Anak Asal Palembang yang Tersesat di Indramayu Berhasil Dipulangkan ke Pangkuan Keluarga

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Seorang remaja berusia 15 tahun bernama Zidan, warga Palembang, Sumatera Selatan, akhirnya dipertemukan kembali dengan keluarganya setelah sempat dilaporkan hilang dan ditemukan di wilayah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Minggu (6/7)

Remaja tersebut pertama kali terlihat oleh warga di Kecamatan Krangkeng dalam kondisi linglung dan berjalan seorang diri tanpa arah tujuan. Kepedulian masyarakat membuat laporan segera diteruskan kepada pihak kepolisian.

Kapolres Indramayu AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kapolsek Krangkeng AKP Nandang Supriatna menjelaskan, setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak ke lokasi dan mengevakuasi Zidan demi menjamin keamanannya.

“Anak tersebut langsung kami amankan dan data identitasnya kami telusuri untuk mencari keberadaan keluarganya,” ujar AKP Nandang saat dikonfirmasi, Minggu (6/7/2025).

Zidan diketahui berasal dari Perumahan Bukit Sentosa Residen 8, Talang Kelapa, Palembang. Ia datang ke Indramayu untuk tinggal bersama pamannya dalam rangka melanjutkan sekolah. Namun karena merasa tidak nyaman, ia memilih kabur dan akhirnya tersesat.

Setelah proses identifikasi dan administrasi rampung, petugas berhasil menghubungi keluarga di Palembang. Zidan kemudian dipulangkan dalam kondisi sehat dan selamat.

“Kami sangat mengapresiasi warga yang sigap melapor. Ini bentuk kolaborasi yang luar biasa antara masyarakat dan aparat kepolisian,” tambahnya.

Lebih lanjut, AKP Nandang menegaskan bahwa tugas kepolisian tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, melainkan juga mencakup pelayanan kemanusiaan.

Sementara itu, Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengajak masyarakat untuk selalu proaktif melaporkan kejadian mencurigakan atau situasi darurat.

“Silakan manfaatkan layanan ‘Lapor Pak Kapolres – SIAP MAS INDRAMAYU’ melalui WhatsApp di 081999700110 atau hubungi call center 110,” imbaunya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Babinsa Juntikebon Jalin Komsos dengan Petani, Bahas Ketahanan Pangan dan Keamanan Lingkungan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Menjaga keharmonisan dengan warga sekaligus memastikan kesiapan musim tanam, Babinsa Desa Juntikebon, Koptu Purwanto dari Koramil 1609/Juntinyuat, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama para petani di Desa Juntikebon, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Minggu (6/7/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Kodim 0616/Indramayu melalui Koramil 1602/Sindang untuk mempererat hubungan antara aparat TNI dan masyarakat, khususnya dalam bidang ketahanan pangan.

“Komsos ini bertujuan menjalin kedekatan dengan warga serta memantau persiapan lahan pertanian menjelang musim tanam padi kedua,” ungkap Koptu Purwanto.

Menurutnya, keberhasilan tanam kedua sangat bergantung pada kesiapan lahan. Oleh karena itu, ia mendorong petani untuk memaksimalkan proses pengolahan tanah agar panen ke depan bisa lebih optimal.

Selain memberikan motivasi kepada petani, Koptu Purwanto juga mengingatkan pentingnya menjaga kondusifitas lingkungan di tengah aktivitas pertanian.

“Jika pertanian berhasil, dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat lewat ketersediaan bahan pangan yang mencukupi,” tambahnya.

Kegiatan berjalan dalam suasana aman, tertib, dan penuh kekeluargaan.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Babinsa Koramil 1605 Sukagumiwang Dampingi Petani Olah Lahan di Cadangpinggan

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Babinsa Koramil 1605 Sukagumiwang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan. Babinsa turun langsung ke area persawahan milik Juhedi, salah satu petani di Desa Cadangpinggan, Kecamatan Sukagumiwang, Kabupaten Indramayu, untuk melakukan monitoring sekaligus pendampingan kegiatan olah lahan menjelang musim tanam gaduh, Minggu (06/07/25).

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa melakukan pengecekan langsung ke lahan sawah yang tengah dipersiapkan untuk proses tanam. Kehadirannya tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai pendengar aspirasi para petani.

