Perhutani Bogor Bersinergi Dengan Stakeholder Dalam Sosialisasi Perhutanan Sosial

BOGOR.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor lakukan sinergi bersama Stakeholder dengan menghadiri sosialisasi Perhutanan Sosial bertempat di Balai Desa Gobang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor pada Jumat, 5 Juli 2024. Sabtu (06/07/24)
Kegiatan ini merupakan inisiasi dari Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (BPSKL), Direktorat Jendral PSKL Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Provinsi Jawa Barat Wilayah I Bogor.
Hadir pada kegiatan tersebut Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Jasinga Leuwiliang Ade Soma, Kepala Resor Pemangkuan Hutan (KRPH) Gobang Robil Amsyur, Kepala Seksi Wilayah II BPSKL Ditjen PSKL KLHK Ayi Firdaus, Perwakilan CDK Wilayah I Bogor Yudi Rusmayadi, Forum Komunikasi Kehutanan Masyarakat (FKKM) serta perwakilan Desa Gobang, Desa Leuwibatu dan Desa Rabak.
Dalam pernyataannya mewakili Administratur/KKPH Bogor Ade Soma mengatakan bahwa terkait program percepatan Perhutanan Sosial pada kelola Kawasan Hutan Dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK), pihaknya akan mendukung dan membantu memfasilitasi dalam pelaksanaannya.
“Kesiapan dalam bersinergi dengan berbagai pihak terkait dalam pengimplementasian Perhutanan Sosial khususnya di wilayah kerja BKPH Jasinga, Leuwiliang dan dibeberapa lokasi KHDPK, saat ini sudah terdapat mitra Perhutani dan masyarakat juga bekerja sama,” tuturnya.
Sementara itu, Ayi Firdaus juga menyampaikan pandangannya terkait pengelolaan kawasan hutan Produksi dan hutan Lindung di Pulau Jawa, menjadi kelola Perum Perhutani dan kelola KHDPK.
“Tim Percepatan Perhutanan Sosial pada kelola KHDPK mempunyai tugas melaksanakan sosialisasi hingga validasi objek dan subjek pada masyarakat penggarap yang berada dikelola wilayah KHDPK dengan skema Perhutanan Sosial yaitu berupa Hutan Kemasyarakatan, Hutan Desa dan Hutan Tanaman Rakyat.”
jelasnya.
Reporter : Maulana
Redaktur : Dewi
