Diduga Ada Kejanggalan dalam Pengalokasian Banprov Tahun 2022, Kades Bojong Galing Enggan di Konfirmasi

SUKABUMI.radarinformasi.com- Realisasi anggaran dana Bantuan Keuangan Provinsi tahun 2022, Desa Bojong Galing, Kecamatan Bojong Genteng, Kabupaten Sukabumi-Jawa Barat, diduga syarat penyimpangan, hal tersebut berdasarkan kekecewaan dari pihak ketiga yang mengerjakan renovasi pembangunan kantor desa, Kamis (06/04/23).

Padahal kantor desa sangat penting sebagai pusat pelayanan kepada warga, apalagi anggaran sudah dikeluarkan untuk pembangunan kantor tersebut, selain itu juga keberadaan kantor desa yang refresentatif akan jadi kebanggaan warga, tapi sayangnya renovasi ruang pelayanan tersebut hingga kini tak kunjung selesai.

Kejanggalan pengalokasian anggaran tersebut dilontarkan oleh Surya selaku pelaksana renovasi pembangunan kantor desa, Ia mengatakan bahwa, “Memang saya yang mengerjakan renovasi ruang pelayanan tersebut, harusnya di ruangan pelayanan itu ada tulisan nama desa menggunakan huruf stenlis nama desa. Cuma belum saya pasang karena pihak pemdes belum membayar keseluruhan sesuai perjanjian ke saya, kalau Pemdes sudah melunasi baru saya pasang,”

Saat radarinformasi berusaha melakukan konfirmasi terhadap Eman Sulaiman, S.p.d selaku Kepala Desa via Seluler, Eman mengatakan, “Saya lagi di luar, di jalan mau ke Cidahu kerumah salahsatu anggota dewan, lagian ngapain dateng ke kantor saya siang gini saya nya juga udah gak ada di kantor hari gini mah, besok juga saya sibuk jadi gak tau kapan bisa ada waktu buat ketemu”.

” Tapi kalau tetep mau ketemu ya udah maunya kapan besok ajalah tapi jangan siang karena saya sibuk banyak kerjaan. Kalau memang ada kesalahan saya silahkan naikin saja beritanya, saya sibuk”, ungkapnya dengan nada arogan.

Ketika radarinformasi menyambangi kantor desa pada keesokan harinya, Kepala Desa tidak ada di tempat, pihak media hanya bertemu dengan Sekdes, dalam keterangannya Sekdes mengatakan bahwa, “Renovasi ruang pelayanannya memang hanya begini sesuai dengan dana yang tertulis, soal prasasti kemaren sudah dipasang tapi saya ga tahu dimana di pasangnya mungkin sudah kecabut jadi gak tahu kemana”.

Reporter : Dahlia Oktaviani
Redaktur : Dewi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *