligus mengajak seluruh masyarakat Desa Sitolu Ompu untuk menghormati hasil proses pemilihan dan mendukung kepemimpinan yang baru.
“Apapun hasilnya, mari kita hormati bersama. Kepala desa yang terpilih adalah pilihan bersama. Sekarang waktunya bersatu untuk menerima dan bersama membangun bona pasogit yang kita cintai,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan bahwa Kepala Desa memegang tanggung jawab besar dalam memimpin dan melayani masyarakat. Ia mengingatkan agar Kepala Desa dapat bekerja sama dengan perangkatnya untuk meningkatkan pelayanan publik di desa.

“Kepala desa harus belajar dari pendahulunya. Kalau ada hal baik, tirulah. Rangkul juga warga yang sebelumnya tidak memilih, agar tercipta keselarasan dan kekompakan. Saya juga berharap gunakan dana desa dengan hati-hati, transparan dan akuntabel. Ikuti mekanisme dan regulasi yang berlaku, jangan mudah terpengaruh kana hal hala yang dapat mrugikan diri sendiri,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menyoroti pentingnya komunikasi yang baik antara Kepala Desa dan Camat untuk memastikan sinergi dalam pembangunan. Ia juga menyinggung kondisi infrastruktur di Kecamatan Pahae Jae yang masih memerlukan perhatian, khususnya perbaikan jalan dan pemanfaatan potensi pertanian. “Hijaunya tanaman di sini menunjukkan potensi besar. Namun kita juga harus memperhatikan akses jalan agar ekonomi masyarakat bisa tumbuh. Harapan kita, jalan di desa-desa ini bisa semakin mulus,” ujar Bupati.

Bupati juga menyoroti persoalan ketidaktepatan sasaran dalam penyaluran berbagai bentuk bantuan sosial di desa. Ia menegaskan bahwa bantuan harus diberikan kepada warga yang benar-benar membutuhkan. “Masalah terbesar yang sering kita hadapi adalah bantuan yang tidak tepat sasaran. Kepala desa harus memastikan penerima bantuan adalah masyarakat yang paling membutuhkan. Ini tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.

Selain itu, Bupati mendorong agar perangkat desa memberi ruang bagi generasi muda untuk terlibat dalam pemerintahan desa. “Coba rekrut anak-anak muda yang bisa mengikuti perkembangan zaman, yang mampu mengakses dan menggunakan teknologi. Ini penting agar pelayanan di desa menjadi lebih modern dan efisien,” pesannya.

Bupati juga mengingatkan agar masyarakat terus berkolaborasi dengan pemerintah desa dan pemerintah kabupaten dalam semangat kebersamaan.

Acara pelantikan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kepada kelompok tani, berupa 3 unit handsprayer, 20 bungkus bibit padi, serta 2.500 ekor bibit ikan untuk kelompok perikanan. Selain itu, diberikan juga bantuan untuk karang taruna, bantuan susu untuk lansia, ibu hamil dan keluarga rentan stunting. Pada kunjungan Bupati ini, dilakukan pula pemeriksaan kesehatan gratis bagi para lansia.

Reporter   : RH
Redaktur  : Rizal

‎Bupati Taput Resmikan SPPG Marsiurupan, Kualitas Gizi dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal Jadi Prioritas Utama

‎
TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., bersama Ketua TP PKK Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Marsiurupan di Desa Hutabarat, Kecamatan Pahae Julu, Jumat (7/11/2025).

Turut hadir Anggota DPRD Tapanuli Utara Oki Sibarani, Asisten Pemerintahan dan Kesra Bahal Simanjuntak serta sejumlah pimpinan perangkat daerah lainnya. Peresmian ini menandai bertambahnya jumlah SPPG di Kabupaten Tapanuli Utara menjadi 21 unit yang beroperasi sebagai dapur sentral Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah.

Dalam sambutannya, Bupati JTP Hutabarat menegaskan bahwa pelaksanaan program MBG melalui SPPG merupakan bagian dari komitmen daerah dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

“Kehadiran SPPG ‘Marsiurupan’ ini adalah wujud nyata kolaborasi kita untuk mewujudkan Asta Cita Presiden. Yang kita utamakan adalah kualitas makanan bergizi, bukan sekadar kuantitas. Asupan gizi siswa harus terpenuhi dengan baik untuk menciptakan Generasi Emas 2045,” ujar Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Bisukma, selaku mitra SPPG yang diwakili oleh Jufri Sitompul, SH, atas komitmennya dalam mendukung program pemerintah. Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan pelayanan gizi yang berkualitas dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Bupati JTP Hutabarat memberikan arahan tegas agar pengelolaan SPPG ‘Marsiurupan’ mengedepankan pemanfaatan potensi dan bahan pangan lokal. “Saya titip pesan kepada SPPG ‘Marsiurupan’, manfaatkan dana yang akan berputar sekitar Rp 30 juta per hari ini untuk membeli hasil pertanian dan bahan pangan dari masyarakat sekitar. Tidak perlu belanja dari luar Pahae. Berdayakan petani, koperasi desa dan pelaku UMKM setempat agar ekonomi lokal ikut tumbuh,” pesan Bupati.

Menurut Bupati, keberadaan SPPG harus memberikan dua dampak utama, yaitu pemenuhan gizi anak-anak serta penguatan ekonomi masyarakat sekitar. Dengan perputaran dana harian yang cukup besar, program ini diharapkan menimbulkan efek berganda (multiplier effect) bagi sektor pertanian, peternakan dan perdagangan di Kecamatan Pahae Julu dan sekitarnya.

Selain menyoroti aspek ekonomi, Bupati juga menekankan pentingnya kebersihan dan higienitas dapur serta makanan. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus untuk membantu dan menelaah aspek higienitas di seluruh SPPG. “Saya titip pesan kepada semua yang bekerja di sini: jaga kebersihan dan lakukan yang terbaik, karena penerima manfaat adalah masyarakat kita sendiri. Satgas hadir untuk membantu memastikan standar higienitas terpenuhi, bukan untuk menghalangi,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menargetkan 100 persen penerima manfaat MBG di seluruh wilayah dapat terlayani pada tahun 2025. SPPG ‘Marsiurupan’ diharapkan menjadi pioneer dan ‘role model’ bagi SPPG lainnya. Ke depan, sasaran program akan diperluas tidak hanya bagi anak sekolah, tetapi juga anak baru lahir, ibu hamil dan kelompok rentan gizi lainnya.

Reporter   : RH
Redaktur  : Rizal

Indramayu Tegaskan Komitmen Bebas TBC Lewat Kick Off TOSS 2025

INDRAMAYU.radarinformasi.com
Pemerintah Kabupaten Indramayu menunjukkan keseriusannya dalam menekan angka penyebaran Tuberkulosis (TBC) dengan menggelar Kick Off Kampanye Temukan, Obati, Sampai Sembuh (TOSS) TBC 2025, di kawasan Car Free Day Alun-Alun Indramayu,” Minggu, (09/11/2025).

Kegiatan tersebut menjadi tonggak awal sinergi lintas sektor menuju target nasional Indonesia Bebas TBC 2030. Hadir dalam acara ini jajaran Forkopimda, pejabat daerah, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat umum yang turut menyatakan dukungan terhadap gerakan eliminasi TBC.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, dr. Wawan Ridwan, menegaskan pentingnya kerja sama semua pihak dalam memerangi penyakit menular ini.

“TBC masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat. Kuncinya ada pada deteksi dini, pengobatan tuntas, dan pendampingan hingga pasien benar-benar sembuh,” ujar dr. Wawan.

Ia menambahkan, Dinas Kesehatan terus memperkuat layanan TBC di seluruh puskesmas dan rumah sakit, termasuk peningkatan kompetensi tenaga medis serta pemanfaatan teknologi digital untuk memantau kepatuhan pengobatan pasien.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan hingga 7 November 2025, tercatat 5.306 kasus TBC di Indramayu, dengan 4.532 pasien telah menjalani pengobatan.

Selain kampanye utama, rangkaian acara juga diisi dengan senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, pengobatan bagi penderita TBC, serta talkshow edukatif yang mengajak masyarakat memahami pentingnya pencegahan dan pengobatan TBC secara tuntas.

Melalui Kick Off TOSS TBC ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu meneguhkan tekad membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan bebas penyakit menular, sejalan dengan visi Indramayu Reang.

(Andika/Sbr/Diskom).

LPQQ Dorong Indramayu Bebas Buta Aksara Al-Qur’an: Wujudkan Generasi Qurani

‎INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Semangat religius dalam visi pembangunan Indramayu kini tidak sekadar menjadi slogan. Pemerintah daerah bersama berbagai lembaga terus menghadirkan program nyata yang memperkuat nilai spiritual masyarakat, salah satunya melalui gerakan Indramayu Mengaji.

Langkah konkret terlihat dalam Gerakan Nasional Penuntasan Buta Aksara Al-Qur’an, yang digelar lewat Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional LPQQ Indonesia bagi para guru pendidikan dasar, menengah, dan guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Kegiatan ini berlangsung di Aula Embarkasi Haji Indramayu, Sabtu (8/11/2025).

Sebelumnya, DPD LPQQ Indramayu telah menggelar Training of Trainer (TOT) pada 23 Agustus 2025 di Masjid Agung Indramayu dengan 514 peserta. Kini, 915 guru dari berbagai daerah di Indonesia turut ambil bagian. Materi utama disampaikan langsung oleh Ketua Umum LPQQ Indonesia, KH. Mahbub Sholeh Zarkasyi.

Didirikan sebagai wadah pemberantasan buta aksara Al-Qur’an, LPQQ Indonesia menjalankan pembelajaran melalui Kelompok Belajar Membaca Al-Qur’an (KBMA). Di Indramayu sendiri, tercatat hampir 200 KBMA tersebar di sekolah-sekolah dan majelis taklim.

KH. Mahbub Sholeh Zarkasyi menegaskan bahwa LPQQ hadir membangun gerakan kolaboratif untuk membebaskan generasi muda dari buta huruf Al-Qur’an.

“Mari kita berjihad melawan kebodohan terhadap Al-Qur’an. Indonesia tak akan benar-benar maju jika generasinya tidak mampu membaca kitab sucinya,” tegasnya.

Data Kementerian Agama RI menunjukkan bahwa 72,25 persen penduduk Indonesia belum mampu membaca Al-Qur’an. Melihat kondisi itu, Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) berkomitmen mendukung LPQQ dengan menyalurkan 1.000 mushaf untuk peserta Bimtek dan menargetkan 15.000 mushaf tambahan bagi masyarakat Indramayu pada tahun 2026.

Kepala Disdikbud Indramayu, H. Caridin, mewakili Bupati Indramayu, menyampaikan apresiasi terhadap LPQQ yang dianggap sebagai pilot project penting dalam mendukung visi Indramayu REANG. Ia menilai, peran pendidik sangat vital dalam menanamkan kecerdasan spiritual generasi muda.

Dari Biro Kesra Provinsi Jawa Barat, Rahmat juga berharap gerakan ini mampu mencapai targetnya. Menurutnya, pembelajaran membaca Al-Qur’an perlu pendekatan di luar kurikulum formal agar lebih efektif bagi peserta didik.

Sementara itu, Asep Sukma Yadi dari Direktorat SMA, Ditjen PAUD, Dikdasmen Kemendikbudristek, menilai gerakan LPQQ sejalan dengan prioritas nasional dalam memperkuat karakter, meningkatkan mutu pembelajaran, dan memperluas digitalisasi sekolah.

“Kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga kuat secara spiritual. Literasi Al-Qur’an adalah fondasi penting menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Kegiatan Bimtek akhirnya dibuka secara resmi, menandai komitmen berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk mendukung LPQQ dalam misi besar menuntaskan buta aksara Al-Qur’an dan mewujudkan masyarakat Qurani di Bumi Wiralodra.

(Andika/Sbr/Diskom).

Indramayu Canangkan “Kota Wakaf”, Bupati Lucky Hakim Dorong Kemandirian Umat

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Pemerintah Kabupaten Indramayu resmi meluncurkan Kick Off Program Kota Wakaf, sebuah inisiatif perdana yang menandai komitmen daerah ini dalam memperkuat visi Indramayu REANG Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong. Program tersebut menjadi langkah konkret dalam pemberdayaan masyarakat melalui optimalisasi potensi zakat dan wakaf.

Mengusung tema “Gerakan Wakaf Uang Menuju Indramayu REANG”, program ini tidak sekadar mengajak umat beramal, melainkan menempatkan wakaf sebagai strategi pembangunan berkelanjutan di sektor pendidikan, kesehatan, sosial, serta ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak yang telah berkolaborasi dalam mewujudkan program tersebut.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, instansi pemerintah, dan lembaga keagamaan untuk bersatu membangun kesuksesan program Kota Wakaf. Semoga langkah ini membawa manfaat luas dan menjadi inspirasi bagi daerah lain,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghofur, menegaskan bahwa inisiatif Kota Wakaf bukanlah proyek yang bersumber dari APBD, melainkan gerakan kemandirian umat. Tujuannya ialah memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan aset wakaf yang produktif.

Prof. Waryono memaparkan bahwa pada tahun 2025, Indramayu telah memiliki 2.281 titik wakaf dengan total luas 3,14 juta meter persegi, serta 73 bidang wakaf baru seluas 163.656 meter persegi. Angka tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya berwakaf.

Ia menambahkan, kini aset wakaf tidak lagi terbatas pada tanah atau bangunan ibadah, tetapi juga dapat berupa lahan produktif seperti kebun atau rumah yang dikelola secara profesional dan transparan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Prof. Waryono juga mendorong BAZNAS Indramayu bersama lembaga amil zakat lainnya untuk menjadi penggerak utama integrasi zakat dan wakaf, sehingga penyalurannya tepat sasaran.

“Salah satu wujudnya adalah pemberdayaan keluarga berbasis zakat dan wakaf yang dikelola KUA. Dengan pendekatan ekonomi umat, keluarga di Indramayu diharapkan semakin kuat dan mandiri—sejalan dengan semangat ekonomi kerakyatan,” jelasnya.

Dukungan juga datang dari Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Dudu Rohman, yang menilai program ini sejalan dengan kebijakan nasional untuk memaksimalkan peran wakaf sebagai instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat secara kolaboratif dan berkelanjutan.

“Indramayu kini memiliki identitas baru sebagai Kota Wakaf. Di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim, gerakan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat komitmen terhadap zakat dan wakaf untuk kemaslahatan umat,” ujarnya.

Acara pencanangan ditutup dengan lelang amal zakat digital, penyerahan dana inkubasi wakaf produktif senilai Rp150 juta, santunan bagi anak yatim dan dhuafa, serta penyerahan 25 sertifikat tanah wakaf sebagai simbol dimulainya gerakan besar menuju kemandirian umat di Indramayu.

(Andika/Sbr/Diskom).

Bupati Taput Hadiri Wisuda IAKN Tarutung, Tegaskan Komitmen Pemerintah Daerah dalam Pengembangan SDM Unggul

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Hutabarat, S.Si., M.Si, bersama Wakil Bupati Dr. Deni Lumbantoruan, M.Eng menghadiri secara langsung prosesi Wisuda XI Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung yang digelar di Auditorium Kampus II Sipoholon Jumat, (7/11/2025).

Wisuda tahun ini mengangkat tema “Berkarya dengan Keunggulan, Melayani dengan Kejujuran”, sejalan dengan semangat IAKN Tarutung dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga berintegritas dalam pelayanan masyarakat. Sebanyak 374 wisudawan resmi dilantik, terdiri dari 343 lulusan program Sarjana, 56 Magister, dan 5 Doktor.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika IAKN Tarutung atas kontribusinya dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter. Ia menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendorong inovasi, peningkatan kualitas pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara memberikan dukungan penuh terhadap lembaga pendidikan tinggi seperti IAKN Tarutung, yang telah menjadi mitra strategis dalam membangun karakter dan kompetensi generasi muda. Kami berharap para wisudawan dapat menjadi teladan dalam berkarya dan melayani masyarakat dengan kejujuran,” ujar Bupati.

Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan meriah, diawali dengan ibadah pembuka, laporan panitia, serta pembukaan Sidang Senat Terbuka.

Acara ini turut diwarnai dengan orasi ilmiah dari Bupati Dairi Ir. Vicner Sinaga, MM, serta pidato wisuda dari Rektor IAKN Tarutung Prof. Dr. Ir. Albiner Siagian, M.Si, yang memberikan refleksi mendalam tentang peran pendidikan tinggi dalam membentuk karakter dan daya saing bangsa.

Sejumlah tokoh penting dari berbagai instansi juga hadir dalam acara ini, termasuk Wakil Bupati Toba Audi Murphy Sitorus, S.H., M.Si., Kajari Taput, Dandim 0210/TU, Asisten Administrasi dan Umum. Setdakab Taput, Direktur Universitas Terbuka Taput, Ketua Sekolah Tinggi Bibelvoud Laguboti serta para pemimpin gerejawi dan akademisi. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap misi pendidikan dan pelayanan yang diemban oleh IAKN Tarutung.

Reporter   : RH
Redaktur  : Rizal

Proyek Rehabilitasi Irigasi di Megamendung Ditargetkan Rampung Sebelum Pergantian Tahun

BOGOR.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah melaksanakan proyek rehabilitasi fungsi jaringan irigasi D.I Coblong di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Berdasarkan papan proyek di lokasi, kegiatan ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp307.500.000 (tiga ratus tujuh juta lima ratus ribu rupiah) dengan masa pelaksanaan 75 hari kalender. Proyek dikerjakan oleh CV Pandawa Panca Perkasa sebagai penyedia jasa, sementara PT Arenco Binatama bertugas sebagai konsultan pengawas. Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) tercatat dengan nomor 600.1.4.2/C-035.R/RHB-FJI/SPMK/DPUPR, tertanggal 17 Oktober 2025.

Saat dikonfirmasi di lokasi, Dul selaku mandor proyek mengatakan bahwa pekerjaan sudah mulai berjalan sejak 2 minggu lalu.

“Pengerjaan masih berjalan, fokus pada pembersihan dan penggalian saluran, lalu pemasangan turab. Targetnya selesai tepat waktu sesuai kontrak, sebelum pergantian tahun,” ujar Dul kepada awak media di lapangan.

Dul juga memastikan bahwa pihaknya berupaya menjaga kualitas pekerjaan agar sesuai dengan spesifikasi teknis. “Kita kerjakan sesuai gambar dan arahan konsultan. Kalau cuaca mendukung, InsyaAllah bisa cepat selesai,” tambahnya.

Proyek ini diharapkan dapat memperbaiki aliran irigasi di wilayah Megamendung untuk mendukung aktivitas pertanian masyarakat setempat.

Meski demikian, pengawasan dan transparansi pelaksanaan tetap menjadi sorotan publik agar proyek bernilai ratusan juta rupiah ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi warga.

Reporter : Rizal

Pemkab Taput Gelar Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Negeri Taput

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran, S.Si., M.Si dan Ketua TP PKK Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat didampingi Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, S.T., M.Eng., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta tokoh masyarakat  menghadiri Acara Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tapanuli Utara dari Donny K. Ritonga, S.H., M.H., kepada Dedy Frits Rajagukguk, S.H., M.H., yang dilaksanakan di Gedung Sopo Partungkoan Tarutung Kamis, (6/11 2025).

Dalam sambutannya, Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Kajari sebelumnya Donny K. Ritonga atas dedikasi dan sinergi yang telah terjalin baik selama bertugas di Kabupaten Tapanuli Utara.

“Perjalanan dua tahun lebih bersama Pak Donny adalah waktu yang berharga. Kami banyak berdiskusi dan menerima saran-saran yang konstruktif. Saya merasakan langsung bagaimana kehadiran Kejaksaan Negeri Tarutung memberikan dukungan nyata terhadap upaya pembangunan dan tata kelola pemerintahan di bona pasogit ini,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi Donny K. Ritonga yang kini dipercaya menjabat sebagai Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) di Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung.

“Semoga amanah baru menjadi kebanggaan dan membawa berkat bagi keluarga. Kami percaya sinergi dan semangat pengabdian yang telah Bapak tunjukkan di Taput akan terus berlanjut di tempat tugas yang baru,” ungkapnya.

Kepada Kajari yang baru, Dedy Frits Rajagukguk, Bupati menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas di tanah kelahiran.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat, kami mengucapkan selamat datang di bona pasogit. Kami tahu ini adalah doa dan harapan yang telah lama Bapak nantikan, untuk dapat mengabdi di kampung halaman sendiri. Semoga kehadiran Bapak menjadi berkat dan membawa semangat baru bagi kemajuan Kabupaten Tapanuli Utara,” tutur Bupati.

Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara untuk terus memperkuat sinergi dan koordinasi dengan seluruh unsur Forkopimda, termasuk Kejaksaan Negeri, dalam mewujudkan visi Tapanuli Utara yang Maju, Berbudaya dan Berkelanjutan.

“Kami mohon dukungan agar bersama-sama membawa Kabupaten Tapanuli Utara ke jalan yang benar, demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bona pasogit tercinta,” tutup Bupati.

Dalam kesempatan yang sama, Kajari lama Donny K. Ritonga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara atas dukungan dan kerja sama selama masa jabatannya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati yang telah menghibahkan lahan pemerintah daerah untuk pembangunan kantor baru Kejaksaan Negeri Taput.

Sementara itu, Kajari baru Dedy Frits Rajagukguk menyampaikan rasa bangga dan syukur dapat bertugas di tanah kelahirannya. Ia berkomitmen untuk melanjutkan program dan kerja sama yang telah dibangun, serta memperkuat sinergi dengan Pemkab Taput dan seluruh elemen masyarakat.

Reporter   : RH
Redaktur  : Rizal

Gedong Gincu Indramayu Tampil di Hotel Borobudur, Siap Menembus Pasar Internasional

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Keistimewaan mangga Gedong Gincu asal Indramayu kembali mencuri perhatian. Dengan aroma harum, rasa manis yang khas, serta warna kulitnya yang menggoda, buah unggulan ini terus menjadi ikon kebanggaan daerah.

Kamis (6/11/2025), Gedong Gincu tampil istimewa di Festival Mangga Indramayu yang digelar di Hotel Borobudur Jakarta. Kehadirannya merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Indramayu dan pihak Hotel Borobudur, sebuah inisiatif yang diprakarsai langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim.

Dalam keterangannya kepada media, Lucky menegaskan bahwa Gedong Gincu adalah produk unggulan daerah yang kini saatnya dikenal lebih luas, bahkan hingga ke mancanegara.

“Gedong Gincu Indramayu ini istimewa. Sudah waktunya dunia tahu dan menikmati kelezatannya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemilihan Hotel Borobudur bukan tanpa alasan. Selain menjadi tempat strategis yang banyak dikunjungi tokoh penting dan wisatawan internasional, pihak hotel juga memberikan dukungan penuh tanpa biaya.

“Kami ingin mangga Indramayu makin dikenal di pasar global. Kalau permintaan meningkat, petani pun akan semakin sejahtera,” tambahnya.

Selain promosi buah unggulan, Lucky juga menekankan pentingnya memperkenalkan Indramayu sebagai kawasan industri potensial.

“Kami telah menyiapkan lahan industri seluas 14.000 hektare. Ini peluang besar bagi para investor,” ungkapnya sambil mengajak dunia usaha untuk berinvestasi di Indramayu yang terkenal dengan proses perizinannya yang mudah.

Sementara itu, General Manager Hotel Borobudur, Anggie Ayungtyas, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Program Discovery, sebuah inisiatif hotel untuk menampilkan potensi terbaik daerah-daerah di Indonesia.

“Program Discovery kami hadirkan agar para tamu bisa menikmati kekayaan kuliner, budaya, dan kreativitas dari berbagai wilayah di tanah air,” katanya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, mulai 6 hingga 20 November, seluruh restoran di Hotel Borobudur akan menyajikan berbagai menu berbahan dasar mangga Gedong Gincu — sebuah pengalaman kuliner tropis yang menggugah selera.

(Andika/Smr/Diskom).