Ribuan Warga Padati Karangsong, Tradisi Nadran Jadi Simbol Syukur dan Gotong Royong Nelayan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Ribuan warga tumpah ruah memadati wilayah pesisir Karangsong, Kabupaten Indramayu, untuk mengikuti tradisi laut Nadran yang kembali digelar oleh masyarakat dan nelayan di wilayah kerja KPL Mina Sumitra. Rabu (16/04)

Tradisi yang digelar dua tahun sekali ini menjadi bentuk rasa syukur atas limpahan hasil laut sekaligus simbol kebersamaan masyarakat pesisir. Kegiatan berlangsung meriah dengan kehadiran Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, yang turut mengikuti prosesi utama berupa larung kepala kerbau ke tengah laut.

Sejak pagi, masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga lansia, memadati sepanjang jalan menuju muara Karangsong yang menjadi titik kumpul prosesi pelepasan. Arak-arakan meron yang membawa kepala kerbau diiringi seni tradisional, tabuhan musik, serta tarian khas daerah menambah semarak suasana.

Prosesi larung menjadi puncak acara, di mana kepala kerbau yang telah dihias diarak dan kemudian dilarungkan ke laut sebagai bentuk penghormatan kepada alam dan ungkapan rasa syukur atas hasil laut yang melimpah. Nuansa spiritual dan budaya sangat kental terasa dalam setiap rangkaian kegiatan.

Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, menyampaikan apresiasi atas kekompakan masyarakat Karangsong dan sekitarnya dalam menjaga serta melestarikan tradisi warisan leluhur tersebut. Ia menilai Nadran tidak hanya sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT, tetapi juga sebagai momentum memperkuat solidaritas serta identitas budaya masyarakat pesisir.

“Tradisi Nadran ini adalah warisan budaya yang luar biasa. Semoga melalui kegiatan ini, semangat gotong royong dan kecintaan terhadap laut bisa terus hidup dan diwariskan kepada generasi muda. Hal ini sejalan dengan visi Indramayu Reang,” ujar Syaefudin dalam sambutannya.

Ia pun berharap para nelayan di Karangsong dan wilayah pesisir Indramayu semakin sejahtera dan selalu diberikan keselamatan dalam menjalankan aktivitas melaut.

Tradisi Nadran Karangsong merupakan bagian dari kekayaan budaya lokal yang masih lestari hingga kini. Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya mempererat tali persaudaraan, tetapi juga menunjukkan betapa pentingnya menjaga harmoni antara manusia dan alam.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *