APH Diminta Serius Audit Pembangunan Bronjong JUT Desa Pagaran Lambung I Telan Biaya Ratusan Juta Terkesan Asal Jadi

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Proyek pembangunan JUT Bronjong dibangun dengan Dana Desa (DD) di desa  Pagaran Lambung I Kecamatan Adiankoting menggunakan anggaran DD APBN Tahun 2023 Sebesar Rp.  243.840.300 sepanjang 106 Meter dan  penambahan DD P-APBDes Tahun 2023 sebesar 116.368.000 sepanjang 51 Meter diduga pengerjaannya asal jadi tanpa memperhitungkan spesifikasi teknis pengerjaan yang benar. Jumat (18/7)

Sebab, pembangunan Bronjong Jut tersebut  mulai sejak tahun 2023 sepanjang 157 meter sudah mengalami amruk akibat pengikisan air sungai dikarenakan pekerjaan terkesan asal asalan dan diduga tidak sesuai spesifikasi tehnik.

Menurut pengakuan salah seorang warga Desa Pagaran Lambung I Kecamatan Adiankoting Kabupaten Tapanuli Utara yang tidak mau disebutkan namanya kepada awak media, Kamis (17/7/2025) membeberkan, pengerjaan proyek Turap (Kawat Bronjong) yang disinyalir pembangunannya asal jadi serta tidak memperhatikan spesifikasi yang sesuai.

“Dari sisi kualitas, semua yang dikerjakan dengan batasan waktu terlihat kasar dan tidak sesuai dengan apa yang diharakan maupun yang ditentukan, baik materil batu yang digunakan terkesan seperti batu kapur bila tertimpa ketanah maka batunya bisa pecah,” ungkapnya.

Untuk itu, dirinya meminta agar pihak APH agar dapat melihat secara langsung pembangunan turap tersebut, serta memanggil pihak terkait termasuk pendamping desa agar dapat dipertanggunng jawabkan.

“Kami masyarakat Desa Pagaran Lambung I Kecamatan Adiankoting menduga kegiatan turap (Kawat Bronjong) yang dibangun Tahun 2023 merupakan kegiatan yang sia-sia dan telah membuang banyak anggaran. Sedangkan pendamping desa tidak menjalankan hak dan tanggung jawabnya secara benar,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Kepala Desa Pagaran Lambung I Kecamatan Adiankoting Kabupaten Tapanuli Utara, Romulus Situmeng tidak pernah menghiraukan Telepon Selulernya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Sebab, berdasarkan Permendes PDTT Nomor 3 Tahun 2015 tentang Pendampingan Desa itu bertugas pertama, untuk meningkatkan kapasitas, efektivitas, dan akuntabilitas pemerintahan desa dan pembangunan desa

Kedua, Meningkatkan prakarsa, kesadaran dan partisipasi masyarakat desa dalam pembangunan desa yang partisipatif

Ketiga, Meningkatkan sinergi program pembangunan Desa antarsektor, dan keempat, mengoptimalkan aset lokal Desa 

Tidak puas denga cerita itu, awak media mencoba menelusuri ke lokasi, memang setiap item pekerjaan terindikasi asal jadi yang tidak memenuhi spesifikasi yang benar seperti tidak memiliki tiang penyangga dan bahan material yang digunakan.

Sementara itu Kepala Badan Inspektorat Kabupaten Tapanuli Utara, Erikson Siagian melalui Inspektur Pembantu (Irban I) Sahat Silalahi ketika dimintai keterangannya, membenarkan bahwa proyek pembangunan Bronjong JUT melalui Danan Desa (DD) desa Pagaran Lambung I tersebut, namun pihaknya sampai saat ini belum ada menerima laporan kejadian tersebut secara tertulis baru bersifat lisan.

Sahat Silalahi menyebutkan, apabila nanti ditemukan kesalahan dalam mengelola Dana Desa yang dilakukan oleh pemerintahan desa tersebut, pihaknya akan melakukan pemanggilan dan pemeriksaan.

“Akan tetapi, apabila nantinya yang bersangkutan tidak mengindahkan pemanggilan tersebut, maka mau tidak mau akan ditindaklanjuti. Terimakasih atas informasinya,” tutup Sahat Silalahi.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Polsek Dramaga dan Sat Reskrim Polres Bogor Tangkap Pelaku Percobaan Pencurian dengan Kekerasan terhadap Ojol yang Viral di Medsos

BOGOR.radarinformasi.com – Polsek Dramaga bersama Sat Reskrim Polres Bogor berhasil mengamankan pelaku percobaan pencurian dengan kekerasan terhadap seorang pengemudi ojek online (ojol), usai video kejadian tersebut viral di media sosial. Pelaku berinisial H.S. (27) diamankan dan dijerat dengan Pasal 365 KUHP dan/atau Pasal 53 KUHP tentang percobaan pencurian dengan kekerasan.

Kapolsek Dramaga, IPTU Desi Triana, S.H., M.H., menjelaskan bahwa dalam video viral tersebut terlihat korban tergeletak dengan wajah dan pakaian berlumuran darah. Korban sempat mengatakan kepada saksi bahwa dirinya menjadi korban pembegalan. Kejadian terjadi pada Senin, 16 Juli 2025 sekitar pukul 23.30 WIB di Kampung Sempur, Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.

Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa pelaku menodong korban dari belakang menggunakan pisau yang diarahkan ke leher. Korban melakukan perlawanan hingga mengalami luka di jari tangan, leher, dan bibir akibat terkena pisau, serta luka di kepala akibat pukulan pelaku yang menyebabkan korban dan motornya terjatuh. Pelaku kemudian melarikan diri saat melihat sorotan lampu sepeda motor lain yang melintas di lokasi kejadian.

Setelah menerima laporan dan melakukan penyelidikan intensif bersama Sat Reskrim Polres Bogor, pelaku berhasil ditangkap di rumahnya di wilayah Ciampea, Kabupaten Bogor, pada Rabu, 17 Juli 2025.

Kapolsek Dramaga IPTU Desi menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kondusifitas wilayah hukum Dramaga. “Selama saya menjabat, kami akan terus menertibkan segala bentuk gangguan kamtibmas demi terciptanya keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah Kecamatan Dramaga,” tegasnya.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polres Indramayu Matangkan Persiapan Masa Tanam Ketiga Lahan Baku Sawah, Fokus Dukung Swasembada Jagung

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Polres Indramayu Polda Jabar menggelar rapat koordinasi internal dalam rangka persiapan masa tanam ke-3 Lahan Baku Sawah (LBS). 

Kegiatan yang berlangsung, Jumat (18/7/2025) di Aula Patriatama Polres Indramayu dan dipimpin langsung oleh Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K.

Rapat diikuti oleh Kabag SDM, para Pejabat Utama (PJU), serta seluruh Kapolsek jajaran Polres Indramayu. 

Fokus utama rapat adalah menindaklanjuti instruksi Kapolri mengenai swasembada pangan, yang sebelumnya mendapat apresiasi dari Presiden RI Prabowo Subianto dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-79.

“Program ini bukan sekadar simbolis, melainkan aksi nyata Polri dalam menjaga ketahanan pangan nasional, khususnya melalui optimalisasi produksi jagung,” ujar Kapolres AKBP Fajar Gemilang dalam arahannya kepada jajaran.

Dalam rapat tersebut, Kabag SDM Kompol Bekti Setiawan turut memaparkan tentang potensi dan kendala di lapangan, termasuk pemetaan lahan yang tidak dapat ditanami, serta kebutuhan alat dan sarana pertanian yang harus diusulkan ke Kementerian Pertanian melalui dinas terkait. 

Kompol Bekti juga menyampaikan pentingnya analisis cuaca dan ketersediaan air sebagai faktor kunci dalam pelaksanaan masa tanam ketiga.

“Langkah ini memerlukan kolaborasi lintas sektor dan komitmen penuh dari seluruh personel Polres,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno menjelaskan bahwa program ketahanan pangan tersebut merupakan bentuk konkret kontribusi Polri dalam menjawab tantangan nasional di sektor pertanian. 

Ia menyebut, Polres Indramayu siap menjalankan arahan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, agar setiap personel Bhabinkamtibmas mendampingi pengelolaan satu hektar lahan jagung dengan target panen 6 ton.

“Diharapkan seluruh jajaran dapat bergerak cepat, dengan target penanaman maksimal pada 25 Juli 2025 mendatang,” terang AKP Tarno.

Lanjut disampaikan AKP Tarno bahwa Polres Indramayu telah mendata lahan-lahan yang akan dikelola serta menyiapkan pengajuan kebutuhan pupuk, benih, dan alat mesin pertanian (alsintan) kepada instansi terkait.

Kasie Humas juga menyoroti arahan Kapolda Jabar yang menargetkan peningkatan signifikan hasil panen jagung di wilayah Polda Jabar.

“Kami ingin memastikan setiap upaya yang dilakukan benar-benar berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat desa,” tambah AKP Tarno.

Reporter   : Andika

Redaktur   : Rizal

Satlantas Polres Bogor dan Ditlantas Polda Jabar Gelar “Polantas Menyapa” Bersama Komunitas Ojek Online dalam Rangka Operasi Patuh Lodaya 2025

BOGOR.radarinformasi.com – Dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2025, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor bersama Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat menggelar kegiatan bertajuk “Polantas Menyapa”, pada Kamis (17/07/2025). Kegiatan ini menyasar komunitas ojek online sebagai bentuk pendekatan humanis untuk meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas di kalangan pengguna jalan.

Kegiatan ini dipimpin oleh Wadir Lantas Polda Jabar AKBP Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si, didampingi Wakapolres Bogor Kompol Rizka Fadhilah, S.H., S.I.K., Kabag Ops Polres Bogor Kompol Nur Istiono, S.I.K., M.H., serta Kasat Lantas Polres Bogor AKP Rizky Guntama Ganda Permana, S.I.K. Turut hadir pula para Kanit Lantas Polres Bogor.

Berlokasi di salah satu titik kumpul ojek online di wilayah Kabupaten Bogor, personel Polantas memberikan edukasi langsung kepada para pengemudi mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas. Materi yang disampaikan meliputi penggunaan helm yang benar, larangan penggunaan ponsel saat berkendara, serta pentingnya menjaga kecepatan yang aman di jalan.

AKBP Endang Tri Purwanto menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi Operasi Patuh Lodaya yang lebih mengedepankan pendekatan preventif dan persuasif.

“Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online yang memiliki mobilitas tinggi. Harapannya, mereka bisa menjadi pelopor keselamatan di jalan raya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam membangun lalu lintas yang aman dan tertib.

“Melalui dialog dan pendekatan persuasif seperti ini, kami membangun kedekatan sekaligus menyampaikan pesan keselamatan secara langsung. Dengan pendekatan humanis, kami harap bisa mendorong perubahan perilaku berkendara serta mendukung suksesnya Operasi Patuh Lodaya 2025 di wilayah hukum Polres Bogor,” jelasnya.

Selain sosialisasi, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab interaktif. Peserta yang mampu menjawab pertanyaan dengan benar diberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi. Kegiatan ini disambut antusias oleh para pengemudi ojek online.

“Biasanya kami hanya dengar aturan dari media sosial atau kabar burung. Tapi hari ini kami bisa langsung tanya dan dapat penjelasan dari polisi. Jadi lebih paham dan merasa diperhatikan,” ujar salah satu peserta.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Lapas Indramayu Sidak Kamar Hunian, Jaga Kondusifitas dan Cegah Gangguan Kamtib

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Kembali, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu lakukan pengeledahan terhadap kamar hunian warga binaan. Jumat (18/7)

Razia pengeledahan berlangsung pada Kamis (17/7/2025), sektar pukul 14.00 WIB sampai dengan pukul 15.00 WIB. Razia pengeledahan tersebut dipimpin langsung oleh Kasi Adm Kamtib dengan didampingi KA KPLP, Kasubsi Keamanan, Kasubsi Portatib, Staf KPLP, Staf Keamanan, Staf Portatib dan anggota regu jaga.

