Lokasi Diduga Penadah Gas Oplosan di Megamendung: Tak Berizin, Barcode Mencurigakan dan Tak Terdaftar Resmi Pertamina

BOGOR.radarinformasi.com — Sebuah lokasi di Jalan Sirnagalih, Desa Megamendung, Kecamatan Megamendung, diduga kuat menjadi tempat penampungan sekaligus distribusi gas LPG ilegal. Temuan ini mengemuka setelah investigasi lapangan menunjukkan sejumlah kejanggalan yang tidak lazim ditemukan pada agen resmi LPG.

Di lokasi tersebut, tidak ditemukan papan nama agen ataupun pangkalan berizin, sebagaimana diwajibkan pada tempat distribusi LPG resmi. Satu-satunya papan yang terlihat memuat nama PT Elpindo Trikarsa, namun hasil penelusuran menunjukkan bahwa alamat perusahaan tersebut tidak berada di Megamendung, menimbulkan pertanyaan besar mengenai legitimasi operasional tempat tersebut.

Selain itu, terdapat puluhan tabung gas ukuran 12 kg dan 50 kg dalam jumlah tertentu. Setelah dilakukan pengecekan barcode pada tabung Bright Gas 12 kg, ditemukan indikasi kuat ketidakwajaran:
– Barcode pada setiap tabung mengarah ke tautan situs berbeda,
– Seluruh tautan tidak dapat diakses,
– Dan tidak satu pun dari situs tersebut memiliki afiliasi dengan Pertamina ataupun platform distribusi resmi.

Temuan ini semakin memperkuat dugaan bahwa tabung-tabung tersebut tidak berasal dari jalur distribusi yang sah, dan berpotensi merupakan barang ilegal atau hasil pengoplosan.

Dalam pengamatan lanjutan, salah satu pekerja di lokasi mengaku bahwa pasokan gas tersebut dikirim oleh dua orang, yaitu Yanto dan Husen. Pengakuan ini membuka babak baru pertanyaan: siapa Yanto dan Husen, dan dari mana mereka memperoleh pasokan gas dalam jumlah tersebut?

Keterangan tersebut patut dicurigai, mengingat lokasi yang tidak berizin, barcode mencurigakan, serta pola distribusi yang tidak jelas. Hal ini menimbulkan dugaan kuat bahwa rantai pasokan gas tersebut melibatkan pihak-pihak yang tidak berada dalam sistem distribusi resmi.

Upaya awak media untuk meminta klarifikasi dari pemilik lokasi berakhir tanpa hasil. Saat dikonfirmasi, pemilik bersikap acuh dan menolak memberikan keterangan apa pun terkait aktivitas di tempat tersebut. Sikap tertutup ini justru semakin menguatkan dugaan adanya aktivitas yang berpotensi melanggar hukum.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada respons resmi dari Pertamina maupun aparat penegak hukum. Publik berharap instansi terkait segera melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan keamanan dan legalitas peredaran LPG di wilayah tersebut, mengingat potensi bahaya dan kerugian negara jika praktik ini benar terjadi.

Red

Bentrok Antar Warga Pecah di Kawasan Kalibata: Satu Korban Meninggal, Aparat Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

JAKARTA.radarinformasi.com — Situasi keamanan di kawasan Kalibata, tepatnya di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, mengalami gangguan sejak Kamis sore akibat terjadinya bentrokan antara pedagang yang beraktivitas di sekitar kawasan tersebut dengan sekelompok orang lainnya. Insiden ini menimbulkan ketegangan yang meluas hingga mengganggu arus lalu lintas. Kamis (11/12)

Peristiwa tersebut mengakibatkan satu korban dari pihak yang terlibat dilaporkan meninggal dunia. Sementara itu, korban lainnya telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan. Aparat penegak hukum memastikan bahwa seluruh proses penanganan dan identifikasi korban sedang dilakukan secara profesional sesuai prosedur.

Hingga Kamis malam, situasi di lokasi belum sepenuhnya kondusif. Laporan mengenai ketegangan lanjutan dan potensi serangan susulan masih muncul, sehingga aparat keamanan meningkatkan penjagaan dan kewaspadaan di sekitar area bentrokan.

Untuk menjaga keselamatan masyarakat, aparat kepolisian menerapkan rekayasa lalu lintas di ruas jalan yang berada di depan TMP Kalibata. Pengendara dan warga diminta menghindari jalur tersebut dan sementara waktu beralih ke rute alternatif. Langkah ini diambil guna mencegah terjadinya salah sasaran terhadap pengguna jalan yang melintas.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat tetap waspada, tidak mendekati area kejadian, dan senantiasa mengikuti arahan petugas. Selain itu, masyarakat juga diharapkan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi demi menjaga kondusivitas wilayah.

Rizal

Kronologi Tragis di SDN 01 Kalibaru Cilincing: Mobil MBG Tabrak Barisan Literasi, Belasan Siswa dan Guru Terluka

JAKARTA.radarinformasi.com – Suasana pagi di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, berubah mencekam setelah sebuah mobil dengan nomor polisi MBG tiba-tiba menerobos masuk ke area sekolah dan menabrak barisan siswa serta guru yang sedang melakukan kegiatan pembiasaan literasi, Kamis (11/12/2025) sekitar pukul 06.48 WIB.

Menurut keterangan di lokasi, guru-guru tengah menyiapkan barisan membaca pagi ketika mobil tersebut melaju dari arah luar sekolah. Pagar sekolah dalam kondisi tertutup, namun kendaraan itu tetap menerobos hingga pagar roboh. Diduga sopir kehilangan kendali, sehingga mobil terus melaju dan menabrak sejumlah siswa serta guru yang berada di depan halaman sekolah. Beberapa korban bahkan dilaporkan sempat terlindas.

Pihak sekolah bersama warga langsung melakukan evakuasi darurat. Pada pukul 07.10 WIB, para korban dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Dua siswa mendapat perawatan di Puskesmas Cilincing II, yaitu:

• Aditya Pradipta (Kelas 3C)
• Maulana Aufar (Kelas 5B)

Sementara itu, korban lain ditangani di RSUD Cilincing, dengan daftar sebagai berikut:

• Salsabila (3C)
• Ahmad Faizan (2C)
• Bagus (1B)
• Khanza (3D)
• Dian (3B)
• Anisa (3D)
• Surya (3D)
• Dita (3C)
• Hafiiz (3B)
• Weren (3B)
• Nabil (3D)
• Alvaro (3D)
• Lilo (4B)
• Rey (3C)
• Hafiz (1A)
• Yuda (3C)
• Ray Firmansyah (3C)

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap sopir mobil MBG serta mengamankan lokasi kejadian. Kondisi para korban masih dalam penanganan intensif tenaga medis.

Peristiwa ini menimbulkan duka dan keprihatinan mendalam bagi keluarga, guru, dan masyarakat sekitar, mengingat kegiatan literasi pagi yang biasanya menjadi rutinitas positif justru berubah menjadi insiden yang tak terduga. Pemerintah daerah dan aparat terkait diharapkan segera memberikan pendampingan serta memastikan evaluasi keamanan lingkungan sekolah.

Rizal

‎Pemkab Tapanuli Utara Dukung Penguatan Profesionalisme Wartawan melalui UKW Angkatan 74 Tahun 2025

‎TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – ‎Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan 74 Tahun 2025 yang digelar oleh PWI Bonapasogit bekerja sama dengan PT Agincourt Resources, bertempat di Convention Hall  Hotel Hineni, Tarutung (Kamis, 11 Desember 2025).
‎
‎Pembukaan UKW dihadiri oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, ST., M.Eng., didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Hendrik Taruna, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir, Ketua Dewan Kehormatan Pusat Atal S Depari dan Ketua PWI Sumut Farianda P. Sinik.

Ketua Panitia sekaligus Ketua PWI Bonapasogit, Alfonso Situmorang, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 36 wartawan tingkat Muda dan Madya yang berasal dari berbagai wilayah Tapanuli Raya hingga Aceh. Tingginya minat wartawan untuk mengikuti uji kompetensi sebagai upaya peningkatan kualitas jurnalisme di kawasan ini.
‎
‎Sambutan Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., yang disampaikan oleh Wakil Bupati menekankan pentingnya profesionalisme dan kompetensi wartawan, terlebih di tengah situasi daerah yang sedang menghadapi pemulihan pasca bencana.
‎
‎Wabup menyampaikan gambaran umum kondisi bencana, di mana sebanyak tujuh kecamatan terdampak, meliputi lima kecamatan yang dilanda banjir dan dua kecamatan yang mengalami longsor. Sebanyak 36 warga telah dinyatakan meninggal dunia, dua orang hilang dan telah direlakan oleh keluarga, serta empat desa masih terisolir.
‎
‎Wabup menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus mengejar pembukaan akses jalan yang rusak dan terputus, termasuk upaya pembangunan hunian sementara hingga hunian tetap, yang salah satunya mencakup rencana pembangunan 200 unit dari pemerintah pusat.
‎
‎“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, kami berharap para wartawan semakin mampu menyampaikan informasi secara tepat, akurat dan berimbang, sehingga gagasan serta dalam pelaksanaan pembangunan dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” ujar Wabup.
‎
‎Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir dalam sambutannya menegaskan kembali prinsip dasar jurnalisme, yaitu pentingnya verifikasi dan pengujian informasi sebelum dipublikasikan. Ia mengingatkan bahwa di tengah disrupsi media digital, wartawan harus tetap menjaga marwah profesi dan mengutamakan integritas sebagai fondasi kerja jurnalistik.

Reporter   : RH
Redaktur  : Rizal

Skandal “Esek-Esek” Kepala Sekolah SMK Swasta Jakarta Terkuak, Integritas dan Moralitas Dipertanyakan

BOGOR.radarinformasi.com – Seorang kepala sekolah swasta berinisial S, mantan pengawas pendidikan yang kini memimpin sebuah SMK swasta di Pasar Minggu, tengah menjadi perhatian setelah muncul isu skandal “esek-esek” dengan seorang perempuan berinisial SS yang diketahui masih berada dalam proses perceraian. Rabu (10/12)

Skandal ini mencuat setelah SS mengungkap bahwa ia dan S telah berjanji bertemu di Terminal Kampung Rambutan, sebelum kemudian menuju sebuah wisma di kawasan Taman Mini. SS menyebut bahwa mereka memasuki wisma sekitar pukul 14.30 dan keluar sekitar 15.30.

“Kami melakukan hubungan suami istri,” ujar SS dalam keterangannya.

Pengakuan tersebut jelas menimbulkan pertanyaan, karena S berstatus sebagai kepala sekolah yang memiliki tanggung jawab moral, sosial, serta etik profesi yang melekat pada jabatannya.

Di tengah meningkatnya perhatian masyarakat, S akhirnya memberikan pernyataan singkat terkait polemik yang beredar. “Saya minta maaf, saya khilaf,” ujarnya saat dimintai tanggapan.

Meski tidak merinci lebih jauh terkait substansi pemberitaan, pernyataan tersebut menjadi titik penting dalam respons publik terhadap kasus ini. Adanya permintaan maaf juga tidak langsung melepas segala potensi sanksi moral dan etika seorang pemimpin.

Potensi Sanksi Etika Agama

Dalam konteks aturan moral dan ajaran agama yang berlaku di Indonesia, hubungan intim di luar pernikahan—terlebih dengan seseorang yang masih berstatus istri sah secara hukum meskipun dalam proses cerai—dikategorikan sebagai perbuatan melanggar norma agama.

Dalam banyak panduan keagamaan, tindakan tersebut bisa dianggap perbuatan zina, yang secara moral menimbulkan konsekuensi sosial, termasuk teguran dari tokoh agama, pembinaan moral, hingga rekomendasi penyelesaian melalui lembaga keagamaan.

Potensi Sanksi Kelembagaan Pendidikan

Sebagai pemimpin lembaga pendidikan, S juga berpotensi menghadapi sanksi etik profesi. Berdasarkan norma umum dalam kode etik tenaga pendidik, kepala sekolah dapat dikenai:

• Teguran keras dari yayasan atau lembaga pengelola sekolah

• Pembinaan khusus terkait etika jabatan

• Pembebasan sementara dari tugas jika dinilai mengganggu citra lembaga

• Hingga pencopotan jabatan apabila terbukti melakukan perbuatan yang mencoreng martabat profesi

Institusi pendidikan biasanya sangat menekankan integritas moral pimpinan sekolah sebagai representasi nilai-nilai yang harus dicontoh oleh lingkungan internal, termasuk guru dan siswa.

Kasus ini terus berkembang dan diperkirakan akan menjadi sorotan karena menyangkut etika personal sekaligus tanggung jawab moral seorang pemimpin pendidikan.

Red

‎Pemkab Taput Gelar Tabur Bunga dan Salurkan Bantuan bagi Keluarga Korban Bencana di Parmonangan

‎TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – ‎Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melaksanakan kegiatan tabur bunga di lokasi Dusun Sitonggitonggi dan Dusun Simarsalaon, Desa Pertengahan, Kecamatan Parmonangan, Selasa (9/12/2025).
‎
‎Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan dan belasungkawa atas musibah yang menelan tujuh korban jiwa, serta satu korban lainnya—anak berusia 1,5 tahun, anak dari Bungkirno Manalu—yang hingga saat ini masih belum ditemukan.
‎
‎Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, S.T., M.Eng., hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama Plt. Kadis PMD Satya Dharma Nababan, Kadis Pendidikan Bontor Hutasoit, Kadis Perkim Budiman Gultom, Kadis Ketenagakerjaan Josua Hutabarat, Forkopimca Parmonangan, rohaniwan, keluarga korban, serta masyarakat setempat. Kehadiran seluruh unsur pemerintah ini menunjukkan komitmen Pemkab Taput dalam mendampingi masyarakat yang terdampak bencana.
‎
‎Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati menyampaikan pesan dan arahan Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si.
‎
‎“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, kami menyampaikan duka cita yang sangat mendalam. Kami berdiri bersama keluarga korban dan masyarakat Parmonangan dalam masa yang berat ini. Pemerintah akan terus bekerja maksimal untuk membuka akses dan memastikan seluruh kebutuhan mendesak masyarakat terpenuhi,” demikian kutipan Bupati yang disampaikan oleh Wakil Bupati.

Dalam kesempatan itu, Pemkab Taput juga menyerahkan bantuan penghiburan kepada keluarga korban serta bantuan sembako bagi warga yang berada di sekitar lokasi bencana. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga dan masyarakat yang terdampak.
‎
‎Untuk mencapai lokasi bencana di Simarsalahon dan Dusun Sitonggitonggi, rombongan harus menempuh perjalanan kaki sejauh 6–7 kilometer—sekitar 14 kilometer pulang-pergi—dimulai dari kawasan Sidondamon. Akses menuju lokasi masih sangat terbatas akibat material longsor yang menutup jalur.
‎
‎Hingga saat ini, tiga unit alat berat terus bekerja di lapangan untuk membuka akses jalan dan memecah batu besar yang menghalangi jalur masuk. Pemkab Taput menegaskan bahwa upaya percepatan penanganan, termasuk pencarian korban yang belum ditemukan, akan terus dilakukan hingga situasi kembali pulih.

Reporter   : RH
Reporter  : Rizal

Doa Lintas Agama dan Penyaluran Bantuan Warnai Ibadah Pemulihan Pasca Bencana Taput

‎TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – ‎Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara menggelar doa bersama untuk keselamatan dan pemulihan pascabencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Taput yang dihadiri oleh Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar P Hutabarat, S.Si., M.Si., Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak, S.H., S.I.K., Dandim 0210/TU Letkol Kav Ronald Tampubolon, S.H., M.Han., Ketua TP PKK Taput Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, Staff Ahli TP PKK Taput Ny. Lisa Deni Lumbantoruan, Wakil Ketua DPRD dan beberapa Anggota DPRD, pimpinan perangkat daerah, perwakilan ASN, TP PKK, tokoh agama, tokoh masyarakat, keluarga yanh terdampak bencana serta berbagai elemen masyarakat bertempat di Gedung Sopo Partungkoan Tarutung, Selasa (9/12/2025).
‎
‎Dalam rangkaian acara, pemerintah menyerahkan santunan kepada 23 keluarga yang meninggal akibat bencana alam masing-masing sebesar Rp.2.000.000,- sebagai wujud kepedulian dan dukungan nyata terhadap warga yang terdampak.
‎
‎Ibadah dipimpin oleh Pdt. Donald Pieter Sinaga dengan kotbah bertema “Dari Keterbatasan menjadi Ketidakterbatasan” berdasarkan Yohanes 2:1–11, yang mengajak seluruh masyarakat untuk memohon pertolongan Tuhan agar berbagai keterbatasan yang dialami daerah dapat berubah menjadi kekuatan dan peluang baru.
‎
‎Sebagai bentuk kebersamaan dan toleransi, doa lintas agama turut dipanjatkan oleh para tokoh agama Kristen Protestan, Katolik dan Islam. Pemerintah berharap momentum ini menjadi penguat solidaritas sosial di tengah situasi yang masih menantang.

Bupati Tapanuli Utara dalam sambutannya menyampaikan bahwa setelah tanggap darurat bencana 14 hari sudah berjalan dan telah disepak atau bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana akan kita perpanjang lagi sampai 2 minggu kedepan. 

Pemerintah masih mengaktifkan tiga posko utama yaitu di Tarutung, Adiankoting dan Parmonangan. Posko tersebut berfungsi sebagai pusat informasi serta tempat pengumpulan dan penyaluran bantuan bagi masyarakat. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada menyusul hasil rapat bersama BMKG yang memproyeksikan curah hujan tinggi selama satu minggu ke depan.
‎
‎“Mari kita hindari wilayah yang berpotensi longsor dan selalu mengutamakan keselamatan,” ujar Bupati. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah bekerja sama dalam penanganan bencana.
‎
‎“Terima kasih atas kolaborasi yang baik. Semoga kita dapat bergerak lebih cepat dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat. Horas.”
‎
‎Selesai acara doa bersama, Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat juga menyerahkan bantuan permakanan kepada para warga yang terdampak bencana yang hadir dalam acara tersebut.

Reporter   : RH
Redaktur  : Rizal

Polres Indramayu Tingkatkan Pengamanan Pilwu Serentak 2025

INDRAMAYU.radarinformasi.com-
Menjelang Pemilihan Kuwu (Pilwu) Serentak 2025, Polres Indramayu Polda Jabar menggelar apel pengamanan untuk memastikan pemungutan dan penghitungan suara di 139 desa berjalan aman dan lancar.

Apel digelar di Lapangan Apel Polres Indramayu pada Selasa (9/12/2025) dan dipimpin langsung oleh Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K.

Dalam arahannya, Kapolres menegaskan bahwa tahapan Pilwu yang dimulai sejak September telah berlangsung kondusif. Ia menekankan, hari pemungutan dan penghitungan suara menjadi momen krusial yang menuntut kehadiran polisi secara profesional sekaligus humanis.

“Rabu, 10 Desember 2025, menjadi hari penting. Pemungutan, penghitungan, hingga penetapan kuwu terpilih harus berlangsung aman dan lancar. Polri hadir untuk memberikan jaminan keamanan serta ketenangan bagi seluruh masyarakat,” ujar AKBP Fajar Gemilang.

Kapolres juga menginstruksikan pengecekan kesiapan personel, sarana-prasarana, serta penempatan anggota di TPS secara menyeluruh. Setiap anggota harus memahami peran, tugas, dan tanggung jawabnya, serta mengutamakan langkah preemtif dan preventif.

“Pilwu memiliki karakteristik berbeda dibanding pemilu legislatif atau daerah. Pendekatan persuasif dan humanis menjadi prioritas agar masyarakat merasakan kehadiran Polri sebagai pelindung dan pengayom,” tambahnya.

Selain itu, sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat di masing-masing wilayah juga ditegaskan sebagai kunci kelancaran seluruh tahapan Pilwu.

Terpisah, Kasie Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan potensi gangguan keamanan. Layanan pengaduan dapat diakses melalui WhatsApp Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di 0819-9970-0110 atau call center 110.

(Andika/S/Humas).

Polres Indramayu Selenggarakan Rakor Lintas Sektoral, Pastikan Pilwu 2025 Berjalan Aman dan Terpercaya

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Menjelang dua hari sebelum pencoblosan Pemilihan Kuwu (Pilwu) Serentak 2025, Polres Indramayu Polda Jabar menggelar rapat koordinasi lintas sektoral untuk memastikan seluruh tahapan pemungutan suara terlaksana dengan aman dan akuntabel. Kegiatan berlangsung di Aula Atmaniwedhana Polres Indramayu, Senin (8/12/2025).

Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, pimpinan lembaga terkait, dan berbagai pemangku kepentingan. Tampak hadir Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin, S.H., M.H., Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., Dandim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo, S.E., M.Han., Ketua DPRD Dra. Hj. Nurhayati, M.Pd.I., Ketua Pengadilan Negeri Yogi Dulhadi, S.H., M.H., Kepala BPBD Dadang Oce Iskandar, Kasat Pol PP Teguh Budiarso, S.Sos., M.Si., Wakapolres Kompol Tahir Muhiddin, S.E., S.I.K., M.M., serta para camat, kapolsek, dan tokoh masyarakat dari 139 desa.

Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat koordinasi, terutama dalam menghadapi potensi kerawanan selama tahapan Pilwu, mulai dari distribusi logistik, mobilisasi massa, hingga pengamanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, menegaskan bahwa Pilwu harus berjalan secara aman, jujur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Tahapan demi tahapan telah berjalan dengan baik. Kami ingin seluruh elemen, dari kabupaten hingga tingkat desa, memiliki komitmen yang sama untuk memastikan Pilwu sukses dan akuntabel,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Pilwu bukan sekadar memilih pemimpin desa, tetapi juga menentukan arah pembangunan dan pelayanan publik. “Kepala desa terpilih harus mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat. Proses pemilihan harus dijaga bersama,” tegasnya.

Dalam rakor, peserta menerima pemetaan wilayah rawan, strategi pengamanan TPS, serta penekanan agar seluruh pihak menjaga netralitas dan memperkuat komunikasi di lapangan. Edukasi masyarakat soal bahaya hoaks, provokasi, dan pentingnya menjaga kerukunan antarwarga juga menjadi pembahasan utama.

“Kami mengimbau warga untuk menjaga ketertiban menjelang pencoblosan, mengedepankan persaudaraan, dan menghindari ajakan yang bisa memicu konflik,” pungkas Kapolres.

Sementara itu, Kasie Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, mengingatkan masyarakat untuk segera melapor jika menemukan potensi gangguan keamanan. “Warga dapat menghubungi layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU melalui WhatsApp 0819-9970-0110 atau call center 110,” jelasnya.

(Andika/S/Humas).

Bupati Tapanuli Utara Hadiri Natal Oikumene Kecamatan Pangaribuan, Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Kebersamaan

‎
TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – ‎Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., didampingi Ketua TP PKK Neny Angelina JTP Hutabarat serta para pimpinan perangkat daerah menghadiri Perayaan Natal Oikumene Kecamatan Pangaribuan dengan mengangkat tema “Allah hadir untuk menyelamatkan keluarga” (Matius 1:21–24) yang berlangsung di Gereja HKBP Pakpahan, Pangaribuan, Senin (8/12/2025).
‎
‎Dalam sambutannya, Bupati Jonius Hutabarat menyampaikan bahwa momentum Natal harus menjadi penguat bagi seluruh masyarakat untuk bangkit dari berbagai musibah yang sedang dihadapi. Ia menegaskan bahwa Tuhan memberikan kekuatan kepada setiap orang untuk melalui situasi sulit.
‎
‎“Biarlah melalui momentum Natal ini menjadi awal kebersamaan, kolaborasi, dan kepedulian kita semua,” ujarnya.
‎
‎Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan pemerintah yang sedang berupaya menangani dampak bencana di Kabupaten Tapanuli Utara. Ia menyampaikan duka mendalam atas 34 korban jiwa akibat bencana alam baru-baru ini.


“Pemerintah mengajak seluruh masyarakat bersatu menghadapi bencana ini. Kebersamaan adalah kunci bagi kita untuk bangkit,” tambahnya.
‎
‎Lebih lanjut, Bupati menyampaikan harapan agar Kecamatan Pangaribuan semakin maju. Ia mengajak seluruh ASN, perangkat desa, dan masyarakat untuk bekerja sama meningkatkan kesejahteraan.
‎
‎“Para petugas, Kepala Desa dan ASN yang telah diberikan mandat oleh masyarakat, mari bekerja sungguh-sungguh demi kemajuan Tapanuli Utara. Selamat Natal untuk kita semua,” tutup Bupati.
‎
‎Anggota DPRD Tapanuli Utara Selamat Pakpahan dalam sambutannya menekankan pentingnya peningkatan sumber daya manusia dan ketahanan sektor pertanian di tengah situasi sulit. Ia mengingatkan para kepala desa agar memastikan penyaluran bantuan pertanian tepat sasaran.
‎
‎“Jangan sampai kelompok tani yang membutuhkan justru tidak menerima bantuan. Saat ini kita dipaksa untuk mandiri. Mari kita jaga keluarga kita dan tetap memprioritaskan pendidikan anak-anak,” tegasnya.
‎
‎Camat Pangaribuan Marhasak Simaremare turut mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan sesama, terutama menjelang kedatangan para perantau. Ia mendorong seluruh warga mendukung program-program strategis Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, seperti HUTASEHAT, TAPAMAJUMA, dan SAITAPAIAS.
‎
‎Dalam rangkaian acara tersebut, panitia juga menggalang donasi sebagai bentuk solidaritas untuk korban bencana alam di wilayah Tapanuli Raya. Semangat kebersamaan dan kepedulian yang tercermin dalam perayaan ini diharapkan menjadi kekuatan bagi masyarakat untuk menyongsong tahun baru dengan optimisme.

Reporter   : RH
Redaktur  : Rizal