Peringati Hari Kesadaran Nasional, Bupati Muna Barat gelar Apel Gabungan

Peringati Hari Kesadaran Nasional, Bupati Muna Barat gelar Apel Gabungan

MUNABARAT.radar.informasi.com- Pemerintah Kabupaten Muna Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara, diawal hari kerja pasca hari Raya Idul Fitri,1442/Hijriah, melaksanakan kegiatan upacara Apel gabungan Hari kesadaran Nasional, dilapangan Sekertariat Daerah Muna Barat, yang dipimpin langsung oleh Drs. Achmad Lamani,M.Pd. selaku Bupati Muna Barat, Senin (17/05/21).

Dalam sambutannya Drs. Achmad Lamani,M.Pd. menyampaikan, “Pada momentum Hari Raya Idul Fitri kali ini saya mengajak kepada semua untuk saling bermaaf – maafan satu sama lain, karena kita sebagai manusia tak luput dari salah juga hilaf”.

Masih lanjutnya, “Saya sebagai Kepala Daerah, tentunya tak luput salah juga khilaf, untuk itu dengan segala kerendahan hati saya mewakili keluarga, mengucapkan Minal Aidin Walfaidzin, mohon maaf lahir dan batin,
upacara Hari Kesadaran Nasional merupakan upaya untuk terus mengunggah kesadaran kita akan pentingnya menata kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat, dalam mengemban tugas sehari – hari, serta sebagai wahana membina dan memperkokoh kebersamaan, kekompakan serta persatuan dan kesatuan”.

“Di hari pertama masuk kerja setelah Lebaran ini, sesuai himbauan Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah, agar dilakukan pemantauan, untuk memastikan bahwa ASN telah mematuhi anjuran untuk tidak mudik pada saat Idul Fitri, guna mencegah wabah Covid 19, yang sampai hari ini terus mewabah, juga saya tegaskan kepada semua Kepala OPD untuk segera memberikan laporan secara tertulis kepada Bupati melalui Sekda tentang kehadiran ASN pada lingkup kerja masing – masing”, tuturnya.

“Terkhusus kehadiran ASN sebelum dan setelah pelaksanaan cuti bersama Idul Fitri,1442.Hijriah/2021Masehi ini di laporkan secara berjenjang oleh Pemerintah Daerah, kepada Pemerintah Provinsi lalu kepada Pemerintah Pusat, saya berharap laporan yang akan disampaikan oleh masing – masing Kepala OPD menunjukan bahwa para ASN yang ada di Kabupaten Muna Barat, tidak ada yang mudik pada saat lebaran idul Fitri 1442 Hijriah/2021 Masehi, terkecuali ASN yang diberikan tugas untuk kepentingan penyelenggaraan Pemerintah Daerah”, pungkasnya.

Reporter : Laode Abubakar

Redaktur : Dewi Pelangi

Sekda Indramayu Lakukan Sidak ke setiap Perkantoran Pasca Libur dan Cuti Lebaran

Sekda Indramayu Lakukan Sidak ke setiap Perkantoran Pasca Libur dan Cuti Lebaran

INDRAMAYU.radar.informasi.com – Pasca libur dan cuti bersama Hari Raya Idul fitri 1442 hijriah, aktivitas perkantoran kembali normal. Untuk memastikan kehadiran para pegawai dan berjalannya pelayanan kepada masyarakat, Sekretaris Daerah Indramayu Rinto Waluyo langsung melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) keberbagai kantor perangkat daerah di lingkungan Pemkab Indramayu, Senin (17/05/2021).

Sidak diawali dari Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang beralamat di Jalan R.A. Kartini. Di tempat ini, Sekda langsung mengecek kehadiran dan kesiapan petugas pelayanan yang ada di bagian front office. Di DPMPTSP semua pegawainya hadir dan siap bekerja untuk melayani masyarakat. Namun ketika pelayanan sudah dibuka belum ada masyarakat yang datang di tempat tersebut.

Sidak dilanjutkan di Kantor Kecamatan Indramayu yang berada di Jalan Yos Sudarso, di tempat ini ditemukan masyarakat yang tengah mengurus berbagai keperluan namun petugas yang melayani tengah berada di ruang lain. Sekda juga menemukan berbagai ruangan yang terkunci, namun setelah ditelusuri para pegawai tengah melakukan briefing dengan camat.

Berikutnya, sidak dilakukan di Kantor Disdukcapil, di tempat ini puluhan orang tengah mengantri untuk mendapatkan pelayanan adminduk dari para petugas. Kepada Kadisdukcapil, Sekda juga memerintahkan untuk segera mengoperasikan Alat Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) yang bisa digunakan oleh masyarakat untuk mencetak berbagai dokumen kependudukan secara mandiri.

Dinas Kesehatan menjadi perangkat daerah berikutnya yang disidak, di tempat ini Sekda langsung memonitoring ruangan pelayanan rujukan Si Irma Ayu yaitu rujukan untuk ibu yang akan melahirkan di rumah sakit.

Kemudian Sidak diakhiri di Kecamatan Sindang, di tempat ini Sekda mendapatkan laporan kurangnya pegawai kecamatan yang disebabkan banyak yang telah pensiun. Kemudian juga banyak bagian kantor yang kondisinya parah dan harus segera dilakukan perbaikan.

“Alhamdulilah secara umum para pegawai sudah masuk kerja, dan mereka sudah memberikan pelayanan kepada publik. Ada beberapa pegawai yang tidak masuk karena sakit yg dibuktikan dengan surat keterangan sakit dari dokternya,” tegas Rinto Waluyo.

Pada sidak tersebut ikut mendampingi Sekretaris Daerah yaitu Plt. Inspektur Jajang Sudrajat, Kepala BKPSDM Wahidin, dan Kepala Diskominfo Aan Hendrajana.

Sementara itu, di tempat terpisah, Tim Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Indramayu beserta Inspektorat Kabupaten Indramayu juga melakukan sidak ke berbagai perangkat daerah lainnya yang tersebar di wilayah Indramayu. Dalam pantauan Diskominfo, kehadiran ASN di lingkungan Kabupaten Indramayu cukup bagus, tingkat kehadirannya mendekati 100 persen.

Reporter      : Selamet Hidayat
Redaktur     :  Dewi Pelangi

Duka Mendalam Hinggapi Keluarga dan Masyarakat Muna setelah Kepergian dr.LM. H.Baharuddin, M.Kes

Duka Mendalam Hinggapi Keluarga dan Masyarakat Muna setelah Kepergian dr.LM. H.Baharuddin, M.Kes

MUNA.radar.informasi.com – Ribuan Masyarakat menyambut dengan haru kedatangan jenazah mantan Bupati, dr.LM.H.Baharuddin,M.Kes yang tiba di rumah duka pada Jum’at (14/05/21) pukul 14.21WITA, jenazah akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Laende, Jum,at sore, (14/05/21).

Sebelum pemberangkatan jenazah terlebih dahulu dimandikan, setelah itu dilakukan upacara penyerahan jenasah kepada Pemda Muna, yang dipimpin langsung oleh H. Saleh SH, sebagai saudara almarhum dr.LM.H. Baharuddin.M.Kes, kemudian dilanjut dengan upacara pelepasan jenasah yang dipimpin oleh LM.Rusman Emba. ST. selaku Bupati Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Almarhum dr.LM.H.Baharuddin. M.Kes lahir pada 10 Juli 1957, merupakan anak ke-11dari pasangan Laode Pandu dengan Wd.Pine, kepergian beliau tentu saja meninggalkan duka yang dalam, terutama buat keluarga dan umumnya untuk Masyarakat Muna, jenasah sendiri akan di sholatkan di Masjid Raya Agung Al.Munawar.

Reporter : Laode Abu Bakar

Redaktur : Dewi Pelangi

Suasana Idul Fitri, Kabar Duka Menyelimuti Masyarakat Muna

Suasana Idul Fitri, Kabar Duka Menyelimuti Masyarakat Muna

MUNA.radar.informasi.com – Inalillahi wainalilahirojiun, kabar duka kembali menyelimuti Masyarakat Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara, dr.H.Baharudin, M.kes tutup usia, 64 thn, pada hari Kamis (13/05/21) pukul 13.42 WITA, dengan meninggalkan satu orang istri dan 3 orang putra serta 1 putri, tentu saja duka ini menyelimuti keluarga besar almarhum, apalagi saat ini masih momen Idul Fitri, Jum’at (14/05/21).

H.Baharudin,M.kes pernah menjabat sebagai Bupati Muna periode tahun 2010 – 2015, Almarhum terkenal sebagai sosok yang yang baik dan sangat mencintai Masyarakatnya. Kabar duka tersebut juga dibenarkan oleh Rusni.

“dr.H. Baharuddin. S.Kes meninggal dalam keadaan Husnul Khotimah. Orang baik menghadap sang Kholik akan dimudahkan sekaratul maut. Aamiin, jasad Almarhum akan diterbangkan Jum,at pagi (14/05/2021), menggunakan Pesawat Garuda tujuan Kendari, Amolengo dan akan j dikebumikan di Taman Makan Keluarga di Laende, sebelum 24 jam dari pas tutup usia”,ujarnya.

Reporter : Laode Abu Bakar

167 KPM BLT DD tampak Sumringah, jelang Lebaran dapat Bantuan

167 KPM BLT DD tampak Sumringah, jelang Lebaran dapat Bantuan

BOGOR.radar.informasi.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Bojong murni menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap I kepada 167 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebesar 300,000,- /Kepala Keluarga dari Anggaran APBD Tahun 2021, adapun 167 (KPM) yang mendapatkan Bantuan BLT-DD tersebut adalah Kepala Keluarga yang telah terdaftar verifikasi melalui Musyawarah Desa (Musdes) yang ditetapkan sebagai penerima manfaat BLT-DD APBD Tahun 2021, Rabu (12/05/21).

Penyaluran Bantuan BLT-DD diserahkan oleh Sekdes dan Pendamping Desa yang digelar di Aula Kantor Pemerintah Desa (Pemdes) Bojong murni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor Jawa Barat pada Selasa (11/05/2021). Sekdes Bojongmurni, Ita Anis Sari menjelaskan, “Kegiatan Bantuan BLT-DD ini adalah bantuan Tahap I di Pemdes Bojong murni yang telah tersebar di 15 RT, dimana sebelumnya telah menugaskan RT dan RW agar mendata KPM yang berhak menerima bantuan, dengan sasaran yang benar-benar kurang mampu akibat dampak Covid-19, karena selama 1tahun ke depan KPM tersebut tidak bisa digantikan”.

Masih menurutnya, “Penyaluran dan pengambilan BLT-DD dilakukan dengan baik, tertib, aman dan lancar juga selalu memperhatikan Protokol Kesehatan (Prokes) sebelum memasuki Aula gedung desa, mereka harus selalu menggunakan masker, diperiksa suhunya, mencuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi dari kerumunan, antri dengan tertib sebelum dipanggil oleh Petugas yang membagikan bantuan BLT-DD tersebut”.

“Mudah – mudahan dengan adanya BLT-DD ini, bisa sedikit membantu meringankan beban hidup mereka selama pandemi Covid-19 dan Pemerintah masih terus menggucurkan dana tersebut pada mereka”, pungkasnya.

Reporter : Dede Mamat
Redaktur : Dewi Pelangi

Pemkab Indramayu Terima Kunjungan Tim Pakar Satgas Covid-19 Nasional

Pemkab Indramayu Terima Kunjungan Tim Pakar Satgas Covid-19 Nasional

INDRAMAYU.radar.informasi.com – Bupati Indramayu, Nina Agustina menerima kunjungan Tim Pakar Satgas Covid-19 Nasional, Dr. dra. Ivan Elisabeth Purba, MKes dan Swastiningsih, SE., MSi., di Ruang Pendopo Indramayu, Senin, (10/05/2021).

Dalam kegiatan tersebut, Tim Pakar telah melakukan pendampingan penanganan pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Indramayu yang saat ini masih berwarna orange secara umum.

Rombongan selanjutnya melakukan peninjauan di Sekretariat Covid-19 Kabupaten Indramayu, memantau grafik perkembangan sebaran angka Covid-19 di 31 Kecamatan dan selanjutnya rombongan mengunjungi Posko PPKM Mikro di Desa Kenanga Blok Dukuh Kerupuk, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu dan ke Posko PPKM Desa Juntiweden, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, turut hadir juga Ketua TP.PKK Indramayu Setyowati Anggraini Saputro dan jajaran Forkopimcam.

Bupati Indramayu, Nina Agustina menyambut baik kunjungan Tim Pakar Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Tingkat Nasional di wilayahnya yang memantau upaya – upaya penanganan yang telah dilakukan Pemkab Indramayu dalam rangka percepatan penanganan dan penurunan angka jumlah positif Covid-19.

Dikatakan Bupati Nina, program Pemkab Indramayu sudah diselaraskan dengan program pusat maupun provinsi. Kebijakan yang dilakukan juga menyesuaikan dengan kondisi daerah serta melalui keputusan maupun surat edaran yang telah dikeluarkan.

“Covid-19 masih menjadi fokus bersama dan masih diperlukan upaya – upaya penanganan dari semua pihak. Dalam penanganan juga harus bersinergi dengan pihak – pihak terkait. Kabupaten Indramayu selalu mengikuti dan menjalankan instruksi dari pusat,” terangnya

Sementara itu, Tim Pakar Satgas Covid Nasional, Elisabeth Purba mengungkapkan, kunjungan ke kabupaten/kota di wilayah Jawa – Bali dimaksudkan untuk penguatan, pendampingan pendirian posko. Berdasarkan hasil kunjungan di wilayah lain, masih banyak wilayah – wilayah yang belum aware terkait posko penyekatan.

“Tolong diperhatikan tentang protokol kesehatan karena sudah ada covid varian baru yang sudah masuk di Indonesia, terutama di Jakarta yang masuk dari India dan Afrika. Masker 4 jam sekali harusnya ganti,” ungkapnya

Ia menegaskan, penanganan di level terkecil melalui PPKM Mikro adalah hal yang paling tepat guna memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar dapat memutus mata rantai penyebaran.

“Termasuk peran serta media juga turut membantu pemerintah dalam memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat,” tutupnya.

Reporter : Selamet H
Redaktur : Dewi Pelangi

Ketua PGRI Cabang Ciawi memberikan Parsel Sembako untuk 50 Penjaga SD

Ketua PGRI Cabang Ciawi memberikan Parsel Sembako untuk 50 Penjaga SD

BOGOR.radar.informasi.com – Sebagai bentuk rasa memiliiki itakad dan niat yang tulus sebagai jiwa sosial yang tinggi, Ketua PGRI dan Pengurus PGRI Cabang Ciawi memberikan Parsel sembako menjelang datangnya Hari Raya Idul Fitri, yang jatuh pada hari Kamis,Tanggal 14 Mei 2021 M mendatang, bertepatan Tahun Islam 1432 H, Selasa (11/05/21).

Pemberian parsel Sambako ini bertujuan untuk membahagiakan para Penjaga SD yang ada dilngkungan Kordinator Layanan Pendidikan Ciawi, agar mereka bisa merasakan pemberian dari Pemerintah Daerah melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang diambil dari Badan Amil Zakat dan Sodakoh (Badzis) Kabupaten Bogor yang dikumpulkan oleh para Anggota PGRI Cabang Ciawi.

Kegiatan pembagian parsal sembako ini diadakan di ruangan Aula kordinator layanan Pendidikan Ciawi, Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor – Jawa Barat pada Senin (10/05/2021) dan dihadiri oleh Ketua Pengurus Cabang PGRI Ciawi, Wawan Setiawan, para Pengurus PGRI Cabang Ciawi, Penasehat dan Pengawas Cabang Ciawi dan para Penjaga SD lainnya.

Ketua Pengurus PGRI Cabang Ciawi Wawan Setiawan, menjelaskan, “Dengan adanya pemberian parsel sembako ini, tiada lain hanya untuk membantu Para Penjaga SD yang ada dilingkungan Dinas Pendidikan Ciawi, agar mereka merasakan kebahagiaan pada saat menjelang hari Kemenangan Idul Fitri, pemberian ini diambil dari para Anggota PGRI Ciawi,yang disalurkan melalu Zakat Fitrah”.

“Dengan Kepengurusan PGRI baru, saya beserta dengan Pengurus PGRI bersepakat ingin berbagai pada para Penjaga SD, biarpun nilainya ga seberapa, tapi tetep saya beritikad dengan tulus dengan bentuk rasa sosial ingin memberikan bingkisan lebaran buat para Penjaga SD, yang mengabdi pada lingkungan Pendidikan Ciawi ini”, tuturnya.

Wawan juga berharap dengan
adanya Bantuan parsel sembako yang diberikan kepada 50 orang Penjaga SD tersebut, mudah – mudahan bisa bermanfaat pada keluarga mereka, dengan harapan agar PGRI Cabang Ciawi Peduli dan berjiwa sosial, bisa saling bersinergi, kompak dan saling menjaga Kerukunan, silaturohmi tetap terjaga sesama anggota dan PGRI cabang Ciawi makin terus jaya selamanya”, pungkasnya.

Reporter : Dede Mamad
Redaktur : Dewi Pelangi

Saat Reses Yudi Suryadikrama Rogoh Kocek Pribadi untuk Perbaikan Jalan Desa Purwasari

Saat Reses Yudi Suryadikrama Rogoh Kocek Pribadi untuk Perbaikan Jalan Desa Purwasari

SUKABUMI.radar.informasi.com – Wakil ketua lll DPRD Kabupaten Sukabumi dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia perjuangan (PDIP) Yudi Suryadikrama, menggelar Reses ke ll tahun anggaran 2021 bertempat di aula Balai Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug, Kamis (06/05/21).

Dalam reses tersebut mengkedepankan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes), reses di hadiri Kepala Desa Purwasari, Tokoh Masyarakat dan Elemen Masyarakat lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Yudi mengatakan, “Dalam Reses itu, Warga menyampaikan aspirasinya, yakni mengusulkan perbaikan infrastruktur jalan, baik jalan desa maupun jalan lingkungan pemukiman, terlebih akibat diguyur hujan deras beberapa waktu lalu, sehingga di Desa Purwasari terjadi banjir dan longsor badan jalan desa, sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat”.

Yudi juga menegaskan, “Kalau jalan longsor karena kebutuhannya mendesak, ya secara mekanisme usulkan saja ke Pemerintah, tapi ini harus di tangani bersama, ya bikin panitia harus ada kerjasama antara saya dan Masyarakat, sekuat tenaga bagaimana caranya jalan harus segera di lewati”.

Dalam pantauan, pada kesempatan Reses kali ini, Politikus dari PDIP itu menyerahkan bantuan uang sebesar Rp.10.000.000,00 kepada Panitia Perbaikan Jalan.

“Benar saya memberikan uang sebesar Rp. 10.000.000.00 itu uang pribadi saya untuk jalan – jalan yang terdampak longsor dan banjir beberapa waktu lalu yang terjadi di Desa Purwasari khususnya”, kata Yudi.

Di singgung soal pandemi covid-19, Yudi menuturkan “Saat ini terjadi lonjakan di India, itu harus dijadikan contoh jangan sampai terjadi di kita seperti itu, makanya harus tetap menjaga Protokol Kesehatan dan selalu mematuhi anjuran Pemerintah”.

Reporter : Pajar Rahayu
Redaktur : Dewi Pelangi

Kepala Desa Ciomas Ledeng Sebut Minimnya Anggaran Program PTSL menjadi Dilema Bagi para Kepala Desa

Kepala Desa Ciomas Ledeng Sebut Minimnya Anggaran Program PTSL menjadi Dilema Bagi para Kepala Desa

BOGOR.radar.informasi.com – Untuk memperoleh kepastian hukum tentang hak milik tanah, Pemerintah Pusat menggalakkan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dengan harapan di tahun 2025 semua tanah di Indonesia telah bersertifikat, sesuai nawacita pembangunan dimulai dari desa (pinggiran), Pemerintah juga berharap Masyarakat dapat menjadikan Sertifikat ini sebagai modal pendampingan usaha yang berguna untuk meningkatkan taraf hidup, Kamis (06/05/21).

Bagi Masyarakat yang ingin mengikuti program PTSL wajib memenuhi beberapa persyaratan, diantaranya dokumen kependudukan, surat tanah, tanda batas tanah yang terpasang, Bukti Setor Bea Perolehan Surat Hak atas Tanah dan Pajak Penghasilan serta surat permohonan atau surat pernyataan peserta, disamping itu, untuk wilayah Jawa dan Bali biaya PTSL dibebankan kepada Masyarakat yang tertuang dalam keputusan SKB 3 Menteri nomor 5 tahun 2017, ketiga Menteri tersebut meliputi Menteri ATR, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Meski demikian, namun program dari Pemerintah Pusat ini seringkali dimanfaatkan oleh Oknum Desa/Kelurahan untuk mencari celah dalam meraup keuntungan, sering terjadinya penggelembungan biaya membuat Masyarakat menjadi terbebani, seharusnya pihak desa/kelurahan dapat membedakan antara antara sertifikasi lahan melalui program PTSL dengan program reguler biasa, tentu saja hal tersebut memiliki sejumlah perbedaan.

Untuk memperlancar program Pemerintah Pusat ini, peran serta Kepala Desa/Lurah juga sangat berarti, akan tetapi berbeda dengan H. Jaja Gojali, SH selaku Kepala Desa Ciomas Ledeng sekaligus Ketua Apdesi, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, saat ditemui diruang kerjanya dengan tegas Ia mengatakan bahwa, “Dengan adanya program PTSL ini sebenarnya kasian kepada Kepala Desa/Lurah, dengan minimnya biaya yang ditetapkan oleh SKB 3 Menteri membuat dilema bagi para Kepala Desa/Lurah”.

“Bagaimana dengan anggaran segitu bisa mencukupi, sedangkan kita juga kan harus memperhatikan pembelian materai, petugas BPN yang mengukur juga RT/RW yang ikut membantu dalam pengumpulan berkas, mereka harus kerja lembur jadi mereka juga harus kita perhatikan”, keluhnya.

Masih menurutnya, “Bukan ingin mengeluh atau tidak berkehendak menjalankan program ini, tetapi realita di lapangan tak jarang kami harus nombok dan harus berhadapan dengan polemik – polemik, keterlibatan perangkat desa, ketua RT/RW, termasuk adanya rekrutmen tenaga baru dalam menjalankan program tersebut memakan cost atau anggaran yang tidak sedikit”

“Saya juga berterimakasih dengan adanya program ini, Masyarakat jadi memiliki kepastian hukum, kapan lagi saya bisa mengabdikan diri kepada Masyarakat kalau bukan saat ini”, pungkasnya.

Saat Tim Awak Media menyinggung terkait besarnya anggaran yang lebih dari Rp.500.000.00, Ia menjelaskan bahwa semua itu semata – mata untuk membantu biaya operasional sehari – hari selama pengukuran dan pemberkasan.

Red

10 Tahun Tak Tersentuh Pembangunan, Warga Kp.Tegal Kopi berharap Ada Perhatian

10 Tahun Tak Tersentuh Pembangunan, Warga Kp.Tegal Kopi berharap Ada Perhatian

BOGOR.radar.informasi.com – Warga Kp. Tegal Kopi, Rt.03/10, Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor – Jawa Barat, mengeluhkan jalan lingkungan yang masih tanah, pasalnya kurang lebih hampir 10 tahun jalan tersebut diduga belum pernah tersentuh oleh Pemerintah Desa Ciadeg. Jalan sepanjang kurang lebih 100 meter tersebut menurut Lahem warga Rt.03/10 sama sekali belum tersentuh oleh Pemdes Ciadeg, Rabu (05/05/21).

“Sempat kami mengajukan beberapa kali pada Rt, Rw dan kepala Desa belum ada respone sama sekali.
Padahal jalan ini akses satu – satunya untuk warga disini dan kalo hujan jalan sangat licin makanya jalan tersebut saya taburi pakai pecahan genteng agar tidak licin sebab disini banyak motor Warga yang melintas melalui jalan itu,” ujar Lahem kepada radar.informasi.com.

Masih kata Lahem, “Kami selaku Warga Kp. Tegal Kopi, khususnya Rt.03/10 kepada Pemerintah Desa Ciadeg agar cepat memperbaiki jalan lingkungan tersebut, karena hampir 10 tahun jalan ini belum pernah tersentuh sama sekali”.

Sementara itu Kepala Desa Ciadeg Wahyu, mengatakan, ” Rt.03/10 kebetulan itu domisili saya, jadi anggaran yang sekarang untuk Covid -19, tidak ada pembangunan dulu, cuma nanti kata saya yang termen kedua mungkin ada pengerjaan, nah kemarin begitu, saya jelaskan kepada warga R.03/10″.

“Pada intinya begini tarolah disitu kampung baru sebelumnya warga juga baru beberapa rumah, karna terdampak satu jalan tol dan PJKA Double Track, jadi pindahlah Warga kesitu, jadi gini initinya itukan tetangga saya logikanya masa saya tidak memperhatikan”, ujar Kades.

Masih kata Wahyu saya menjabat baru satu tahun pas Covid -19, jadi termen kedua untuk Covid -19 kan dan termen kesatu dibangunkan ke jembatan, turap dan pengaspalan, jadi saya fokuskan dulu pembangunan ke wilayah Nagrog, persatu tahun kita bangun perwilayah dulu, Insya Allah saya sudah komitmen semua pasti akan tersentuh”, ucapnya.

Reporter : Pajar Rahayu
Redaktur : Dewi Pelangi