BAZNAS Adakan Khitan Massal Serta Pemberian Santunan Kepada Anak Yatim dan Difabel

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Puluhan anak ikuti khitan massal serta pemberian santunan kepada anak yatim dan difabel yang diadakan oleh Baznas Kabupaten Indramayu, Rabu (17/7/2024).

Acara yang digelar di halaman Masjid Agung Indramayu tersebut dalam rangka memperingati 1 Muharram 1446 H. Hadir pada kesempatan tersebut Bupati Indramayu Nina Agustina, Kemenag Indramayu dan Dinas kesehatan.

Ketua Baznas Indramayu, H. Aspuri mengatakan, khitan masal ini di ikuti 46 anak dari target 100 anak dari beberapa kecamatan dari indramayu

“Acara ini rutin dilakukan untuk anak- anak yang kurang mampu dan bentuk kepedulian terhadap masyarakat indramayu,”kata Aspuri.

Selain melaksanakan kegiatan khitan massal, Baznas juga memberikan  santunan untuk anak-anak yatim, ini karena di bulan sura atau bulan muharram adalah lebarannya anak yatim.

“Untuk khitan massal kita berikan Tas, alat tulis dan sembako dan isinya ada snack dan uang 100, untuk santunan anak yatim baznas menyediakan 500 paket”, terangnya kepada media.

Selanjutnya setelah santunan, bupati Indramayu, Nina Agustina juga ingin makan bersama anak yatim dan di tutup dengan pengajian.

“Acara yang kita adakan hari ini adalah kolaborasi antara Kemenag Indramayu, Pemerintah daerah, Dimas Kesehatan dan Baznas”, pungkasnya.

Reporter   : Slamet H

Redaktur   : Dewi

Miris, Warung Obat Golongan G Bebas Beroperasi di Tengah Keramaian Kota Bandung

BANDUNG.radarinformasi.com – Maraknya warung penjual obat keras golongan G yang secara bebas serta terang-terangan membuat warga semakin resah, .apalagi warung obat yang berada di pusat keramaian, tepatnya di Jalan Singa Perbangsa, Lebak Gede, Kecamatan Coblong, Kota Bandung-Jawa Barat tersebut, tetap beroperasi meskipun dekat dengan Kampus UNPAD dan buka hingga malam hari, Rabu (17/07/24).

Seolah merasa kebal hukum, warung obat golongan G tersebut setiap harinya bertransaksi pil haram yang sudah sangat jelas akan merusak mental generasi bangsa, meskipun sudah di jelaskan dalam pasal 196 berbunyi, setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standar dan atau persyaratan keamanan, khasiat atau kemanfaatan, dan mutu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 98 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp 1.000.000.000, namun hal tersebut seolah tak diindahkan.

Ketika radarinformasi.com sedang berada dilokasi warung memang terlihat beberapa remaja secara bergantian silih berganti membeli pil haram tersebut.

Penjaga warung saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pemilik ataupun korlap warung tersebut sudah seminggu tidak bisa dihubungi, Ia juga baru sebulan bekerja di toko tersebut.

“Saya ga tau ini warung siapa, saya cuma kerja dan baru sebulan, ini ada nomor pemilik atau korlap juga ga bisa di telpon udah seminggu”, ujar penjaga toko.

Miris memang pihak aparatur setempat seolah tutup mata dengan keberadaan warung ditengah keramaian tersebut.

Reporter : Dewi

Polsek Ciawi Olah TKP Terkait Terjadinya Tawuran Pemuda di Desa Banjarwaru

BOGOR.radarinformasi.com – Sebuah insiden tawuran antar pemuda terjadi pada dini hari di Desa Banjarwaru, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Polsek Ciawi, kejadian tersebut terjadi pada Rabu, 17 Juli 2024, sekitar pukul 01.30 WIB di Jl. Veteran III, Gg Kp Baru RT 03/05. Rabu (17/7/24)

Menurut kesaksian Wirya (50), seorang warga setempat, dirinya mendengar suara gaduh berupa teriakan-teriakan dari dalam gang. Ketika keluar rumah untuk memeriksa, Wirya mendapati sejumlah pemuda yang membawa senjata tajam sedang diusir oleh warga keluar dari gang. Kelompok pemuda tersebut kemudian mundur dan bergerak menuju simpang SMP.

Atas laporan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Banjarwaru, Aiptu Y. Ariyanto, segera melakukan pengecekan di lokasi kejadian pada pukul 05.45 WIB atas perintah Kapolsek Ciawi, Kompol Agus Hidayat, S.H. “Dari hasil pengecekan, tidak ditemukan adanya korban luka maupun kerusakan barang di lokasi kejadian. Identitas kelompok pemuda yang terlibat dalam insiden tersebut juga belum diketahui,” ucapnya.

Untuk mengantisipasi terjadinya insiden serupa, Bhabinkamtibmas Desa Banjarwaru memberikan himbauan kepada warga agar terus menjaga keamanan lingkungan melalui Siskamling yang telah berjalan dengan baik. Selain itu, pemuda-pemuda setempat juga dihimbau untuk tidak mempersenjatai diri maupun melayani tantangan tawuran dari kelompok lain.

Kapolsek Ciawi, Kompol Agus Hidayat, S.H., mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh Bhabinkamtibmas dan berharap masyarakat dapat terus bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan.

Sampai berita ini diturunkan, kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi pelaku dan motif dibalik insiden tersebut.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Cileungsi Bersama Instansi Terkait Olah TKP Kebakaran Warung Sembako di Cileungsi

BOGOR.radarinformasi.com – Kebakaran hebat melanda Warung Sembako Madura 2 Putra yang terletak di Kampung Cikukulu, Desa Cipenjo, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Musibah ini terjadi pada Selasa, 16 Juli 2024, sekitar pukul 14.10 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya saja kerugian materi yang ditimbulkan cukup besar. Rabu (17/7/24)

Menurut keterangan Kapolsek Cileungsi, Kompol Wahyu Maduransyah Putra, S.T., S.I.K, M.H, peristiwa bermula saat saksi berinisial D, yang juga penjaga warung, sedang melayani dua orang pembeli yang diketahui membeli satu liter BBM jenis pertalite. “Ketika saksi, D, masuk ke dalam warung untuk mengambil uang kembalian, ia mendapati rak BBM tersebut sudah terbakar. Kedua pembeli sempat berusaha memadamkan api bersama D, namun api semakin membesar dan membakar isi warung,” jelasnya.

Saksi, D, dan warga sekitar berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Sekitar 15 menit kemudian, pemadam kebakaran dari Sektor Cileungsi tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api.

Barang-barang yang terbakar antara lain berbagai jenis sembako, rokok, minuman kaleng, dua unit lemari es, satu unit freezer, serta satu unit sepeda motor Suzuki Thunder. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 100.000.000 (seratus juta rupiah).

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, namun diduga api berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh salah satu pembeli BBM tersebut. Saat ini, kedua pembeli yang tidak dikenal tersebut sudah tidak berada di lokasi kejadian dan masih dalam pencarian pihak kepolisian.

Personel kepolisian yang hadir di TKP, termasuk Kapolsek Cileungsi, Kompol Wahyu Maduransyah Putra, beserta beberapa anggota lainnya, melakukan olah TKP, pemotretan, dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi disekitar lokasi.

Sampai berita ini diturunkan, pihak kepolisian akan terus menyelidiki penyebab pasti kebakaran ini dan mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam penggunaan bahan-bahan yang mudah terbakar.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polres Bogor Sosialisasi Anti Kekerasan dan Bullying di SMPN 03 Cibinong Demi Menciptakan Lingkungan Sekolah yang Aman

BOGOR.radarinformasi.com – Dalam rangka menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari kekerasan serta bullying, Kanit PPA Sat Reskrim Polres Bogor, Ipda Ndaru Cahya Diana, S.H, beserta anggota, menggelar kegiatan sosialisasi di SMPN 03 Cibinong. Kegiatan ini diadakan bertepatan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa/i baru, pada hari Selasa, 16 Juli 2024. Rabu (17/7/24)

Sosialisasi yang berlangsung dengan aman dan lancar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa/i tentang pentingnya menghindari tindakan kekerasan dan bullying. Dalam sosialisasi tersebut, Ipda Ndaru Cahya Diana menyampaikan berbagai informasi mengenai bentuk-bentuk kekerasan dan bullying, dampak negatifnya, serta cara mengatasi dan melaporkan kejadian tersebut.

“Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini, para siswa dapat lebih memahami betapa pentingnya menjaga sikap saling menghormati dan tidak melakukan tindakan yang merugikan teman-teman mereka. Kami juga mengajak seluruh pihak sekolah untuk berperan aktif dalam mencegah dan menangani kasus kekerasan serta bullying di lingkungan sekolah,” ujar Ipda Ndaru Cahya Diana.

Para siswa/i yang hadir dalam kegiatan ini terlihat antusias dan aktif bertanya serta berdiskusi mengenai topik yang dibahas. Kepala Sekolah SMPN 03 Cibinong, Sri Wahyuni, menyambut baik kegiatan ini dan berharap kerjasama antara pihak sekolah dan kepolisian dapat terus berlanjut untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh siswa.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya Polres Bogor dalam mendukung program pemerintah untuk menciptakan sekolah yang ramah anak dan bebas dari kekerasan. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan siswa/i dapat lebih menyadari pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan saling menghargai satu sama lain.

Kegiatan sosialisasi anti kekerasan dan bullying di SMPN 03 Cibinong ini berjalan dengan baik dan lancar. Polres Bogor juga berkomitmen untuk melaksanakan kegiatan serupa di berbagai sekolah guna memastikan terciptanya lingkungan belajar yang aman dan kondusif bagi generasi penerus bangsa.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Cileungsi Tindak Cepat Terkait Berita Viral di Medsos, Cek TKP Percobaan Pencurian dengan Kekerasan

BOGOR.radarinformasi.com – Piket Reskrim Polsek Cileungsi melakukan pemeriksaan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait percobaan pencurian dengan kekerasan terhadap satu unit sepeda motor Yamaha Nmax No. Pol D 5417 ZDG pada Selasa, 16 Juli 2024 sekitar pukul 03.00 dinihari di Raya Cileungsi-Jonggol, Kampung Tunggilis, RT 03/RW 06, Desa Gandoang, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Rabu (17/7/24)

Kapolsek Cileungsi, Kompol Wahyu Maduransyah Putra, S.T., S.I.K., M.H., menjelaskan awal mula kejadian. Pada Senin, 15 Juli 2024, sekitar pukul 22.00 WIB, korban berangkat dari rumahnya di Bandung menuju Jakarta.

Di perjalanan, sebelum Citra Indah, korban disalip oleh motor Aerox yang dikendarai oleh dua orang. Saat melintas di Citra Indah, ada dua sepeda motor lain berjalan pelan. “Salah satu pelaku memepet korban dan mengambil kunci sepeda motor sehingga motor korban berhenti. Pelaku turun dari motor sambil membawa senjata tajam dan langsung menyerang korban, mengakibatkan luka pada lengan kanan, siku lengan kanan, dan pergelangan kaki kiri,” ungkapnya.

Korban melawan dan berhasil menahan salah satu pelaku. Saat pelaku menaiki motor korban, korban berlari dan menendang pelaku hingga terjatuh. Korban yang berteriak membuat warga sekitar datang untuk menolong. “Pelaku yang panik, meninggalkan barang bukti berupa satu senjata tajam jenis celurit,” ucapnya.

Hasil identifikasi sementara, korban bernama Muhammad A. Hidayat, seorang warga asal Jakarta, sudah berada di RSUD Cileungsi untum mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, pihak Kepolisian Polsek Cileungsi berhasil mengamankan barang bukti dari lokasi kejadian, yaitu satu buah senjata tajam jenis celurit dan satu kaos berwarna hitam. Pihak Kepolisian juga sudah memintai keterangan saksi-saksi yang berada di tempat kejadian.

Sampai berita ini diturunkan, pihak Kepolisian masih mengumpulkan bukti-bukti lain dalam rangka penyelidikan untuk mencari keberadaan pelaku.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polsek Caringin Bersama Instansi Terkait Cek Dan Evakuasi TKP Ditemukannya Warga Meninggal di Atas Pohon Kelapa

BOGOR.radarinformasi.com – Pada Selasa, 16 Juli 2023, sekitar pukul 07.30 WIB, di Kampung Batukembar, Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, terjadi peristiwa seorang warga yang meninggal di atas pohon kelapa. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkan kepada pihak Kepolisian Polsek Caringin. Rabu (17/7/24)

Kapolsek Caringin, AKP Hendra Kurnia, S.H., M.M., menjelaskan kronologis peristiwa tersebut. Korban, yang dikenal sebagai tengkulak buah kelapa, biasanya membeli buah kelapa dan memetiknya sendiri. “Pagi itu, sesuai dengan kesepakatan, korban memetik buah kelapa dengan bantuan rekannya. Setelah berhasil menurunkan buah kelapa, korban terkulai lemas dan tidak bergerak, tersangkut di sela-sela pelepah dahan kelapa,” tuturnya.

Rekan korban mencoba memanggil, namun korban tidak merespons. Karena panik, ia pun meminta bantuan warga sekitar. Salah satu warga yang memeriksa mendapati bahwa korban sudah tidak memiliki detak jantung dan dinyatakan meninggal dunia. “Diduga, korban mengalami serangan jantung, mengingat riwayat hipertensi yang dimilikinya menurut keterangan keluarga,” jelas Kapolsek Caringin AKP Hendra Kurnia dalam keterangannya kepada awak media.

Ketua RT dan Ketua RW, berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas Desa Ciderum untuk meminta bantuan Dinas Damkar dalam mengevakuasi korban. Korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 10.00 WIB. Selanjutnya, korban dibawa oleh pihak keluarga untuk dimakamkan karena keluarga menolak dilakukan autopsi dan menganggap ini sebagai musibah.

Hasil identifikasi pihak Kepolisian Polsek Caringin, diketahui korban bernama Mad Soleh (72), merupakan seorang Buruh Harian Lepas, berdomisili di Kampung Cikerteg, Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Sementara itu, Dilon (60), rekan korban yang berdomisili di Kampung Batukembar, Desa Ciderum, sudah dimintai keterangan oleh pihak Kepolisian.

Sampai berita ini diturunkan, korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga. Situasi di sekitar lokasi kejadian sudah kondusif.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Babinsa Desa Muarajaya Hadiri Musyawarah Desa Terkait Penyusunan RKPDes Anggaran Tahunan 2025

BOGOR.radarinformasi.com – Pada Rabu, 17 Juli 2024, Pemerintah Desa Muarajaya mengadakan kegiatan Musyawarah Desa yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Muarajaya, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Acara tersebut dimulai pukul 09.00 WIB. Babinsa desa Muarajaya turut menghadiri acara yang bertujuan untuk merencanakan dan menyusun RKPDes Anggaran Tahunan 2025.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir pula Kepala Desa Muarajaya, BPD Desa Muarajaya, Pendamping Desa Muarajaya,  Bhabinkamtibmas, Ketua Posyandu Desa Muarajaya, Para Ketua TP PKK Desa Muarajaya, Kader KPM Desa Muarajaya, serta RW dan RT se Desa Muarajaya

Acara dimulai dengan sambutan dari Pendamping Desa Muarajaya, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Desa Muarajaya, sambutan dari perwakilan Babinsa Muarajaya dan sambutan dari Ketua BPD Desa Muarajaya. Turut hadir Kasi Kemkes Kecamatan Caringin untuk memberikan masukan.

Kades Muarajaya menjelaskan, diskusi yang berlangsung antara pemerintah desa dan masyarakat ini diharapkan dapat menghasilkan keputusan yang lebih baik untuk kepentingan bersama. “Partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat di Desa Muarajaya juga menjadi kunci dalam setiap keputusan yang diambil,” ucapnya.

Dengan demikian, Musyawarah Desa kali ini tidak hanya menghasilkan keputusan terkait pengelolaan anggaran dan pembentukan tim RKPdes, tetapi juga menunjukkan komitmen bersama dalam mengatasi masalah sosial.

Sekitar pukul 11.30 WIB, kegiatan RKPDes Desa Muarajaya pun usai. Acara berjalan lancar dan kondusif.

Reporter : Dewi

Desa Banjarwaru Gelar Rembug Stunting untuk Atasi Masalah Gizi Balita

BOGOR.radarinformasi.com – Desa Banjarwaru, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, menggelar kegiatan Rembug Stunting sebagai langkah strategis untuk mengatasi masalah gizi buruk pada balita. Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan orang tua balita, tokoh masyarakat, pendamping desa, serta petugas kesehatan dari Puskesmas setempat. Selasa (16/7/24)

Dalam acara yang digelar di Balai Desa pada Selasa, 16 Juli 2024, Hana selaku Sekdes Banjarwaru, mengungkapkan bahwa Rembug Stunting menjadi langkah awal dalam menanggulangi stunting di wilayah mereka. “Kami sadar pentingnya peran orang tua dan masyarakat dalam mencegah stunting. Melalui rembug ini, kami ingin memberikan edukasi tentang pola makan sehat serta perawatan yang tepat untuk anak-anak,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan dokter dari Puskesmas Banjarwaru  memberikan penyuluhan tentang pentingnya gizi seimbang bagi pertumbuhan anak. “Anak-anak yang tidak mendapatkan gizi yang cukup berisiko mengalami stunting, yang dapat menghambat perkembangan fisik dan mental mereka,” katanya.

Selain itu, rembug ini juga menjadi forum untuk bertukar informasi antara orang tua dan petugas kesehatan mengenai tantangan yang mereka hadapi dalam memberikan asupan gizi yang baik bagi anak-anak mereka.

Kegiatan Rembug Stunting di Desa Banjarwaru diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam upaya pencegahan stunting di Indonesia. “Dengan melibatkan semua pihak terkait, diharapkan masalah gizi buruk pada anak-anak dapat segera teratasi dan menciptakan generasi yang lebih sehat dan cerdas di masa depan,” tutup Hana selaku Sekdes Banjarwaru dalam keterangannya kepada awak media.

Reporter : Rizal
Redaktur : Dewi

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Pengeroyokan Jurnalis Kompas TV

JAKARTA.radarinformasi.com- Polda Metro Jaya menetapkan dua tersangka kasus pengeroyokan wartawan Kompas TV saat sidang Syahrul Yasin Limpo (SYL). Pelaku pengeroyokan ditangkap kurang dari 1×24 jam dari kejadian.

“Dua orang tersangka adalah saudara MNM (54), itu diduga memukul korban. Satu lagi saudara S (49) diduga memukul dan menendang korban dan juga kepada kamera korban,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes. Pol. Ade Ary Syam di kantornya, Senin (15/7/24).

Menurut Kabid Humas, penyidik menetapkan tersangka usai dilakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi.

“Dilakukan olah TKP, pendalaman, klarifikasi terhadap korban dan saksi, pengecekan CCTV,” ujarnya.

Terhadap tersangka dijerat pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan maksimal hukuman 5 tahun penjara. 

Juru Kamera Kompas TV, Bodhiya Vimala, mendatangi Polda Metro Jaya untuk membuat laporan atas dugaan pengeroyokan oleh simpatisan terdakwa Syahrul Yasin Limpo (SYL). 

“Ada pemukulan sama penendangan dari massa dari SYL itu. Ormas pendukung SYL lebih tepatnya,” ujar Bodhiya di Polda Metro Jaya, Kamis (11/7/2024).

Laporan tersebut pun diterima dengan nomor LP/B/3926/VII/2024/SPKT Polda Metro Jaya tertanggal 11 Juli 2024.

Dijelaskan Bodhiya, pengeroyokan berawal saat pendukung SYL hendak mengambil gambar terdakwa keluar dari ruang sidang. Kemudian, simpatisan itu menutupi di pintu ruang sidang. 

“Saat itu kondisi ruang sidang penuh dan mereka masuk menutup pintu keluar itu, berjejer. Kita sebenarnya sudah sepakat sama ormas itu, karena anak-anak (wartawan) TV yang lain juga minta ngebuka jalan lah, supaya pas SYL keluar kita sama-sama dapat gambarnya,” kata dia. 

Saat SYL keluar itu, kata dia, para simpatisan langsung desak-desakan keluar, mendorong, hingga akhirnya membuat keadaan rusuh. Bahkan, banyak korban dari kalangan wartawan yang sedang menjalankan tugas terganggu oleh cara simpatisan SYL itu.

Bodhya sendiri sempat terjatuh saat kondisi tersebut karena melindungi peralatan liputannya. Setelah ada protes dari kalangan wartawan, para simpatisan melakukan aksi anarkis hingga Bodhya turut menjadi korban pemukulan dari tiga anggota simpatisan SYL itu.

“Engga (luka parah) si, karena pas mukul dan nendang, saya menghindar, kena dikit aja paling, enggak sampai luka,” tutur dia.

Sumber Humas Polres Bogor

Red