Kadis PUPR Kembali Bungkam: Sorotan Menguat Usai Temuan Retakan di Proyek Irigasi Caringin

BOGOR.radarinformasi.com – Sorotan terhadap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor kembali menguat setelah Kepala Dinas PUPR, Suryanto, tak memberikan respons atas temuan keretakan di proyek Rehabilitasi Fungsi Jaringan Irigasi D.I. Ciderum, Kecamatan Caringin. Sikap bungkam ini menambah panjang daftar persoalan PUPR yang tak kunjung mendapat klarifikasi dari sang kadis.
Proyek bernilai Rp429.180.000 tersebut menuai kritik setelah awak media menemukan keretakan pada Tembok Penahan Tanah (TPT), padahal pembangunan masih berjalan. Selain itu, tidak ditemukannya Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan gambar teknis di lokasi memperkuat dugaan minimnya transparansi dalam pelaksanaan proyek.
Sayangnya, upaya konfirmasi kepada Kadis PUPR Suryanto justru lagi-lagi tak membuahkan hasil. Sejumlah awak media yang menghubunginya berulang kali tidak pernah mendapatkan jawaban. Bahkan beberapa jurnalis mengaku nomor mereka diblokir setelah mencoba meminta penjelasan. Fenomena bungkam ini bukan pertama kali terjadi, sebab dalam sejumlah persoalan PUPR sebelumnya, Suryanto juga diketahui kerap tidak memberikan tanggapan meski masalah menyangkut kepentingan publik.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor utama, Rizal, belum menyampaikan keterangan resmi. Masyarakat menilai diamnya Kadis PUPR hanya memperburuk persepsi publik terhadap transparansi dan pengawasan proyek di Kabupaten Bogor. Warga pun mendesak agar pemerintah daerah mengambil langkah tegas dan memastikan setiap persoalan PUPR mendapat penanganan terbuka, bukan dibiarkan tanpa penjelasan.
Dewi
