“Kolaborasi Lintas Wilayah: Budiman Sudjatmiko Luncurkan Strategi Aglomerasi di Indramayu”

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan RI, Budiman Sudjatmiko, M.Sc., M.Phil., menilai Kabupaten Indramayu sebagai cerminan paradoks Indonesia: kaya sumber daya alam, namun masih dililit kemiskinan. Hal ini ia sampaikan saat menghadiri konferensi pers dan dialog publik di Sekolah Politik Hilal Hilmawan Institute, Desa Singajaya, Kecamatan Indramayu, Senin (21/07/2025).

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Indramayu, jajaran SKPD, dan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Hilal Hilmawan, S.IP., M.I.P., yang juga merupakan pendiri sekolah politik tersebut. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi lintas sektor dalam merumuskan strategi pengentasan kemiskinan di daerah.

“Indramayu punya potensi besar sebagai lumbung pangan, penghasil garam, dan kaya energi. Namun ironisnya, masih menjadi daerah termiskin di Jawa Barat. Ini adalah paradoks yang harus kita ubah,” kata Budiman.

Sebelum jumpa pers, Budiman juga menggelar rapat tertutup bersama Bupati dan jajaran pejabat di Pendopo Kabupaten. Mereka membahas konsep pengentasan kemiskinan berbasis aglomerasi wilayah yang menghubungkan potensi lintas daerah seperti Indramayu, Cirebon, Kuningan, dan Brebes.

“Indramayu akan dijadikan proyek percontohan nasional. Jika berhasil di sini, kita bisa replikasi ke daerah lain,” tambahnya.

Bupati Indramayu menyatakan komitmen penuh mendukung program strategis ini, termasuk penyediaan data, koordinasi lintas instansi, hingga fasilitasi program di tingkat desa.

Budiman juga meninjau langsung kondisi sosial warga di Kecamatan Balongan yang berdekatan dengan kilang minyak Pertamina. Ia menyoroti ketimpangan sosial di tengah melimpahnya sumber energi.

“Kita tidak bisa membiarkan warga miskin hidup berdampingan dengan pusat kekayaan nasional. Saatnya sistem ini dibenahi,” tegasnya.

Dalam konferensi pers, Budiman memaparkan bahwa program pengentasan kemiskinan akan difokuskan pada sembilan sektor strategis, antara lain: pangan, energi terbarukan, pertanian, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi digital. Setiap daerah akan diberi peran sesuai potensi lokalnya.

Sementara itu, Hilal Hilmawan menyatakan dukungan penuh dari sekitar 5.000 alumni dan peserta sekolah politik yang siap menjadi relawan tanpa imbalan.

“Ini bukan soal uang, ini soal perubahan. Kami siap turun tangan demi kesejahteraan masyarakat desa,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama dan sesi dialog interaktif dengan media.

Reporter   : Andika 

Redaktur   : Rizal

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto Hadiri Launching Nasional Koperasi Merah Putih di Desa Hambalang

BOGOR.radarinformasi.com – Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., turut menghadiri kegiatan Streaming Launching Koperasi Merah Putih Tahun 2025 yang diselenggarakan di Kantor Desa Hambalang, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, pada Senin (21/7/2025).

Acara peluncuran Koperasi Merah Putih ini digelar serentak di 37 provinsi dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia melalui sambungan live streaming. Kehadiran Kapolres Bogor merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program nasional yang berfokus pada penguatan ekonomi desa dan pemberdayaan masyarakat melalui kelembagaan koperasi.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Bogor mendampingi sejumlah pejabat tinggi, di antaranya Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi, S.H., M.M., Danrem 061/Suryakencana Brigjen TNI Faisol Izzuddin Karimi, S.E., Bupati Bogor Rudy Susmanto, serta unsur Forkopimda dari tingkat provinsi maupun kabupaten.

Presiden RI secara simbolis meresmikan berdirinya 80.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP), serta menyerahkan hibah obat-obatan, sertifikat HAKI logo koperasi, dan Surat Keputusan badan hukum koperasi kepada perwakilan daerah.

Kapolres Bogor menegaskan komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan mendukung penuh pelaksanaan program-program strategis nasional, khususnya yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Kami dari Polres Bogor akan selalu hadir dan siap mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui pendampingan kegiatan koperasi di tingkat desa dan kelurahan,” ujar AKBP Wikha.

Acara juga diisi dengan dialog interaktif antara Presiden RI dan pengurus KDMP dari berbagai wilayah, serta peninjauan gerai dan gudang logistik koperasi secara virtual. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif hingga selesai pada pukul 13.30 WIB.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas dan Dukung Program Nasional Asta Cita

BOGOR.radarinformasi.com – Kepemimpinan Polres Bogor resmi berganti. AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., yang telah memimpin dengan dedikasi tinggi selama lebih dari dua tahun, kini digantikan oleh AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si. Prosesi serah terima jabatan dilaksanakan di Mapolda Jawa Barat pada Jumat (18/7/2025), dipimpin langsung oleh Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan. Senin (21/7)

Sebagai bagian dari rangkaian serah terima jabatan, Polres Bogor menggelar farewell and welcome parade pada Sabtu (19/7/2025) di Mapolres Bogor. Dalam suasana haru dan penuh kehangatan, seluruh personel memberikan penghormatan kepada AKBP Rio, yang dikenal sebagai sosok tegas, humanis, dan berdedikasi tinggi selama menjabat Kapolres Bogor.

Dalam sambutannya, AKBP Rio mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran atas loyalitas dan kerja sama yang terjalin selama masa kepemimpinannya. Ia juga menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi keberhasilan AKBP Wikha dalam menjalankan tugas sebagai Kapolres yang baru.

“Saya sangat bersyukur pernah menjadi bagian dari keluarga besar Polres Bogor. Kebersamaan dan semangat soliditas yang kita bangun selama dua tahun lebih adalah kenangan yang tak terlupakan,” ucap AKBP Rio.

AKBP Wikha Ardilestanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolres Bogor, turut memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada AKBP Rio. Ia menyampaikan rasa hormat atas berbagai capaian dan prestasi yang telah diraih dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kabupaten Bogor.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan acara kenal pamit pada Minggu (20/7/2025), yang turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Bogor. Dalam kesempatan tersebut, AKBP Wikha memperkenalkan diri secara resmi sebagai Kapolres Bogor yang baru, didampingi oleh istri tercinta, Agia Wikha Ardilestanto, serta ketiga puterinya.

Dalam sambutannya, AKBP Wikha menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Bogor. Ia juga menegaskan kesiapan Polres Bogor dalam mendukung visi nasional, khususnya program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Kami berkomitmen menjaga stabilitas kamtibmas demi mewujudkan Kabupaten Bogor yang aman dan nyaman, serta mendukung penuh arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas,” tegasnya.

Dengan semangat baru di bawah kepemimpinan AKBP Wikha Ardilestanto, Polres Bogor diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan mendukung program-program strategis pemerintah di wilayah Kabupaten Bogor.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Polres Bogor dan Stakeholder Terkait Sukses Amankan “Pesta Bebas Berselancar” di Stadion Pakansari

BOGOR.radarinformasi.com – Polres Bogor bersama jajaran Polsek, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Garnisun, serta sejumlah stakeholder lainnya berhasil mengamankan jalannya pertunjukan musik “Pesta Bebas Berselancar 2025” yang digelar di Lapangan Panahan, Stadion Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (19/7/2025).

Kegiatan yang dihadiri sekitar 11.000 penonton ini berlangsung dari pukul 13.00 WIB hingga 00.00 WIB. Sejumlah musisi papan atas turut tampil dalam acara ini, di antaranya Juicy Luicy, Hindia, Efek Rumah Kaca, dan FSTVLST.

Sebelum acara dimulai, Polres Bogor menggelar apel pengamanan sesuai prosedur tetap (SOP) Kepolisian. Apel dipimpin oleh Kasubbag Bag Ops Polres Bogor, AKP Dedi Hermawan, S.H., bersama perwira pengendali dari berbagai satuan fungsi serta instansi pengamanan lainnya. Total 350 personel gabungan dikerahkan, terdiri dari unsur Polri, TNI, Dishub, Satpol PP, dan pengamanan internal panitia.

Meski demikian, sempat terjadi insiden penerobosan gerbang oleh sejumlah penonton akibat kendala teknis saat proses pemindaian barcode tiket. Insiden terjadi menjelang penampilan Juicy Luicy ketika antrean masuk mulai memanjang dan beberapa penonton kehilangan kesabaran. Petugas keamanan dengan sigap mengambil tindakan, dan situasi berhasil dikendalikan dalam waktu singkat tanpa mengganggu jalannya acara secara keseluruhan.

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa secara umum kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Seluruh rangkaian acara dapat terlaksana sesuai jadwal berkat sinergi semua pihak.

“Kami mengapresiasi kerja sama seluruh elemen, mulai dari panitia penyelenggara, TNI, pemerintah daerah, hingga seluruh personel pengamanan yang telah bekerja maksimal. Insiden penerobosan gerbang sudah kami tangani dan akan menjadi bahan evaluasi untuk kegiatan serupa ke depan,” ujar Kapolres.

Dengan suksesnya pengamanan ini, Polres Bogor kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kegiatan masyarakat yang positif, sembari tetap menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Bogor.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Migrant CARE Indramayu Dorong Komunitas Pekerja Migran Aktif dalam Perencanaan Pembangunan Desa

INDRAMAYU.radarinformasi.com-  Upaya memperkuat partisipasi pekerja migran dalam pembangunan desa terus digencarkan oleh Migrant CARE Indramayu. Lewat kegiatan bertajuk Penguatan Kapasitas Komunitas Pekerja Migran dalam Proses Politik dan Perencanaan Kebijakan Pembangunan, lembaga ini mengajak para anggota Komunitas Desa Peduli Buruh Migran (DESBUMI) untuk lebih terlibat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang).

Acara yang digelar di Hotel Wiwi Perkasa, Sabtu (19/7/2025), mengumpulkan peserta dari berbagai desa, termasuk tiga wilayah baru yakni Majasih, Jatisawit, dan Sindangkerta yang selama ini belum pernah terlibat langsung dalam forum perencanaan desa.

Koordinator Migrant CARE Indramayu, Muhammad Santosa, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman serta kapasitas komunitas pekerja migran, khususnya perempuan, agar mampu menyuarakan kebutuhan mereka di ranah kebijakan tingkat desa.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin ibu-ibu anggota DESBUMI bisa masuk ke ruang-ruang musrenbang dan menyampaikan usulan berbasis kebutuhan riil komunitasnya,” ujar Santosa.

Ia menyoroti bahwa selama ini dana pemberdayaan desa cenderung terkonsentrasi pada program-program PKK. Padahal, banyak potensi lain yang bisa digali dan dikembangkan, seperti pelatihan digital marketing, penguatan UMKM, dan pengelolaan potensi lokal.

Di Desa Segeran, misalnya, komunitas akan mengajukan program pemasaran digital untuk produk olahan jeruk seperti jeli dan serbuk jeruk. Sementara di Jatisawit, potensi lokal seperti buah sukun dinilai layak dikembangkan sebagai produk unggulan UMKM.

“Kami tidak menentukan isu tertentu. Semua usulan berasal dari identifikasi kebutuhan di masing-masing desa. Kami hanya membantu mempersiapkan mereka agar lebih siap masuk ke proses perencanaan,” jelas Santosa.

Selain memperkuat kapasitas, forum ini juga menjadi ajang pemetaan isu dan penyusunan rencana kerja tiap desa untuk menghadapi musrenbang mendatang. Migrant CARE berharap langkah ini mampu menjadikan komunitas pekerja migran sebagai aktor penting dalam pembangunan desa yang adil dan inklusif.

Reporter  : Andika

Redaktur  : Rizal

Gudang Rongsokan Terbakar, Lima Rumah Warga di Anjatan Ikut Hangus Dilalap Api

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Kebakaran hebat terjadi di Desa Kopyah, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, Minggu pagi (20/7/2025). Sebuah gudang barang rongsokan milik Cuswanto (40) dilalap si jago merah, dan api dengan cepat merembet ke lima rumah warga di sekitarnya.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB saat aktivitas di gudang tengah berlangsung. Kobaran api yang disertai asap pekat sontak membuat panik warga sekitar.

Kapolsek Anjatan AKP Rasita, mewakili Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, mengungkapkan bahwa penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. “Diduga api pertama kali muncul dari dalam gudang penyimpanan. Namun, penyebab pastinya masih kami dalami,” ujarnya.

Begitu menerima laporan, jajaran kepolisian langsung bergerak ke lokasi. Saat petugas tiba, api sudah membesar dan mulai menjalar ke rumah-rumah warga di sekitar gudang.

Warga bersama aparat dari Polsek Anjatan langsung melakukan upaya pemadaman awal secara manual. Selang beberapa waktu, dua armada pemadam kebakaran dari Pos Damkar Patrol dan Damkar PLTU Sumuradem Sukra dikerahkan ke lokasi kejadian.

Komandan Regu 2 Pos Unit Patrol Dinas Satpol PP dan Damkar Indramayu, Dodi Nurhalim, mengatakan, delapan personel dari Pos Patrol dan Pos Jatibarang diterjunkan untuk memperkuat proses pemadaman. “Kami juga dibantu TNI-Polri, Damkar PLTU, perangkat desa, dan masyarakat. Api berhasil kami jinakkan sekitar pukul 10.30 WIB,” jelas Dodi.

Lima rumah yang turut terdampak milik Rastinah, Wasirih, Lisa, Sutinih, dan Anita Anggraeni. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Reporter   : Andika

Redaktur   : Rizal

Telan Dana Ratusan Juta, proyek Telford Dusun III Sidari Pagaran Lambung I Diduga Sarat Korupsi

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com  – Pemerintah Desa Pagaran Lambung I, Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara merelokasikan dana sebesar Rp 283.243.000 melalui dana desa (DD) TA 2024 untuk kegiatan pembangunan fisik berupa pembangunan jalan Telford dusun III Sidari.
Namun, proyek pembangunan yang menelan biaya ratusan juta dan sudah rampung dikerjakan Tahun 2024 itu dikeluhkan masyarakat serta dugaan kuat akan sarat korupsi. Senin (21/7)

Sesuai prasasti yang berada dilokasi, proyek pembangunan jalan Telford dusun III Sidari volume panjang 650 M x 2,5 M x 02 M. Adapun sumber dananya melalui dana desa tahun anggaran 2024.

Menurut pantauan media ini, dilokasi proyek tersebut dibagian pembangunan Telford keadaannya sangat memperihatinkan. Sebab, nampak terlihat jelas batu sudah bertaburan. Dugaan kuat pada saat pengerjaan jalan Telford yang dibiayai dari dana desa Tahun 2024 itu bagaikan tidak adanya pemakaian pemadatan atau wales (alat berat). Sehingga proyek yang menelan ratusan juta itu terindikasi akan sarat korupsi.

Hal itu juga diperkuat oleh pengakuan yang dikeluhkan warga Desa Pagaran Lambung I Kecamatan Adiankoting. Kepada awak media saat dilokasi dirinya menyampaikan bahwa pembangunan jalan Telford dusun III Sidari tersebut baru selesai setahun  yang lalu. Akan tetapi, keadaannya sudah sangat memperihatinkan.

Seharusnya kata masyarakat yang identitasnya enggan disebut, proyek Telford dusun III Sidari itu ada tehnik pekerjaan khusus. Sebab, proyek Telford itu bukan seperti proyek jalan sertu padat.
“Ini selesai dikerjakan setahun yang lalu, dan proyek ini sepintas aja pemadatannya pake wales, sedangkan batu pinggiran ini bukan batu keras tapi merupakan batu yang rapuh makanya kualitasnya jadi bergelombang begini”, ungkap warga saat ditanya dilokasi proyek. Senin, (21/7/2024).

Sementara itu, berkali-kali saat dikonfirmasi Kepala Desa Pagaran Lambung I Kecamatan Adiankoting, Romulus Situmeang selalu bungkam.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Menteri IMIPAS Sebut Anak di LPKA bagian dari Generasi Emas Indonesia, 1272 Anak Telah Diusulkan Mendapatkan Remisi Anak

JAKARTA.radarinformasi.com – Menteri Imigrasi dan  Pemasyarakatan, Agus Andrianto sampaikan atensi khusus terhadap pendidikan dan pembinaan anak di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). Dalam hitungan hari kita akan memperingati Hari Anak Nasional, jangan lupakan Anak yang  saat ini terpaksa ada di dalam lembaga pembinaan.

“Memang tugas kami, tapi ini juga tanggung jawab kita semua. Kami juga mengajak kita semua untuk mendidik mereka, karena mereka adalah bagian penting generasi negara kita tercinta Indonesia,” ujar Menteri Agus.

Menteri Agus Andrianto menjelaskan bahwa sistem perlakuan terhadap Anak yang berada di dalam LPKA pastinya berbeda dengan warga binaan dewasa .”Untuk Anak, kami lebih menitikberatkan kepada pendidikan, baik pendidikan formal maupun informal. Mereka tetap bersekolah selama di LPKA, SD,SMP, SMA, serta program Paket A,B,C.

Menteri Agus juga menyebutkan bahwa tidak sedikit anak–anak lulusan dari LPKA dapat berhasil dan menjadi sukses melanjutkan sekolah dan kuliah dengan berbekal ijazah yang mereka dapat di LPKA. “Beberapa dari mereka sukses mendapatkan pekerjaan dan mandiri. Ini membuktikan bahwa  dengan pemberian pendidikan dan pembinaan yang tepat dan berkelanjutan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak terkait baik pemerintahan maupun NGo (Non Government Orgranization),” bebernya.

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi menyebutkan bahwa jumlah anak di seluruh Indonesia saat ini adalah 2.096 orang, dengan penyebaran 1376 berada di LPKA dan sisa lainnya berada di Lapas, Rutan dan Lapas Perempuan. ”Selain pendidikan formal dan informal, anak-anak di dalam lembaga juga diberikan pendidikan dan pembinaan pengembangan bakat dan keterampilan, baik seni, olahraga maupun life skill. Semua jenis pendidikan kami berikan untuk Anak, agar mereka dapat menjadi generasi yang berkualitas,” ucapnya.

Di  peringatan Hari Anak yang akan jatuh pada tanggal 23 Juli tahun ini, IMIPAS melalui Ditjenpas akan memberikan Remisi Anak  kepada  Anak yang telah memenuhi persyaratan adminsistratif dan substantif sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang No. 22 tahun 2022. Dan 1272 Anak yang telah memenuhi persyaratan sudah diusulkan untuk mendapatkan Remisi Anak.

“Kami berharap pemberian Remisi kepada Anak ini akan lebih  mendorong mereka untuk semakin giat belajar dan mengembangkan bakat serta keterampilan. Selalu ada kesempatan kedua, second changce untuk masa depan yang lebih cerah. Masa pan untuk Indonesia Emas,” pungkas Menteri Agus.

Reporter   : Reno H
Redaktur  : Rizal

Pemkab Indramayu dan ICMI Kolaborasi Wujudkan Kemandirian Pangan Berbasis Ekonomi Kerakyatan

INDRAMAYU.radarinformasi.com-Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) secara resmi meluncurkan Brigade Pangan Cendekia dan Program Wakaf Pangan Cendekia di Posko Pokja Brigade Pangan Cendekia, Desa Wanasari, Kecamatan Bangodua, Minggu (20/7/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mendorong kemandirian pangan dan kesejahteraan petani, dengan melibatkan kolaborasi lintas sektor: masyarakat, cendekiawan, pengusaha, hingga pegiat sosial. Launching ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Kabupaten Indramayu terus menjadi daerah yang terbuka terhadap inisiatif produktif untuk membangun ekonomi kerakyatan dan ketahanan pangan.

Bupati Indramayu Lucky Hakim menegaskan, program ini selaras dengan berbagai program unggulan Pemkab Indramayu seperti Indramayu Ibadah, Indramayu Berzakat, dan Petani Sejahtera. Untuk itu, Pemkab akan mendukung penuh kolaborasi bersama ICMI dalam pengembangan intensifikasi pertanian dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pertanian.

Tak hanya itu, Bupati memaparkan bahwa melalui Brigade Pangan yang difasilitasi ICMI ini, arah pembangunan pertanian akan lebih terfokus. Ini turut memperkuat program daerah dalam mencetak 1.000 petani muda per tahun, lengkap dengan pelatihan budidaya, sekolah lapang, hingga pembinaan kewirausahaan.

“Pertanian tidak boleh stagnan. Kita harus regenerasi sumber daya petani agar ke depan mereka menjadi inovator dan pelaku agribisnis yang sukses. Kendala saat ini adalah terbatasnya alat dan mesin pertanian, dan ini menjadi tantangan yang kita hadapi bersama,” tambahnya.

Indramayu sendiri tercatat sebagai salah satu lumbung padi terbesar nasional, dengan produksi tahunan mencapai 1,7 juta ton gabah kering panen dari luas baku sawah 125.442 hektare. Sementara total lahan pertanian (sawah dan non-sawah) mencapai 59,75% dari luas wilayah kabupaten.

Dengan peluncuran Brigade Pangan Cendekia dan Program Wakaf Pangan ini, diharapkan akan lahir ekosistem pertanian yang lebih mandiri, inklusif, dan mampu menjawab tantangan zaman dengan sentuhan inovasi dan gotong royong.

Sementara itu Ketua Umum ICMI Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si mengatakan, masalah pertanian yang masih ditemukan saat ini yakni penyempitan lahan pertanian dan regenerasi petani yang terancam. Namun dengan adanya program dari Pemkab Indramayu yang mencetak 1.000 petani muda merupakan harapan untuk kemajuan pertanian di Indonesia. 

Pada kesempatan itu dilakukan penandatanganan antara Bupati Indramayu Lucky Hakim dan Ketua Umum ICMI Arif Satria tentang Pengembangan Potensi Daerah dan Sumber Daya Manusia Melalui Ekonomi Kerakyatan dan Swasembada Pangan untuk Kesejahteraan Petani. 

Reporter  : Andika

Redaktur  : Rizal

TK & TPQ Bustanul Athfal Resmi Berdiri, Bupati Lucky Dorong Pendidikan Religius Sejak Dini di Indramayu 

INDRAMAYU.radarinformasi.com- Bupati Indramayu, Lucky Hakim, meresmikan Taman Kanak-Kanak (TK) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Bustanul Athfal yang berlokasi di Desa Muntur, Kecamatan Losarang, Sabtu (19/7/2025). 

Peresmian ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program percepatan “Indramayu Mengaji” yang diinisiasi oleh Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, serta bagian dari upaya mewujudkan visi Indramayu REANG. 

Dalam sambutannya, Bupati Lucky menyampaikan rasa bangga atas berdirinya lembaga pendidikan berbasis agama yang akan menjadi fondasi penting bagi pembentukan karakter generasi muda. 

“Luar biasa upayanya untuk mengenalkan anak-anak pada Al-Qur’an sejak usia dini. Sebelum mengenal yang lain, ajarkan anak-anak untuk mengenal Al-Qur’an dan Penciptanya. Kalau sudah besar, kadang lupa. Tetapi kalau dari kecil, akan melekat dalam hati,” ungkapnya. 

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya membangun masyarakat religius sebagai bagian dari visi REANG. Pendirian TK dan TPQ ini adalah bagian dari sinergi untuk mencerdaskan kehidupan generasi penerus di Indramayu. 

Ketua Panitia acara, Dr. Joko Budi Santoso dalam laporannya menyampaikan, lembaga pendidikan ini bertujuan membentuk generasi muda yang unggul secara spiritual dan intelektual. 

“Harapan kami, generasi muda bisa menggerakkan Losarang menjadi lebih baik. Ilmu dan pendidikan yang diberikan di yayasan ini semoga menjadikan anak-anak menjadi insan cemerlang, berguna bagi nusa, bangsa, dan agama. Kami berjuang mengubah mindset masyarakat dengan visi religius, membangun insan yang berakhlak mulia,” tuturnya. 

Dia juga menyampaikan data jumlah siswa yang sudah terdaftar. Saat ini, TK Bustanul Athfal memiliki 30 siswa (11 laki-laki dan 19 perempuan), sementara TPQ telah mencatat 90 santri (31 laki-laki dan 59 perempuan). 

Ketua Yayasan Haji Ahmad Mansur, Prof. Dr. KH. Abdul Taram Ahmad, menyampaikan dukungan masyarakat sangat luar biasa, dan berharap hal tersebut menjadi awal dari perkembangan yang lebih besar. Selain pendidikan, yayasan juga telah menanam pohon mangga sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan dan potensi agrowisata. 

“Mudah-mudahan, dengan ridho Allah, semuanya berjalan baik. Kami mohon bimbingan dan dukungan dari semua pihak untuk pengembangan TK, TPQ dan kegiatan lainnya ke depan,” tuturnya. 

Acara peresmian berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Diharapkan, keberadaan TK dan TPQ Bustanul Athfal mampu menjadi pilar penting dalam membangun masyarakat religius dan mencetak generasi muda yang cerdas serta berakhlak mulia di Kabupaten Indramayu.

Reporter  :  Andika

Redaktur  : Rizal