Menurut Ka KPLP, Habibie Agusman, razia penggeledahan rutin ini dilaksanakan sesuai dan selaras dengan poin kesatu 13 Program Akselerasi dan 5 Perintah Harian Menteri Imigrasi & Pemasyarakatan.

“Pengeledahan tersebut dalam rangka Pencegahan Penanggulangan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Narkoba (P4GN), serta adanya penggunaan Handphone, Penipuan berbagai macam modus disetiap Lapas dan Rutan di Jawa Barat,”katanya.

Dalam razia penggeledahan rutin ini, petugas berhasil mengamankan beberapa benda/barang larangan berupa barang pecah belah, terminal listrik rakitan, batang besi, dan senjata tajam.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memberantas dan meminimalisir adanya barang-barang terlarang yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban di dalam Lapas,” ujarnya Habibie.

Selanjutnya, barang hasil razia penggeledahan diinventarisir dan didata untuk selanjutnya dilakukan pemusnahan.

Reporter : Selamet
Redaktur : Rizal

Pembangunan Underpass Kereta Api Jatibarang Dimulai 2026, Bupati Lucky: Harapan Masyarakat Indramayu

‎INDRAMAYU.radarinformasi.com- Perencanaan proyek peningkatan Underpass BH.421 Jatibarang resmi dimulai sebagai bagian dari program Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan melalui Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Bandung, Kamis (17/7/2025). 

‎‎Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyampaikan pembangunan underpass tersebut merupakan aspirasi lama masyarakat dan sangat dinantikan sebagai solusi terhadap kemacetan yang sering terjadi di kawasan tersebut.

‎“Ini adalah cita-cita masyarakat Indramayu sejak lama. Walaupun kondisi jalan bagus, kalau sempit tetap akan macet. Semoga peningkatan underpass ini bisa memudahkan masyarakat yang melintasi jalan sekitar Jatibarang,” ujarnya.

‎Menurut Lucky, Pemerintah Kabupaten Indramayu siap mendukung penuh proyek tersebut, baik dari segi teknis maupun anggaran darurat yang mungkin diperlukan.

‎“Apapun yang bisa Pemda lakukan untuk mendukung proyek ini, akan kami kerjakan secara maksimal. Ini adalah amanat besar bagi kami. Kita akan buat sistem yang bagus supaya jalan tidak mudah rusak akibat banjir dan faktor lainnya,” jelasnya.

‎Perwakilan dari DJKA Kemenhub, Sofyan, memaparkan proyek ini sudah diinisiasi sejak tahun 2019 oleh DPRD Kabupaten Indramayu dan mulai dirancang untuk direalisasikan pada tahun 2024 oleh Kepala Balai.

‎Proyek peningkatan Underpass BH.421 Jatibarang ini memiliki beberapa tujuan utama, yaitu untuk memperlancar arus lalu lintas kendaraan, mengurangi risiko banjir, serta mencegah kecelakaan lalu lintas maupun perjalanan kereta api.

‎‎Lokasi pembangunan berada di jalur dari Stasiun Jatibarang menuju Stasiun Telagasari. Lahan yang terdampak secara langsung sebagian besar berada di sisi arah Indramayu, termasuk beberapa rumah dan toko yang bagian halaman atau tempat parkirnya terkena pembangunan.

‎Untuk memperlancar proses pengerjaan, dibutuhkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Indramayu, terutama dalam hal pembebasan lahan untuk frontage, operasional dan perawatan jalan underpass BH.421, serta pengoperasian rumah pompa pasca-konstruksi. Selain itu, dibutuhkan juga rekayasa lalu lintas selama konstruksi berlangsung, termasuk penutupan jalan sementara dan pengalihan jalur kendaraan.

‎Targetnya, proses pembebasan lahan dapat diselesaikan pada Januari 2026, agar konstruksi dapat dimulai pada Februari 2026. Durasi pelaksanaan pembangunan ditargetkan berlangsung selama 10 bulan.

‎Sementara itu Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Bandung, Endang Setiawan menyampaikan, karena status jalan merupakan jalan provinsi, maka pelaksanaan proyek akan disesuaikan dengan kewenangan yang berlaku. Ia juga menekankan pentingnya dukungan sosial dari masyarakat serta penyediaan jalur alternatif selama masa pembangunan.

‎“Kami mohon dukungan penuh, mengingat potensi konflik sosial cukup tinggi akibat penutupan jalan. Maka diperlukan jalan pengganti sementara agar aktivitas warga tetap berjalan lancar,” ujarnya.

‎‎Ia menambahkan, pihaknya berharap diberikan kewenangan dan kepercayaan untuk menjalankan pembangunan ini secara maksimal. Rencana kegiatan disebut sudah final dan tidak akan mengalami perubahan besar. Diharapkan, proyek ini dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat Jawa Barat, khususnya Kabupaten Indramayu. 

Reporter   : Andika

Redaktur   : Rizal

‎

Cegah Krisis Air, BNPB Bangun Sumur Bor di Indramayu

‎

‎INDRAMAYU.radarinformasi.com- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI bersama Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) meresmikan sumur bor sebagai sumber air bersih di Desa Jaya Mulya, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Kamis (17/8/2025). 

‎Kegiatan ini merupakan bagian dari program penanggulangan kekeringan dan penyediaan air bersih bagi masyarakat yang berada di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.

‎Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat Indramayu, khususnya dalam penyediaan sumber air bersih. Ini adalah salah satu keluhan utama masyarakat Indramayu. 

‎Bupati Lucky menambahkan, Kabupaten Indramayu merupakan daerah dengan risiko bencana hidrometeorologi yang cukup tinggi. Kalau musim hujan bisa banjir, kalau kemarau bisa kekeringan. Dengan kemampuan yang terbatas, Pemkab tetap berupaya maksimal dan adanya bantuan dari pemerintah pusat sangat disyukuri. 

‎‎Selain itu, Bupati Lucky juga menyebutkan, Indramayu memiliki capaian indeks kualitas daerah (IKD) tertinggi se-Jawa Barat sebagai wujud keseriusan pemerintah daerah dalam pembangunan lintas sektor, termasuk penanggulangan bencana.

‎Sementara itu, Komandan Pusterad Letjen TNI M. Syafei Kasno menjelaskan, program pengeboran air bersih ini sudah berjalan selama kurang lebih tiga tahun.

‎“Program ini adalah hasil kerja sama antara BNPB dan Pusterad. Pelaksanaan di lapangan dilakukan oleh TNI AD. Hingga saat ini sudah ada delapan titik sumur bor di Indramayu. Seluruh air yang dihasilkan telah diuji laboratorium dan layak konsumsi,” jelasnya.

‎M. Syafei berharap masyarakat turut menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

‎Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNPB RI Letjen TNI Dr. Suharyanto menyebutkan, selama tahun 2024 terjadi sekitar 3.600 bencana, dan sampai Juli 2025 tercatat 1.900 bencana. Indonesia mengalami sekitar 20 kejadian bencana setiap hari. Semua jenis bencana di dunia ada di Indonesia. 

‎Meski demikian, Suharyanto menyampaikan, Indramayu relatif aman karena tidak pernah mengalami bencana besar yang menyebabkan status darurat. Kalau kekeringan terjadi, BNPB siap turun tangan, termasuk dengan hujan buatan. Hal ini adalah upaya nyata untuk membantu petani dan masyarakat.

‎Suharyanto berharap pembangunan sumur bor ini menjadi langkah awal yang baik dalam penguatan ketahanan masyarakat menghadapi kekeringan. Dan langkah ini menjadi awal yang baik. Tidak menunggu krisis air datang, tetapi sudah siapkan sumur air bersih. 

‎”Mari kita sadari kalau Indonesia rawan bencana. Kita harus bersatu dan bersiap,” tutupnya. 

Reporter   : Andika

Redaktur   : Rizal

Operasi Patuh Lodaya 2025 Dimulai, Wabup Syaefudin Ajak Warga Indramayu Tertib Berlalu Lintas 

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Demi menciptakan lalu lintas yang lebih aman dan tertib di wilayah Kabupaten Indramayu, Wakil Bupati Indramayu Syaefudin menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya 2025 yang digelar di Halaman Mapolres Indramayu, Senin (14/7/2025). 

Apel pasukan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, ini juga diikuti oleh unsur TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta jajaran Forkopimda dan instansi terkait lainnya. Kegiatan ini menjadi awal dari pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2025 yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Juli 2025. 

Dalam amanat tertulis dari Kapolda Jawa Barat yang dibacakan Kapolres Indramayu, disebutkan bahwa operasi tahun ini mengusung tema “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas”. Tujuannya tak lain adalah untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas, serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). 

“Operasi ini bukan sekadar penegakan hukum di jalan raya, tetapi bagian dari upaya membentuk budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan,” ujar AKBP Fajar. 

Operasi Patuh Lodaya 2025 akan memfokuskan penindakan pada tujuh jenis pelanggaran prioritas, seperti penggunaan ponsel saat berkendara, pengendara di bawah umur, membonceng lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm standar SNI, berkendara dalam pengaruh alkohol, melawan arus, dan melebihi batas kecepatan. 

Menanggapi pelaksanaan operasi ini, Wakil Bupati Syaefudin menyampaikan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Indramayu serta mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momen ini sebagai pengingat pentingnya keselamatan di jalan. 

“Saya mengimbau masyarakat Indramayu agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, lengkapi dokumen kendaraan, dan utamakan keselamatan, bukan kecepatan,” tegas Wabup Syaefudin. 

Lebih lanjut, Wabup juga menitipkan pesan agar warga saling mengingatkan satu sama lain untuk tetap disiplin saat berkendara. Menurutnya, budaya tertib lalu lintas harus dimulai dari kesadaran individu hingga menjadi kebiasaan kolektif. 

“Keselamatan itu dimulai dari diri sendiri. Kalau kita sayang keluarga, maka pastikan setiap kali naik motor atau mobil, kita sudah memenuhi semua syarat keamanan. Jangan anggap enteng pelanggaran kecil, karena itu bisa berdampak besar,” tambahnya. 

Wabup pun berharap, dengan pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2025 ini, masyarakat tak hanya patuh saat razia berlangsung, tapi juga menjadikannya sebagai titik awal perubahan menuju budaya disiplin dan taat hukum yang mengakar kuat di tengah kehidupan masyarakat Indramayu. 

“Semoga Indramayu bisa jadi contoh daerah yang masyarakatnya tertib, sadar hukum, dan menjunjung tinggi keselamatan di jalan,” pungkasnya. 

Sebagai penutup, Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Lodaya 2025 ditandai dengan pengecekan kesiapan personel oleh Kapolres Indramayu bersama Wakil Bupati Indramayu dan unsur Forkopimda. Selain itu, dilakukan pula penyematan pita tanda dimulainya operasi kepada perwakilan petugas sebagai simbol kesiapan seluruh personel dalam menjalankan tugas selama masa operasi. 

Reportet   : Andika

Redaktur   : Rizal

Kapolsek Dramaga Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja di SMAN 1 Dramaga

BOGOR.radarinformasi.com – Kapolsek Dramaga Polres Bogor, Iptu Desi Triana, S.H., M.H., memberikan materi penyuluhan dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMAN 1 Dramaga, Kecamatan Dramaga, pada Rabu, 16 Juli 2025. Kegiatan dimulai pukul 08.20 WIB dan berlangsung hingga selesai.

Dalam kesempatan tersebut, Iptu Desi Triana menyampaikan materi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta kenakalan remaja dan pelajar yang perlu dihindari oleh generasi muda. Ia menekankan pentingnya pemahaman dan edukasi sejak dini agar para pelajar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, maupun tindak kenakalan lainnya.

Materi yang disampaikan mencakup topik bahaya narkoba dan minuman keras (miras), pencegahan bullying dan kenakalan remaja, kejahatan jalanan, pola hidup sehat, kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan sekolah.

Kehadiran Kapolsek disambut hangat oleh pihak sekolah, termasuk para guru dan siswa. Selain memberikan penyuluhan kepada para pelajar, Kapolsek juga berdiskusi dengan staf dan guru untuk membangun komunikasi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Dramaga Iptu Desi Triana menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin antara pihak kepolisian dengan sekolah dan stakeholder lainnya di wilayah hukum Dramaga.

“Sesuai arahan Bapak Kapolres, langkah ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, khususnya lingkungan sekolah, demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” ujar Iptu Desi.

Sementara itu, Plt. Kasi Humas Polres Bogor, Ipda Yulista Mega Stefani, S.H., mengimbau masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan potensi gangguan kamtibmas atau tindak kriminal lainnya.

“Silakan hubungi Call Center Polri di nomor (021) 110 atau layanan aduan Polres Bogor di 0812-1280-5587. Layanan ini aktif selama 24 jam,” ujarnya.

Polres Bogor Ungkap Kasus Kepemilikan Ilegal Senjata Api dan Senjata Tajam dari Video Viral di Media Sosial

BOGOR.radarinformasi.com – Polres Bogor berhasil mengungkap dugaan tindak pidana kepemilikan senjata api dan senjata tajam tanpa izin oleh dua orang warga sipil setelah video peristiwa tersebut viral di media sosial X (Twitter). Dua tersangka berinisial KS (33) dan ES (26) diamankan karena membawa senjata yang tidak memiliki izin resmi, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (1) dan Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951. Kamis (17/7)

Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa video viral tersebut memperlihatkan dua pria yang masing-masing membawa benda diduga senjata api dan senjata tajam terlibat adu mulut dengan seorang warga. Setelah dilakukan patroli siber dan penyelidikan awal, diketahui kejadian tersebut terjadi di area PT BCMG Tani Berkah, Desa Cintamanik, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor pada Jumat, 11 Juli 2025.

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa kedua tersangka sempat turun ke lokasi setelah mendapat informasi mengenai masuknya sekelompok orang ke area perusahaan. Di lokasi, KS membawa parang dan sempat menempelkan senjata tersebut ke leher seorang warga, lalu menamparnya. Peristiwa itu kemudian memicu keributan fisik. Sementara itu, ES membawa airsoft gun yang diselipkan di pinggang dan kemudian turut menenteng parang yang terjatuh dari tangan rekannya.

Keduanya secara bergantian memegang dan menenteng senjata tersebut sambil kembali berkonfrontasi dengan warga lainnya. Polisi menegaskan bahwa KS dan ES tidak memiliki izin resmi atas kepemilikan senjata api maupun senjata tajam yang mereka bawa. Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain satu bilah parang, satu unit airsoft gun jenis pistol warna hitam, serta dua rekaman video peristiwa.

Penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, melakukan penyitaan barang bukti, dan melaksanakan gelar perkara untuk penetapan status tersangka. Saat ini keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Polres Bogor untuk proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Bogor menegaskan bahwa pihaknya akan terus menindak tegas segala bentuk pelanggaran hukum yang mengancam keamanan masyarakat, khususnya terkait penyalahgunaan senjata oleh pihak-pihak yang tidak berwenang. “Kami akan segera melimpahkan berkas perkara kepada Jaksa Penuntut Umum untuk proses lebih lanjut,” pungkas Kapolres.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule