Bupati Lucky Hakim Apresiasi Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Keceriaan tampak di wajah para pengayuh becak di Kabupaten Indramayu saat menerima bantuan becak listrik. Bantuan tersebut merupakan program kemanusiaan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (YGSN), Kamis (13/11/2025).

Program ini lahir dari inisiatif pribadi Presiden Prabowo sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kecil, terutama mereka yang bekerja di sektor informal. Becak listrik diberikan secara khusus kepada pengayuh becak lanjut usia yang masih bekerja untuk menafkahi keluarga.

Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin), Budiman Sujatmiko menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam mempercepat pengurangan kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Hal senada disampaikan Ketua Umum YGSN, Letjen TNI (Purn) Dr. Teguh Arief Indratmoko, S.E., M.M. Ia menuturkan bahwa program becak listrik tidak hanya berorientasi pada jumlah unit yang disalurkan, tetapi lebih pada nilai kemanusiaan, penghormatan, dan dukungan terhadap para pekerja yang tetap produktif di usia senja.

Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas bantuan tersebut. Ia berharap para penerima menjaga dan memanfaatkan becak listrik secara maksimal sebagai alat mencari nafkah maupun sarana penunjang wisata lokal.

“Bantuan ini adalah peluang untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Jadikan sebagai pemicu semangat dalam membangun Indramayu dan Indonesia,” ujar Bupati Lucky.

Ia menambahkan bahwa kehadiran becak listrik bukan hanya solusi transportasi ramah lingkungan, tetapi juga simbol inspiratif bagi generasi muda agar meneladani kegigihan dan etos kerja para pengayuh becak senior.

Program ini ditargetkan menyalurkan 10.000 unit hingga tahun 2025, dan akan dilanjutkan dengan penyediaan tambahan 20.000 unit pada tahun 2026.

(Andika/Sbr/Diskom)

Gincu-Ayu 2025: Ajang Inovasi Wujudkan Pemerintahan Kreatif di Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Gelaran perdana Gincu-Ayu 2025 menjadi momentum baru bagi Kabupaten Indramayu dalam memperkuat ekosistem inovasi daerah. Program ini sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong kreativitas lintas sektor, mulai dari pelajar hingga pelaku UMKM.

Acara puncak yang digelar pada Kamis (13/11/2025) oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbang) ini menjadi ajang penghargaan bagi para inovator dari seluruh penjuru Indramayu.

Kepala Bappeda Litbang, Iin Indrayani, dalam sambutannya menegaskan bahwa Gincu-Ayu bukan sekadar kompetisi, melainkan strategi untuk membangun budaya inovasi yang berkelanjutan.

“Inovasi menjadi pilar penting untuk menghadirkan pemerintahan yang cepat, tepat, dan mudah diakses masyarakat, serta mendorong ekonomi lokal tumbuh lebih progresif,” ujarnya.

Iin menambahkan, penyelenggaraan Gincu-Ayu bertujuan mencetak sumber daya manusia yang kreatif sekaligus menghadirkan solusi nyata atas persoalan daerah melalui ide-ide baru yang aplikatif dan bernilai tambah.

Penjurian kompetisi berlangsung sejak Juli hingga Oktober 2025. Tahun ini tercatat 141 inovasi terdaftar, terdiri dari 34 gagasan dari perangkat daerah, 44 inovasi UPTD, 33 dari sekolah, serta 30 inovasi UMKM. Total hadiah yang diperebutkan mencapai lebih dari Rp. 100 juta, dengan rincian Rp. 42 juta untuk kategori perangkat daerah dan UPTD, Rp. 44 juta untuk UMKM, serta Rp. 28,5 juta bagi pelajar dan mahasiswa.

Apresiasi juga datang dari Kepala Bidang Inovasi dan Teknologi BP2D Jawa Barat, Arif Dhany Sutadian, yang menyebut Gincu-Ayu sebagai langkah strategis membangun daerah yang adaptif dan unggul.

“Gincu-Ayu bukan hanya agenda kompetisi, tetapi ruang kolaborasi untuk melahirkan inovasi yang memberi dampak luas. Ini bisa menjadi rujukan daerah lain dalam memperkuat daya saing,” katanya.

Dengan terlaksananya Gincu-Ayu 2025, Indramayu diharapkan semakin siap melangkah sebagai daerah inovatif, berdaya saing, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

(Andika/Sbr/Diskom).

Daftar Juara Gincu Ayu 2025 Resmi Diumumkan

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Gelaran Gincu Ayu 2025 telah menghasilkan sejumlah pemenang dari berbagai kategori, mulai dari OPD, puskesmas, UMKM hingga pelajar dan mahasiswa.

Pada kategori Perangkat Daerah dan UPTD untuk inovasi implementasi, Dinas Kesehatan keluar sebagai juara pertama berkat program Jaminan Kesehatan Masyarakat Indramayu (JAMKES AYU). Posisi kedua ditempati BKPSDM melalui aplikasi AYO LARI, dan juara ketiga diraih Dinas Pendidikan dan Kebudayaan lewat inovasi Edukasi PKRS bagi Remaja.

Untuk kategori implementasi inovasi Puskesmas/RSUD, RSUD Indramayu berhasil menempati peringkat teratas melalui inovasi SIMAS AYU. Diikuti UPTD Puskesmas Gantar dengan program NGORKESS ASIK sebagai juara kedua, dan Puskesmas Karangampel dengan inovasi SI TUMANG sebagai juara ketiga.

Pada kategori inisiasi inovasi perangkat daerah, Dinas PUPR meraih posisi pertama dengan program GENERASI PETARUNG. Sementara Diskominfo menempati peringkat kedua melalui aplikasi Wong Reang Apps, dan Bappeda Litbang di posisi ketiga dengan inovasi NAPASKU.

Sementara itu, kategori inisiasi inovasi Puskesmas/RSUD dimenangkan oleh Puskesmas Kertasemaya lewat inovasi KERTASAKTI. Posisi kedua diraih Puskesmas Kiajaran Wetan melalui inovasi GIAS, dan ketiga oleh Puskesmas Tugu dengan inovasi GELADI.

Pada kategori UMKM, untuk subkategori olahan mangga, produk Nastar Mangga Mimide milik Cartinih dipilih sebagai juara pertama. Sedangkan untuk olahan ikan, pemenangnya adalah Rosidah dengan produk Kerupuk Kulit Ikan Fugu.

Kategori pelajar dan mahasiswa juga melahirkan inovator muda. Tingkat SMP dimenangkan oleh Array Nafeeza dari SMPN 1 Balongan dengan inovasi Budidaya Ikan Gurame pada Galon Berbasis IoT. Untuk tingkat SMA/SMK, Raisya C. N. dari SMAN 1 Sindang meraih juara melalui inovasi Jaring Air Hijau (JAH). Sementara di tingkat perguruan tinggi, Rohayati dari Polindra memenangkan kompetisi berkat inovasi Pembersih Kandang Berbasis IoT.

Selain kategori utama, RSUD Indramayu juga dinobatkan sebagai unit kerja paling inovatif. Penghargaan pamong inovasi terbaik diberikan kepada Rizal Fahlevi (RSUD Indramayu), Heru Susanto (Diskominfo), dan Anari Yusmi (Puskesmas Gantar).

Untuk kategori favorit pilihan publik, pemenangnya adalah Si Manis Unggul (SMPN Unggulan), Pie Mangga Azza (Dewi Nur Asrini Wilujeng), dan Abon Ikan (Dian Nopi Hardiyani).

(Andika/Sbr/Diskom).

Pemkab Taput Ajak Perawat Muda Siap Go International pada Wisuda Akper Angkatan ke-20

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menghadiri Wisuda Diploma III Keperawatan Akademi Keperawatan (Akper) Tapanuli Utara Angkatan ke-20 Tahun Akademik 2024/2025. Sebanyak 122 lulusan perawat resmi dikukuhkan dalam acara yang digelar di Sopo Partungkoan Tarutung, Jumat (14/11/2025).

Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, ST, M.Eng, hadir mewakili Bupati Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si. ia menyampaikan apresiasi dan pesan khusus kepada seluruh lulusan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan pesan Bupati yang menekankan filosofi 3B sebagai prinsip moral dan profesional bagi para perawat muda.

“Brave—beranilah memasuki kehidupan baru.
Brilliant—selalu berbuat yang terbaik dan terus mengasah kemampuan.
Behave—jadilah perawat yang baik dalam sikap maupun pelayanan,” ujarnya.

Wakil Bupati menegaskan bahwa prosesi wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal langkah baru di dunia kesehatan yang penuh tantangan dan tanggung jawab. Para lulusan diminta memberikan pelayanan terbaik dengan ketulusan hati, sesuai amanah profesi keperawatan.

Selain itu, Pemkab Taput juga mendorong para perawat muda untuk membuka diri terhadap peluang karier yang lebih luas, termasuk di luar daerah bahkan luar negeri. Banyak negara disebut tengah membutuhkan tenaga perawat asal Indonesia.

“Ini peluang besar untuk meningkatkan pengalaman, kemampuan, dan kesejahteraan. Beranilah melangkah lebih jauh,” pesan Bupati melalui Wakil Bupati.

Acara wisuda turut dihadiri Kepala LLDikti Wilayah I Sumatera Utara Saiful Anwar, Ph.D, Ketua DPW PPNI Sumatera Utara dan Tapanuli Utara, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para orang tua wisudawan, serta rohaniwan.

Reporter: RH
Redaktur: Rizal

Usai Picu Hujan Abu, Limbah PT Indocement Kini Diduga Cemari Sungai Cijere Bogor

BOGOR.radarinformasi.com – PT Indocement di Desa Tajur, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kembali menjadi sorotan publik. Setelah sebelumnya tersandung kasus hujan abu dan dampak lingkungan yang ditimbulkannya, perusahaan ini kini diduga mencemari aliran Sungai Cijere.

Dugaan pencemaran mencuat setelah 20 petugas dari Tim Gabungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kawasan pertambangan Quarry Hambalang milik PT Indocement, Rabu (12/11/2025).

Sidak dipimpin Kabid Subko Penegakan Hukum Lingkungan DLH Kabupaten Bogor, Agustina Lubis, S.Si., M.Pd., bersama Tim Pengendalian Pencemaran Sub Daerah Aliran Sungai (DAS) untuk menelusuri sumber dugaan pencemaran air Sungai Cijere.

Turut hadir dalam sidak tersebut Ketua Tim Subko Penegakan Hukum Lingkungan DLH Kabupaten Bogor Uli Tiarma Sinaga, ST, perwakilan Dansubdenpom III/1-3 Cibinong Serda Restu Nuralamsyah, perwakilan Perumda Tirta Kahuripan (PDAM) Kabupaten Bogor, Pelaksana DLH Kabupaten Bogor, Kasi Trantib Satpol PP Citeureup Joko Widi Utomo, Tim HSE PT Indocement, serta Satpol PP Kecamatan Citeureup.

Video Viral Jadi Pemicu Sidak

“Sidak ini dilakukan setelah pada Selasa, 11 November 2025, beredar video viral di TikTok yang menampilkan kondisi Sungai Cijere dalam keadaan tercemar. Air sungai tampak berwarna putih keruh dan diduga kuat berasal dari aktivitas pertambangan PT Indocement di Quarry H, Desa Tajur. Namun video tersebut sudah diturunkan oleh pengunggahnya,” ujar Agustina Lubis.

Menindaklanjuti temuan tersebut, tim kemudian melakukan penelusuran langsung ke lokasi yang diduga menjadi sumber pencemaran untuk memastikan kebenaran informasi.

Hasil Pengamatan: Air Sungai Putih Keruh

Tim menemukan bahwa di area Quarry H sedang berlangsung kegiatan pengerukan batu sebagai bahan baku produksi semen. Dari hasil peninjauan awal, aktivitas tersebut diduga kuat berkontribusi terhadap perubahan kualitas air Sungai Cijere.

Saat tim mengecek langsung aliran Sungai Cijere, air sungai masih terlihat berwarna putih keruh, mengindikasikan adanya kontaminasi material dari hulu.

DLH Perintahkan Perbaikan Sistem Pengelolaan Limbah

Atas temuan tersebut, DLH Kabupaten Bogor mengeluarkan instruksi kepada PT Indocement, di antaranya:

1. Membangun tanggul pembatas air di area pertambangan untuk mencegah aliran air terkontaminasi masuk langsung ke sungai.

2. Mendirikan kolam endapan/penampungan air, sebagai wadah penanganan awal sebelum air dilepas ke lingkungan.

“Air hasil penampungan hanya boleh dialirkan ke lingkungan apabila telah jernih dan bebas endapan,” tulis DLH Kabupaten Bogor dalam laporannya.

DLH juga memberikan peringatan keras kepada PT Indocement atas kelalaian dalam pengelolaan lingkungan.

“Perusahaan diminta segera memperbaiki sistem pengelolaan air limbah dan melakukan pemantauan rutin kualitas air guna mencegah kejadian serupa,” tegas DLH.

Selain itu, analisis laboratorium lanjutan diperlukan untuk menentukan kadar dan sumber pasti pencemaran.

Dirut PT Indocement, Christian Kartawaijaya, telah dikonfirmasi sejak Kamis (13/11/2025) melalui pesan WhatsApp, namun hingga berita ini diturunkan belum memberikan respons.

Kasus Hujan Abu Masih Membayangi

Sementara itu, pada Agustus 2025, DLH Provinsi Jawa Barat juga menyatakan PT Indocement bersalah karena melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP) hingga menyebabkan hujan abu di Kampung Cigeger, Citeureup.

Kepala DLH Jabar, Ai Saadiyah Dwidaningsih, menjelaskan bahwa insiden bermula pada 10 Agustus 2025 ketika indikator tekanan tinggi terdeteksi pada proses suspension preheater.

Setelah dilakukan penghentian unit dan pemeriksaan, ditemukan clogging pada cyclone 4.2 yang menyebabkan material dikeluarkan dan ditempatkan di platform terbuka. Angin kencang yang bertiup kemudian membawa material tersebut ke pemukiman warga.

“Check hole yang seharusnya untuk pengecekan justru digunakan untuk mengeluarkan coating sehingga material mudah terbawa angin,” ungkap Ai.

DLH Jabar akan merekomendasikan sanksi administratif dan denda kepada Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) akibat insiden tersebut.

Red

Bakal Calon Kuwu Indramayu Jalani Seleksi Akademik, Siap Hadirkan Pemimpin Desa Berkualitas

INDRAMAYUradarinformasi.com
Menjelang Pemilihan Kuwu Serentak Kabupaten Indramayu 2025, pemerintah daerah memperketat proses seleksi untuk memastikan calon pemimpin desa benar-benar kompeten. Salah satu langkah penting adalah Seleksi Akademik, khusus bagi desa yang memiliki lebih dari lima bakal calon kuwu.

Pelaksanaan tahap awal ini berlangsung di Universitas Wiralodra Indramayu pada Jum’at (14/11/2025), diikuti 122 peserta yang menjalani tes tertulis berbasis komputer. Panitia seleksi tingkat desa diminta menghadirkan seluruh calon sesuai aturan yang berlaku.

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Indramayu, Kadmidi, menegaskan bahwa seleksi akademik menjadi fondasi penting untuk menentukan kualitas calon pemimpin. Ia menambahkan bahwa pelaksanaan tes berjalan lancar dan diikuti antusias oleh para peserta.

“Alhamdulillah, hari ini kami menyelenggarakan tes tertulis bagi para bakal calon kuwu yang jumlahnya lebih dari lima orang di setiap desa. Tes dilaksanakan di Pusat Bahasa Universitas Wiralodra Indramayu,” jelas Kadmidi.

Usai tes tertulis, peserta akan melanjutkan ke tes wawancara yang dijadwalkan pada 17–18 November 2025. Kadmidi mengimbau seluruh calon untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin agar bisa masuk lima besar dan melaju ke tahapan pemilihan kuwu.

Bagi peserta yang belum lolos seleksi awal, Kadmidi menekankan bahwa hasil ini menjadi bahan evaluasi untuk peningkatan kemampuan.

Dengan penyelenggaraan seleksi tambahan ini, Pemkab Indramayu berharap proses pemilihan kuwu berjalan objektif, transparan, dan menghasilkan calon pemimpin desa yang unggul serta dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

(Andika/Sbr/Diskom).

Rutan Kelas IIB Tarutung Tandatangani Kerja Sama Rehabilitasi Narkoba di Yayasan Rehabilitasi Narwastu Humbang Hasundutan dalam Rangka Hari Bakti Kemenimipas

HUMBANGHASUNDUTAN.radarinformasi.com – Dalam rangka memperingati Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) ke-1 Tahun 2025, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung melaksanakan dua kegiatan penting di Yayasan Rehabilitasi Narwastu, Kabupaten Humbang Hasundutan, pada Kamis (13/11), yakni Bakti Sosial serta Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pelaksanaan Rehabilitasi Narkoba bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Rutan Kelas IIB Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring, Kasubsi Pelayanan Tahanan, Jonias B. Pakpahan, beserta jajaran pegawai Rutan Tarutung.

Pelaksanaan bakti sosial menjadi wujud nyata kepedulian sosial jajaran Rutan Tarutung terhadap masyarakat, khususnya bagi penghuni Yayasan Narwastu yang membutuhkan perhatian dan dukungan. Pada kesempatan itu, jajaran pegawai Rutan Tarutung menyerahkan bantuan berupa paket sembako sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.

Dalam sambutannya, Kepala Rutan Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara jajaran pemasyarakatan dan masyarakat.

“Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin menunjukkan bahwa insan pemasyarakatan tidak hanya fokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk peduli terhadap sesama. Semangat Hari Bakti Kemenimipas ini kami wujudkan dengan aksi nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Evan menegaskan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap program yang diamanatkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, serta Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, sebagai upaya memperkuat peran pemasyarakatan dalam pengabdian kepada bangsa.

Masih di lokasi yang sama, Rutan Tarutung juga melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Yayasan Rehabilitasi Narwastu Humbang Hasundutan. Kerja sama ini berfokus pada pelaksanaan program rehabilitasi narkoba bagi warga binaan di Rutan Tarutung, sebagai bagian dari pembinaan dan pemulihan bagi narapidana kasus penyalahgunaan narkotika.

Dalam sambutannya, Evan menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mendukung program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta amanat Dirjen Pemasyarakatan untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bebas dari narkoba.

“Kami berharap melalui kerja sama ini, proses pembinaan di Rutan Tarutung tidak hanya berfokus pada aspek hukuman, tetapi juga pada pemulihan perilaku dan mental warga binaan agar siap kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” jelasnya.

Evan juga menambahkan pesan inspiratif tentang pentingnya kesempatan kedua bagi warga binaan.

“Setiap manusia berhak mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki diri. Melalui program rehabilitasi ini, kami ingin menumbuhkan harapan baru bagi mereka yang pernah tersesat, agar bangkit dan menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat,” tuturnya.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Yudi Suseno, memberikan apresiasi atas langkah progresif yang dilakukan Rutan Tarutung dalam membangun sinergi sosial dan pembinaan berbasis rehabilitasi.

“Bakti sosial dan kerja sama ini merupakan wujud nyata nilai-nilai pengabdian yang diusung dalam Hari Bakti Kemenimipas. Saya mengapresiasi langkah Rutan Tarutung yang turun langsung ke masyarakat dan membangun kolaborasi untuk menciptakan pembinaan yang lebih manusiawi dan berdampak,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Rehabilitasi Narwastu Humbang Hasundutan menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan dan perhatian yang diberikan oleh Rutan Tarutung.

“Kami siap berkolaborasi dalam memberikan layanan rehabilitasi yang berkelanjutan dan terukur agar para warga binaan benar-benar pulih dan tidak kembali ke penyalahgunaan narkoba. Kehadiran Rutan Tarutung membawa semangat baru bagi kami,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan, ditandai dengan penyerahan simbolis bantuan sosial, penandatanganan kerja sama, doa bersama, serta sesi foto bersama antara jajaran Rutan Tarutung dan pihak Yayasan Narwastu.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Rutan Tarutung menegaskan komitmennya untuk terus menumbuhkan nilai kemanusiaan, memperkuat sinergi antar lembaga, serta mendorong pembinaan warga binaan yang sehat, produktif, dan bebas narkoba, sejalan dengan semangat Hari Bakti Kemenimipas ke-1 Tahun 2025 yang mengusung tema: “Satu Langkah, Satu Semangat, Satu Pengabdian untuk Bangsa”.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Wujudkan Program Wong Reang Wadul, Pemkab Indramayu Serahkan Alat Bantu untuk Warga Disabilitas di Bangodua

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan penyandang disabilitas. Melalui Dinas Sosial, bantuan alat bantu disalurkan kepada dua PPKS (Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial) di Desa Tegalgirang, Kecamatan Bangodua, pada Kamis (13/11/2025).

Dua warga yang menerima bantuan tersebut adalah Aminah dan Cartinah. Ibu Aminah mengalami kelumpuhan sejak insiden terjatuh dari lantai dua rumahnya di Jakarta pada 1996. Kursi roda yang diberikan pemerintah diharapkan menjadi penunjang mobilitasnya dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Adapun Cartinah, yang mengalami stroke sejak 2021, juga mendapatkan bantuan serupa. Kondisinya semakin memburuk setelah toko dagangannya di Cakung, Jakarta, hangus terbakar, memicu tekanan psikis yang berat. Selain kursi roda, Dinas Sosial turut menyalurkan paket sembako sebagai dukungan tambahan bagi kebutuhan hidupnya.

Pemberian bantuan tersebut dilakukan setelah tim Dinas Sosial melakukan asesmen langsung di lapangan untuk memastikan kondisi dan kebutuhan para penerima. Pemkab Indramayu menegaskan bahwa perhatian terhadap penyandang disabilitas akan terus diperkuat sebagai wujud upaya mewujudkan daerah yang inklusif, peduli, dan sejahtera bagi seluruh warganya.

(Andika/Sbr/Diskom). 

Pemkab Tapanuli Utara Rayakan HKN ke-61 dan Hari Ayah Nasional, Targetkan Generasi Sehat dan Keluarga Tangguh

‎
TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – ‎Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025 dengan tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ayah Nasional 2025 bertempat di Sopo Partungkoan Tarutung, Kamis (13/11/2025).
‎
‎Acara ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara Drs. Henry M. M. Sitompul, M.Si,  perwakilan Forkopimda/mewakili, pimpinan perangkat daerah dan tenaga kesehatan, Staf Ahli TP PKK Ny. Lisa Deni Lumbantoruan.
‎
Sambutan ‎Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si. yang dibacakan oleh Sekda menyampaikan bahwa generasi sehat merupakan investasi besar bagi masa depan bangsa. “Selama lebih dari enam dekade, bangsa kita telah mengalami banyak kemajuan, namun juga menghadapi tantangan seperti penyakit menular, stunting, gizi buruk, hingga akses pelayanan kesehatan yang belum merata, terutama di daerah terpencil,” ujar Sekda menyampaikan pesan Bupati.
‎
‎Bupati menegaskan bahwa momentum HKN harus menjadi pengingat sekaligus penyemangat untuk terus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, berkomitmen memperkuat layanan kesehatan prima di tingkat puskesmas dan posyandu, mendorong transformasi digital kesehatan agar pelayanan menjadi lebih cepat, efisien, dan transparan, serta meningkatkan kesejahteraan tenaga kesehatan sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat,” lanjutnya.
‎
‎Selain itu, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup sehat melalui gerakan CERDIK — Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat dengan kalori seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres dengan baik.
‎
‎Bupati juga menyinggung makna Hari Ayah Nasional sebagai momentum untuk menghargai kasih sayang, tanggung jawab, dan pengorbanan seorang ayah dalam keluarga dan pembangunan bangsa.

“Peran ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga pelindung, teladan, dan pendidik utama dalam keluarga. Ketahanan keluarga adalah fondasi pembangunan bangsa,” pungkasnya.
‎
‎Sementara itu, dalam sambutan Ketua TP PKK Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat yang dibacakan Ny. Lisa Deni Lumbantoruan, disampaikan bahwa membangun bangsa yang maju harus dimulai dari membangun generasi sehat, baik secara fisik maupun mental.

“Keluarga menjadi titik awal lahirnya generasi yang kuat, cerdas, dan berdaya saing,” ujarnya.

Sebelumnya, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Utara Lamseria Nababan selaku Ketua Panitia dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan HKN ke-61 bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat, mengapresiasi kerja keras tenaga kesehatan, serta mempererat koordinasi lintas sektor dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
‎
‎Pada kesempatan tersebut dilaksanakan penyerahan kado (bingkisan) kepada perwakilan ayah serta pengumuman dan penyerahan hadiah kepada para juara berbagai perlombaan antar puskesmas.

Reporter   : RH
Redaktur  : Rizal

Bupati Taput Pimpin Rapat Pembahasan Ranperda Perubahan Perangkat Daerah

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menggelar rapat pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Nomor 09 Tahun 2016 tentang Pembentukan Perangkat Daerah Kabupaten Tapanuli Utara. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Mini Kantor Bupati Tapanuli Utara, Kamis (13/11/2025).

Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius T. P. Hutabarat, S.Si., M.Si., didampingi Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng, serta Sekretaris Daerah Drs. Henry SitompulBupati, Asisten Administrasi dan Umum bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan urgensi perubahan regulasi ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas kinerja perangkat daerah. Melalui evaluasi yang telah dilakukan, pemerintah mengusulkan penggabungan beberapa dinas agar struktur organisasi lebih ramping, sinergis, dan adaptif terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat.

Adapun rencana penggabungan mencakup sejumlah dinas, antara lain:

•Bidang Pengendalian Penduduk dan KB digabung dengan Dinas Kesehatan.
• Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak digabung dengan Dinas Sosial.
• Dinas Pemuda dan Olahraga digabung dengan Dinas Pariwisata.
•Dinas Perhubungan digabung dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang.
•Dinas Lingkungan Hidup digabung dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.

Langkah penataan ini diharapkan mampu menciptakan perangkat daerah yang efektif, efisien, fleksibel, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
“Perubahan ini bukan sekadar penyederhanaan struktur, tetapi juga upaya memperkuat tata kelola pemerintahan agar lebih responsif terhadap tantangan pembangunan daerah,” ujar Bupati.

Reporter   : RH
Redaktur  : Rizal