Baher, Gas LPG Bersubsidi Terdapat Anggaran Negara Harus di Manfaatkan Dengan Baik

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Bambang Hermanto, Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi Golkar bicara Kebijakan Hilir Minyak dan Gas (Migas) bersama Badan Pengatur Hilir Migas, Kamis (13/6/2023).
Menurut Bambang, terkait harga Gas bersubsidi yang makin tinggi ditingkat pengecer membuat sebagian masyarakat khususnya di Indramayu merasa terbebani.
“Di dalam Gas 3 Kilo gram yang bersubsidi terdapat bantuan dari pemerintah, segoyanya bisa dimanfaatkan dengan baik jangan sampai disalah gunakan, apalagi dijual dengan harga tidak sesuai dengan HET,” terang Bambang kepada media.
Pemerintah telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk Gas 3 kilo bersubsidi yaitu 16 ribu rupiah. Namun berbagai faktor penyebab harga makin tinggi diantaranya faktor distribusi.
“Selain faktor distribusi ada juga penjual gas yang menjual dengan sistem hutang sehingga tanpa disadari harus menaikan harga lebih dari biasanya,” ucap Baher.
Oleh karena beberapa faktor tersebut, dikatakan Baher, membuat harga gas LGP 3 kg terkesan semakin mahal, akibat adanya biaya-biaya tambahan tadi.
“Sebagai anggota DPR tentunya berupaya mencukupi kebutuhan Masyarakat, tetapi balik lagi, subsidi kan ada batasan-batasan dan aturannya. Kita tidak bisa memuaskan semua pihak,” ujar Baher.
Reporter : Slamet H
Redaktur : Dewi