“Kami mendorong petani untuk segera mempercepat proses tanam musim gaduh, agar hasil pertanian bisa optimal sesuai jadwal musim tanam,” ujarnya.

Selain memberikan arahan teknis, Babinsa juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mempererat hubungan dengan warga tani setempat. Ia menegaskan pentingnya komunikasi yang terbuka antara petani dan pihak aparat jika terjadi kendala di lapangan.

“Hingga saat ini situasi masih aman dan kondusif. Namun, bila ada hal-hal menonjol atau permasalahan di lapangan, harap segera diinformasikan agar dapat segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui keterlibatan aktif Babinsa di sektor pertanian.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Babinsa Koramil 1601 Indramayu Turun ke Sawah, Bantu Petani Tanam Padi Secara Konvensional

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Mendukung ketahanan pangan di wilayah binaannya, Babinsa Koramil 1601 Indramayu terjun langsung membantu petani dalam kegiatan tanam padi perdana di Blok Karang Asem, Desa Telukagung, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Sabtu (5/7)

Pada Jumat, 4 Juli 2025, Koptu Nurmawan selaku Babinsa Desa Telukagung bersama unsur terkait seperti Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), Raksa Bumi, Bhabinkamtibmas, dan kelompok tani Karang Asem, bahu membahu menanam bibit padi secara tradisional di lahan sawah milik warga.

Kegiatan tanam padi ini menjadi momen penting yang dihadiri oleh PPL Desa Telukagung, Dwi Indratih, anggota Raksa Bumi, serta para petani dari Poktan Karang Asem. Kolaborasi antara TNI, petani, dan unsur pendukung lainnya menjadi gambaran sinergi nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Danramil 1601 Indramayu melalui Koptu Nurmawan menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan pertanian bukan sekadar simbolis, melainkan wujud nyata kepedulian terhadap kehidupan masyarakat, khususnya para petani.

“Ini adalah bentuk nyata dukungan TNI terhadap masyarakat dan sektor pertanian. Kami ingin terus mempererat hubungan serta membangun komunikasi yang baik antara TNI, petani, dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Koptu Nurmawan saat ditemui di lokasi.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi berkelanjutan antara TNI-POLRI, pemerintah desa, dan para petani agar pembangunan sektor pertanian dapat berjalan optimal, tertib, dan aman.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Koramil 1603 Lohbener Hadiri Pisah Sambut Camat dan Kapolsek Arahan 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Koramil 1603 Lohbener turut hadir dalam acara pisah sambut Camat dan Kapolsek Arahan yang digelar di Aula Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu. Acara ini menjadi momen penghormatan bagi Camat Arahan, H. Yus Rusmadi, dan Kapolsek Arahan sebelumnya, AKP H. Ian Hernawan, yang kini resmi berpindah tugas, Jumat (04/07/25).

Berbagai elemen masyarakat dan unsur pimpinan wilayah turut memeriahkan kegiatan tersebut. Di antaranya hadir Camat Arahan beserta istri, Kapolsek Arahan yang baru AKP Sutrisno, perwakilan Danramil 1603 Lohbener Serma Rusdi, kepala UPTD, para kepala sekolah, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus PKK tingkat kecamatan dan desa, serta para kuwu se-Kecamatan Arahan.

Mewakili Danramil 1603 Lohbener, Serma Rusdi menyampaikan bahwa mutasi dalam jajaran pemerintahan merupakan hal yang wajar dan menjadi bagian dari dinamika organisasi.

“Kami dari Koramil 1603 Lohbener mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini, khususnya kepada Camat H. Yus Rusmadi dan Kapolsek AKP H. Ian Hernawan,” ujar Serma Rusdi.

Ia juga menyampaikan harapan agar keduanya sukses dan nyaman menjalani tugas di tempat yang baru. Serma Rusdi menambahkan, selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian acara berjalan dalam suasana aman, tertib, dan penuh kekeluargaan.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Pengendara Mobil Suzuki F 1595 FAZ Serobot Jalur dan Tabrak Avanza, Ogah Bertanggung Jawab

JAKARTA.radarinformasi.com – Sebuah insiden lalu lintas melibatkan kendaraan Suzuki berpelat nomor F 1595 FAZ yang dikemudikan oleh seorang perempuan, terjadi di jalan umum dan menimbulkan keributan antar pengemudi. Kecelakaan terjadi akibat manuver berbahaya dari pengendara Suzuki yang secara tiba-tiba menyalip dari kiri dan langsung memotong jalur untuk berbelok ke kanan, sehingga menabrak mobil Toyota Avanza yang sedang melaju lurus. Setelah di cek melalui aplikasi pemilik kendaraan Suzuki dengan plat F 1595 FAZ diduga bernama Arifda Yenli.

Menurut pengakuan pengemudi Avanza, manuver pengendara mobil Suzuki F 1595 FAZ sangat membahayakan dan tidak sesuai dengan aturan lalu lintas. Posisi kendaraan di lokasi kejadian pun menguatkan bahwa pengemudi Suzuki melakukan pelanggaran.

Namun yang mengejutkan, meski jelas-jelas bersalah, Arifda Yenli menolak untuk mengakui kesalahan atau bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut. Ia bahkan memanggil orang tuanya ke lokasi kejadian, yang justru menambah keruh suasana. Orang tua Arifda malah menyalahkan pengemudi Avanza dan mengeluarkan kata-kata yang merendahkan.

“Saya sudah berusaha tenang dan ingin menyelesaikan secara baik-baik, tapi sejak awal mereka tidak mau mengaku salah. Malah saya yang dimarahi dan dihina,” ungkap pemilik Avanza dengan nada kesal.

Peristiwa ini menarik perhatian warga sekitar yang menyayangkan sikap tidak kooperatif pengemudi Suzuki. Masyarakat berharap agar kejadian seperti ini tidak dianggap sepele, karena mencerminkan rendahnya kesadaran berlalu lintas dan kurangnya etika berkendara.

Hingga saat ini belum diketahui apakah korban akan menempuh jalur hukum atas insiden tersebut.

Red

Musim Tanam Gadu Dimulai, Indramayu Satukan Kekuatan Pemerintah dan Petani

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu menyelenggarakan Rapat Koordinasi Musim Tanam II (Gadu) Tahun 2025 pada Kamis, (3/7/2025) di Ruang Ki Tinggil Setda Indramayu.

Kegiatan ini dihadiri oleh 140 peserta dari unsur Forkopimda, Kepala SKPD terkait, Camat, Danramil, serta narasumber dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Bulog Indramayu.

Kepala DKPP Sugeng Heriyanto dalam laporannya menyampaikan tujuan utama dari rakor ini adalah untuk menyusun strategi percepatan tanam dan peningkatan produksi, khususnya padi, serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian, termasuk lahan kering atau tadah hujan.

“Melalui rakor ini, kami ingin memastikan seluruh pihak memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam mengatasi kendala pertanian di lapangan, seperti irigasi, pupuk, hama, penyakit tanaman, alat mesin pertanian (alsintan), dan benih padi,” ujarnya.

Menurutnya, Juli adalah bulan penentu. Jika tanam belum selesai hingga akhir bulan, maka mulai Agustus hingga November, pasokan air dari BBWS Cimancis akan ditutup.

“Kabupaten Indramayu saat ini tercatat memproduksi 700 ribu ton gabah kering pungut atau sekitar 360-370 ribu ton beras, jauh melebihi kebutuhan konsumsi masyarakat yang hanya sekitar 220 ribu ton per tahun. Surplus ini menunjukkan Indramayu berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional, tutup Sugeng.

Perwakilan dari Kementerian Pertanian, Riza Fahrizal, selaku Penanggung Jawab Luas Tambah Tanam (LTT) Kabupaten Indramayu mengatakan target ke depan adalah mencapai produksi sebesar 1,7 juta ton beras, bukanlah hal mudah.

“Dibutuhkan sinergi yang kuat antar seluruh elemen. Kita harus fokus pada luas tambah tanam dan panen di Indramayu. Saat ini kinerja LTT kita sudah cukup baik, dan menjadi perhatian langsung dari Menteri Pertanian,” tegasnya.

Lebih lanjut, menurutnya, Indramayu juga ditargetkan untuk mengoptimalkan lahan seluas 490 hektare. Saat ini baru 100 hektare yang terealisasi. DKPP mendorong peran generasi muda dalam wirausaha tani guna mendukung produksi padi yang berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kerja kolektif dari seluruh stakeholder pertanian di daerah.

“Indramayu memiliki tanah yang subur dan petani yang semangat. Kita ini menawan di mata nasional karena menjadi lumbung padi. Tetapi kita tidak boleh hanya kejar angka, empati kepada petani adalah kunci,” tegasnya.

Bupati juga mendorong para camat dan kuwu untuk mengajak masyarakat lebih giat menanam padi. Pemerintah daerah akan terus mendukung dengan penyediaan pupuk, irigasi, dan fasilitas terbaik lainnya. Harapan Presiden melalui program swasembada pangan harus direalisasikan bersama.

“Dari rakor ini, semoga lahir langkah konkret yang berdampak bagi masyarakat. Menuju Indramayu yang lebih baik, makmur, dan sejahtera,” harapnya.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Program Wong Reang Wadul Tuntaskan 93 Persen Laporan Masyarakat

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu hadir dan menunjukkan komitmennya dalam merespons cepat keluhan masyarakat melalui program perceptan “Wong Reang Wadul’ yang tersebar di berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) melalui kanal media soial dan call center serta aplikasi.

Berdasarkan data yang diolah Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu pada periode 100 hari pelaksanaan, mulai 20 Februari hingga 31 Mei 2025, sebanyak 929 aduan telah diterima melalui program Wong Reang Wadul. Dari jumlah tersebut, sebanyak 871 aduan atau sekitar 93 persen telah berhasil ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait. Sementara itu, 58 aduan atau 7 persen sisanya masih dalam proses penyelesaian.

Instansi yang menerima aduan terbanyak adalah Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-Damkar) dengan jumlah 273 aduan atau sekitar 29 persen dari total pengaduan. Disusul oleh Dinas Sosial sebanyak 130 aduan, Dinas Kesehatan 46 aduan, Kecamatan Juntinyuat 33 aduan, serta sisanya tersebar di berbagai instansi lainnya sebanyak 447 aduan.

Sedangkan untuk media pengaduan, call center dari masing-masing SKPD menjadi jalur yang paling banyak digunakan oleh masyarakat, yaitu sebanyak 819 aduan. Kanal lainnya meliputi Instagram sebanyak 51 aduan, Facebook 30 aduan, SP4N Lapor 25 aduan, serta masing-masing dua aduan melalui website dan email.

Kategori pengaduan terbanyak adalah penanggulangan non kebakaran dengan 229 aduan atau sekitar 24 persen dari keseluruhan pengaduan. Selain itu, kategori sosial mencatat 148 aduan, kesehatan 72 aduan, kependudukan 49 aduan, pekerjaan umum 43 aduan, dan kategori lainnya sebanyak 388 aduan.

Bupati Indramayu Lucky Hakim melalui Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu, Caridin, menyampaikan keberadaan program percepatan “Wong Reang Wadul’ yang telah direkap melalui aplikasi Sepedahanyu merupakan bagian dari reformasi birokrasi dan upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, efisien, dan mudah diakses.

Menurutnya, Pemkab Indramayu di bawah kepemimpinan Lucky Hakim dan Syaefudin juga mendorong masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan kanal pengaduan yang tersedia, karena seluruh laporan akan diteruskan langsung kepada instansi teknis untuk segera ditindaklanjuti.

“Kolaborasi aktif dari masyarakat menjadi elemen penting dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, terbuka, dan makin dekat dengan rakyat. Capaian ini mencerminkan kesungguhan Pemkab Indramayu dalam membangun pelayanan publik yang responsif, terbuka, dan akuntabel,” tambahnya.

Dengan pemanfaatan teknologi informasi ini, Pemkab Indramayu optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Pemkab dan DPRD Indramayu Sepakati Perubahan Perda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indramayu kembali menggelar Rapat Paripurna yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD, Kamis (3/7/2025). Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Amroni, didampingi Wakil Ketua Kiki Zakiyah, serta dihadiri Bupati Indramayu Lucky Hakim, jajaran Forkopimda, anggota DPRD, kepala perangkat daerah, dan tamu undangan lainnya. Jumat (4/7)

Agenda utama dalam rapat paripurna tersebut adalah penyampaian persetujuan DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, serta pendapat akhir Bupati Indramayu.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua DPRD Amroni menyampaikan bahwa raperda ini telah dibahas secara intensif oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRD sejak tanggal 12 hingga 17 Mei 2025. Hasil pembahasan tersebut telah disampaikan dalam rapat paripurna sebelumnya, yakni pada tanggal 19 Mei 2025.

Perubahan Perda dilakukan sebagai tindak lanjut atas evaluasi dari Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah. Evaluasi tersebut menyatakan perlunya penyesuaian terhadap beberapa materi pengaturan dalam Perda Nomor 1 Tahun 2024 agar selaras dengan peraturan yang lebih tinggi.

Dalam pendapat akhirnya, Bupati Indramayu Lucky Hakim menyatakan bahwa perubahan perda ini merupakan bentuk kepatuhan pemerintah daerah terhadap peraturan perundang-undangan, yakni Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah serta Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2023 tentang Ketentuan Umum Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

“Melalui evaluasi yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri, terdapat sejumlah materi dalam Perda yang harus disesuaikan untuk memperkuat sistem perpajakan daerah,” ujar Bupati Lucky.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa dalam era otonomi daerah, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar dalam menggali potensi sumber daya keuangan untuk membiayai pembangunan dan pelayanan publik.

“Sejalan dengan semangat otonomi daerah, pemerintah daerah diharapkan lebih kreatif dalam menggali sumber-sumber pendapatan asli daerah. Ini penting untuk meningkatkan kemandirian fiskal dan memperkuat pelayanan publik yang transparan dan akuntabel,” ungkapnya.

Bupati juga menekankan bahwa kebutuhan akan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) makin mendesak, seiring bertambahnya kewenangan daerah serta pengalihan personil, peralatan, pembiayaan, dan dokumentasi (P3D) dari pusat ke daerah.

Melalui perubahan perda ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap dapat meningkatkan efektivitas pemungutan pajak dan retribusi daerah, memperluas basis penerimaan, serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan dukungan dan sinergi yang baik bersama DPRD, saya optimistis perubahan perda ini akan memberi dampak positif bagi peningkatan PAD dan kemajuan Kabupaten Indramayu ke depan,” tutup Bupati Lucky.

Rapat paripurna kemudian ditutup dengan penandatanganan persetujuan bersama antara Bupati dan DPRD Kabupaten Indramayu terhadap Raperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2024.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Cek Kesehatan Gratis Warnai Peringatan Tahun Baru Islam 1447H di Indramayu 

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Dalam rangka menyemarakkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriyah sekaligus mewujudkan visi Indramayu REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman Nyaman, dan Gotong Royong), Pemerintah Kabupaten Indramayu menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis untuk masyarakat, Jumat (4/7/2025). 

Kegiatan ini berlangsung di halaman Masjid Agung Indramayu yang diselenggarakan oleh Bagian Kesra Setda Kabupaten Indramayu. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dan dapat diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa batasan usia maupun jumlah peserta. 

Kepala Puskesmas Margadadi, dr. Nurkhasanah, menyampaikan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diberikan meliputi cek tinggi dan berat badan, cek gula darah, tensi darah, konsultasi kesehatan umum hingga konsultasi gigi. 

“Semua layanan ini diberikan secara cuma-cuma sebagai bentuk pelayanan kami kepada masyarakat. Pemeriksaan dilakukan oleh dokter umum dan dokter gigi berpengalaman,” jelasnya. 

Sementara itu, Kabag Kesra Setda Kabupaten Indramayu, Riko Atang Hasbudi, mengungkapkan kegiatan ini adalah salah satu bentuk implementasi nilai-nilai religius dan gotong royong yang menjadi semangat Tahun Baru Islam. 

“Kami ingin perayaan 1 Muharram ini tak hanya menjadi seremoni, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. 

Menariknya, kegiatan ini juga diikuti oleh sejumlah pejabat daerah, salah satunya Asisten Daerah (Asda) Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Jajang Sudrajat, yang turut memeriksakan kesehatannya bersama masyarakat. 

Hal ini menunjukkan perhatian terhadap kesehatan bukan hanya untuk warga, tetapi juga menjadi contoh nyata dari para pemimpin daerah. 

Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin, tidak hanya saat momen peringatan keagamaan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menciptakan masyarakat yang sehat dan sejahtera. 

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal