BOGOR.radarinformasi.com – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor turut berpartisipasi dalam giat Jambore Ranting Kecamatan Jasinga yang diselenggarakan dari tanggal 17-19 September 2024, bertempat di Bumi Perkemahan Proyek Mear, Desa Pamagersari, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor. Jumat (20/9)
Hadir pada giat Jambore Ranting (Jamran) tersebut dari unsur Kecamatan, Kapolsek Jasinga, Asper/KBKPH Jasinga Leuwiliang, Ketua Kwaran Jasinga berserta pengurus, para Kepala Sekolah dan Pembina lingkup Kecamatan Jasinga.
Dalam arahannya Ade Soma selaku Asper/KBKPH Jasinga Leuwiliang mewakili Administratur KPH Bogor, memberikan motivasi agar setiap anggota penggalang harus bersemangat untuk memanfaatkan pertemuan dalam rangka Jambore dan menyampaikan motto kegiatan di alam bebas yaitu, jangan membunuh sesuatu kecuali waktu, jangan meninggalkan sesuatu kecuali jejak kaki serta jangan mengambil sesuatu kecuali foto.
Sementara Anda selaku Ketua Kwaran Jasinga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Perhutani yang telah memberikan dukungan, partisipasinya dan mengharapkan kerjasama dalam pembinaan generasi muda khususnya anggota gerakan Pramuka.
TANJAB BARAT.radarinformasi.com- Dukungan kembali mengalir deras kepada pasangan Hairan-Amin. di Pilkada Kabupaten Tanjab Barat.Kali ini dukungan datang dari Pro Jokowi (Projo) Kabupaten Tanjab Barat kepada pasangan Hairan-Amin, Kamis (19/9/24).
Ketua DPC Projo Kabupaten Tanjab Barat, Zupli Aprian, mengatakan, Projo Kabupaten Tanjab Barat mendukung sepenuhnya pasangan Hairan-Amin dan siap berjuang untuk memenangkan pasangan Hairan-Amin menjadi bupati Tanjab Barat 2024-2029.
Dengan dukungan Projo ini membuat kekuatan paslon Hairan-Amin tidak terbendung lagi dan berpeluang besar untuk memenangkan Pilkada di Kabupaten Tanjab Barat.
H.Hairan yang menyambut langsung kedatangan Ketua Tim Projo kabupaten Tanjab Barat,mengaku terharu dengan dukungan yang di berikan Projo ini.
“Saya sangat berterimakasih atas dukungan yang luar biasa dari Projo, ini energi besar bagi kami untuk berjuang demi masa depan Kabupaten Tanjab Barat,” ucap H.Hairan.
Dengan dukungani yang semakin mengalir deras ini pasangan Hairan-Amin semakin optimis menghadapi Pilkada Tanjab Barat.
BOGOR.radarinformasi.com – Danramil 0621-11/Ciawi, Mayor Arm M. Sutrisno, hadir dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H yang digelar di Yayasan Nurul Ar Roudlotul Jannah, Desa Banjarwangi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Acara ini dimulai pada pukul 08.30 WIB dan berjalan lancar hingga selesai, dihadiri oleh berbagai tokoh dan warga setempat, Kamis (19/9).
Selain Mayor Sutrisno, hadir pula Direktur Yayasan Nurul Ar Roudlotul Jannah, Bapak Jumadi Subur, Kapolsek Ciawi, Kompol Agus Hidayat SH, serta para Habaib, Kyai, Ulama, staf yayasan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, orang tua murid, dan warga Desa Banjarwangi.
Acara dimulai dengan pembacaan Qasidah, tahlil, dan maulid, dilanjutkan pembacaan qori oleh Ustadz Abdullah Sengkang Gurium. Ketua yayasan, Bapak Jumadi Subur, memberikan sambutan sebelum tausiah dari Ustadz Koh Denis Lim. Setelah doa penutup, suasana tetap tenang dan penuh kekhidmatan.
Dalam sambutannya, Mayor Arm M. Sutrisno mengatakan, Acara seperti ini penting sekali untuk mempererat silaturahmi, bukan hanya antarwarga, tapi juga dengan aparat seperti kami. “Kami sangat mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan seperti ini, apalagi untuk memperingati Maulid Nabi. Semoga membawa berkah bagi kita semua,” ujar Mayor Arm M. Sutrisno
Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman dan menjadi momen kebersamaan yang hangat bagi seluruh warga.
TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Bakal Pasangan Calon Satika Simamora -Sarlandy Hutabarat, semakin banyak mendapatkan dukungan dan doa pemberangkatan menuju Pilkada Taput yang akan dihelat 27 November mendatang.
Selain dari perkumpulan marga-marga, tokoh adat, tokoh pemuda dan berbagai lapisan masyarakat lainnya, dukungan kepada Satika-Sarlandy terus mengalir termasuk dari lintas suku dan agama yang hidup berdampingan di kabupaten itu.
Termasuk suku Nias yang banyak bermukim di wilayah Kecamatan Siborongborong, juga menyatakan sikap satu hati, satu tekat mendukung Satika-Sarlandy di Pilkada Taput
Pernyataan sikap mendukung Satika-Sarlandy, disampaikan keluarga besar Nias, saat hadir bersama 6 ribuan warga pada acara doa pemberangkatan (borhat-borhat) dan pelantikan Tim Pemenangan dan Relawan se-Kecamatan Siborongborong, Rabu (18/09/2024) di Lapangan Mini Jl Siliwangi Siborongborong.
Tak mau dianggap hanya memberikan dukungan dalam ucapan saja, Keluarga Besar Nias Siborongborong membuktikan dukungannya kepada Satika-Sarlandy dengan menyerahkan seperangkat pakaian adat kebesaran kepada Satika Simamora dan Sarlandy Hutabarat, berupa Selendang kebesaran kepada Satika Simamora dan Rompi Kebesaran kepada Sarlandy Hutabarat.
Satika Simamora kemudian dikenakan selendang kebesaran sebagai pertanda doa dan persiapan menuju pertarungan Pilkada Taput. Sedangkan kepada Sarlandy Hutabarat dikenakan rompi adat kebesaran, juga sebagai pertanda siap maju dan menang.
“Pakaian adat kebesaran Nias, kami pakaikan kepada Satika Simamora dan Sarlandy Hutabarat sebagai bukti keseriusan kami keluarga besar Nias, dalam mendukung dengan tekad yang bulat. Terkhusus kepada ibu Satika Simamora, selendang yang kami serahkan juga sebagai tanda cinta kasih kami kepada ibu,”kata Puil Zalukhu selaku Ketua Umum Keluarga Besar Nias se-Kecamatan Siborongborong.
Menurut Zalukhu, selendang tanda cinta kasih kepada Satika Simamora bukan kebetulan diserahkan. Selama 10 tahun, kata Zalukhu, keluarga besar Nias merasakan cinta kasih Satika Simamora selama mendampingi Nikson Nababan selama 10 tahun memimpin Tapanuli Utara. Keluarga besar Nias berjanji tidak akan bermuka dua dalam memberikan dukungan.
“Kami keluarga besar Nias harus jujur mengakui, bahwa selama 10 tahun ibu Satika Simamora mendampingi Bupati Nikson Nababan, kami diperlakukan dengan baik. Kami cinta ibu Satika,” ucap Puil Zalukhu, disambut gemuruh tepuk tangan ribuan warga yang hadir.
Atas sambutan hangat dan dukungan Keluarga Besar Nias kepada Satika-Sarlandy, diapresiasi Satika Simamora dengan harapan seluruh keluarga besar Nias bersatu dan tetap menyebarkan kasih kepada sesama.
“Luar biasa sambutan keluarga besar Nias kepada kami Satika-Sarlandy. Terimakasih dukungan saudaraku suku Nias. Tetaplah saling mengasihi sesama. Karena dengan kasih kita akan meraih kemenangan,” kata Satika Simamora.
BOGOR.radarinformasi.com – Dalam rangka menjalin sinergitas dalam penanganan Gangguan Keamananan Hutan (Gukamhut), Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor lakukan koordinasi dengan mengunjungi Polisi Sektor (Polsek) Sukamakmur, pada Rabu (18/09).
Koordinasi dilakukan oleh Asisten Perhutani (Asper) BKPH Jonggol Agus Abdurachman bersama Asper BKPH Bogor Tomi Wahyudi dan Mandor Polisi Teritorial (Polter) Amyadi dan diterima oleh Kapolsek Sukamakmur AKP. Ratman.
Dalam keterangannya Administratur/KKPH Bogor melalui Agus Abdurachman menyampaikan bahwa kedatangannya dalam rangka silaturahmi agar terjalinnya sinergitas dalam menangani gangguan keamanan hutan, persepsi yang sama sehingga permasalahan akan lebih mudah diselesaikan atau dicarikan solusinya, karena terdapat wilayah BKPH Bogor dan BKPH Jonggol yang masuk dalam wilayah hukum Polsek Sukamakmur.
“Kami akan senantiasa menjalin sinergitas dengan Polsek Sukamakmur karena permasalahan Gukamhut di wilayah BKPH Bogor dan Jonggol memang kompleks dan kami akan berupaya menangani dengan cara preemtif dan preventif yang sifatnya persuasif dengan komunikasi sosial, agar terciptanya kondusivitas, kelancaran dalam kegiatan yang berkaitan dengan pengelolaan kawasan hutan”, tuturnya.
Sementara Ratman menyampaikan pihaknya menyambut baik silaturahmi yang dilakukan dalam rangka koordinasi dan pihaknya siap membantu serta bekerjasama dalam penanganan masalah Gukamhut di wilayah BKPH Bogor dan Jonggol yang menjadi wilayah hukumnya.
BOGOR.radarinformasi.com – Pada hari Rabu, 18 September 2024, pukul 10.00 WIB, bertempat di Kampung Bojong RT 12 RW 04, Desa Bojongmurni, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Babinsa Bojongmurni, Serda Ade Kuswara menghadiri acara peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1446 H. Rabu (18/9)
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Kapolsek Ciawi Kompol Agus Hidayat SH, para habaib, kiai, ulama, tokoh agama, Kepala Desa beserta staf, ketua RT/RW, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tamu undangan dan warga Desa Bojongmurni.
Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua DKM dan panitia, disusul pembacaan Salawat Nariyah. Puncak acara diisi dengan tausiah dan ceramah agama, sebelum ditutup dengan pembacaan doa bersama.
“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilestarikan dan memberikan dampak positif bagi kehidupan bermasyarakat,” ujar Serda Ade Kuswara.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan aman, diwarnai dengan antusiasme masyarakat yang hadir dalam memperingati momen penting dalam sejarah Islam ini.
BOGOR.radarinformasi.com – Rabu, 18 September 2024, sebuah kasus penganiayaan berujung kematian terjadi di Kampung Cimayangsari, Desa Cimayang, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Kapolsek Cibungbulang, Kompol Heri Hermawan, menjelaskan bahwa insiden ini diduga terkait dengan pencurian dengan kekerasan, yang menyebabkan satu orang tewas dan beberapa korban lainnya dilarikan ke RSUD Leuwiliang. Rabu (18/9)
Korban tewas, H.S. (26), ditemukan di dalam mobil dengan luka parah di kepala serta leher yang terjerat kain. Istrinya, R (27), bersama anaknya A (10), dan ibunya, N (55), juga mengalami luka-luka dan saat ini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Saksi mata, EY (38), yang merupakan kerabat korban, menyebutkan bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Menurut EY, ia menerima telepon dari R. yang meminta tolong karena merasa nyawanya terancam. Ketika EY dan suaminya, R (43), tiba di lokasi, mereka menemukan rumah dalam kondisi berantakan dan penuh darah. Para korban kemudian segera dilarikan ke Puskesmas Cibungbulang sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Leuwiliang.
Polsek Cibungbulang, di bawah pimpinan Kompol Heri Hermawan, langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Di lokasi, polisi menemukan mobil dengan nomor polisi B 1140 EYK, di mana korban HS ditemukan tewas. Selain itu, ditemukan juga botol minuman keras dan kopi di halaman rumah serta ceceran darah di sekitarnya.
Polisi menduga bahwa empat orang pelaku yang belum teridentifikasi terlibat dalam aksi kejahatan ini. Para pelaku juga diduga melarikan sebuah mobil jenis Expander milik korban. Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk menangkap para pelaku.
“Kami telah mengambil langkah-langkah, termasuk memeriksa saksi-saksi, mengumpulkan barang bukti, serta membawa korban ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut,” ujar Kapolsek Cibungbulang Kompol Heri Hermawan.
Kasus ini masih dalam penanganan kepolisian. Masyarakat diharapkan dapat memberikan informasi yang dapat membantu dalam mengungkap kasus tragis ini.
BOGOR.radarinformasi.com – Satuan Propam Polres Bogor melaksanakan Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) di Polsek Ciawi. Kegiatan yang dimulai pukul 08.15 WIB ini bertujuan memastikan kepatuhan personel Polri dalam melaksanakan tugas dan menjaga kedisiplinan sesuai aturan yang berlaku. Rabu (18/9)
Dalam operasi ini, tim Propam memeriksa berbagai aspek kedisiplinan, termasuk sikap tampang, kelengkapan dokumen pribadi seperti KTP, SIM, dan surat kendaraan dinas. Pemeriksaan juga mencakup penggunaan seragam dinas (Gampol), inventaris dinas seperti senjata api (Senpi), dan alat komunikasi. Selain itu, ponsel personel juga diperiksa untuk mencegah keterlibatan dalam aktivitas terlarang, seperti judi online.
Operasi ini merupakan bagian dari pengawasan internal untuk mencegah penyalahgunaan wewenang serta menjaga ketertiban dan disiplin di lingkungan Polri. Kegiatan ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2003 tentang Disiplin Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang menekankan pentingnya personel Polri sebagai panutan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, ditemukan beberapa pelanggaran. Lima personel diketahui tidak memiliki Surat Pemegang Senjata (Pass Senpi) yang masih berlaku, sementara tiga personel memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) yang telah kadaluarsa. Selain itu, dilakukan tes urin terhadap tiga personel, dengan hasil negatif dari penggunaan narkoba.
Kapolsek Ciawi, Kompol Agus Hidayat, SH, menyatakan bahwa operasi ini sangat penting untuk menjaga kedisiplinan anggota. “Kami menyambut baik kegiatan Gaktibplin ini. Disiplin merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian, dan kegiatan seperti ini membantu mengingatkan kami agar selalu mematuhi aturan yang berlaku. Kami akan segera menindaklanjuti temuan yang ada, dan memastikan bahwa personel kami memperbarui dokumen yang diperlukan,” ujarnya.
Semua pelanggaran telah dicatat dan akan dilaporkan ke pihak berwenang untuk penanganan lebih lanjut.
Kegiatan Gaktibplin ini berakhir pada pukul 09.15 WIB, berlangsung dengan aman dan lancar tanpa kendala berarti. Diharapkan, melalui operasi ini, disiplin dan ketertiban di kalangan anggota Polri, khususnya di Polsek Ciawi, dapat terus terjaga guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu melakukan sosialisasi dan simulasi penyelamatan kebakaran di dapur satuan kerja pemasyarakatan, Selasa kemarin (17/09/2024).
Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Hero Sulistiyono mengungkapkan bahwa kegiatan sosialisasi dan simulasi ini disampaikan oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Indramayu didampingi oleh Kasubsi Perawatan beserta jajaran, kepada petugas dan warga binaan di dapur Lapas.
“Dalam kegiatan ini, Petugas Damkar memberikan pemahaman terkait dengan fungsi sarpras penanganan kebakaran seperti fireblok (alat pemadam otomatis) dan alat pemadam api ringan (Apar) yang tersedia di dapur Lapas,” kata Hero.
Selanjutnya, masih dikatakan Hero, petugas damkar menjelaskan cara penggunaan sarpras penanganan kebakaran dan langkah awal saat terjadi kebocoran pada gas saat kebakaran belum membesar.
Hero menjelaskan bahwa sosialisasi dan simulasi ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan dan kesigapan petugas di dapur satuan kerja pemasyarakatan, dalam menghadapi potensi terjadinya kebakaran serta sebagai upaya mitigasi resiko kondisi kedaruratan kebakaran di area dapur Lapas.
“Semoga dengan kegiatan simulasi ini, bisa menambah wawasan para petugas di lapas Indramayu dan bisa mencegah resiko terjadinya kebakar di dapur satuan kerja permasyarakatan,”ujar Hero.
Tanjab Barat.radarinformasi.com – Viralnya berita terkait honor guru ngaji, modim dan imam masjid yang belum dibayarkan selama enam bulan, pihak Kecamatan menganggap itu hanya masalah administrasi. Bahkan anehnya lagi, pihak Kecamatan baru akan melakukan pembayaran setelah masalah ini mencuat ke publik, serta viral disejumlah media sosial. Rabu (17/9)
Hal tersebut menimbulkan polemik, sehingga terkesan apakah pemeritah akan bekerja setelah diekspos media menjadi viral dan dikonsumsi oleh publik. Dengan kata lain akan bekerja setelah dikritisi.
Padahal sebagai guru ngaji, Modim dan imam masjid tidak lagi mengurusi pengulangan administrasi yang baru. Alias semua persyaratan yang ada sudah diserahkan sejak awal mereka akan didaftarkan untuk menerima honor atau gajinya. Apakah pihak Kecamatan diduga kuat sengaja memperlambat proses pencairan ini.
Sehingga berbagai macam pertanyaanpun muncul ke permukaan. Mempertanyakan kenapa masalah administrasi ini berlarut larut tak kunjung selesai. Apakah pihak kecamatan atau Camat selaku yang membantu tugasnya bupati, tidak mampu mengurusi hal ini. Atau ada dugaan apakah masalah honor atau gaji guru ngaji, Modim dan imam Masjid memang sengaja ditunda?
Ironinya lagi hal ini mulai menjadi buah bibir di masyarakat. Mengingat memasuki tahun politik dan mendekati masa pemilihan kepala daerah. Sehingga memunculkan opini di masyarakat bahwa adanya dugaan keterlambatan ini disengaja. Serta kuat dugaan akan dibayarkan mendekati pemilihan, demi pencitraan seorang pertahana. Tentunya jika dugaan ini terjadi, masyarakatlah yang bisa menilainya.
Effendi, Camat Tungkal Ilir, saat akan dikonfirmasi masalah ini, dirinya mengaku sedang tidak berada di kantor. Bahkan informasi yang didapat, ada rapat yang digelar di Kantor Camat itu sendiri dibuka oleh kasinya.
Sementara itu inisial T, J, A, R, U dan B, yang merupakan guru ngaji, Modim dan Imam Masjid mengaku belum dapat informasi. Terlebih jika memang mereka dianggap memiliki kekurangan persyaratan atau administrasi. Begitu juga soal akan dibayarkan dalam waktu dekat ini.
“Kami sangat berterima kasih karena masalah kami telah diekspos rekan-rekan media, yang membantu menyuarakan masalah kami. Kami tidak tahu dan belum ada dapat informasi baru. Kalau memang harus ada perubahan atau kekurangan persyaratan dari kami. Hanya saja yang jadi pertanyaan kami, kenapa dibilang masalah administrasi yang jadi kendala, sementara sebelumnya tidak ada masalah. Serta kenapa setelah diekspos ke media baru pemerintah akan membayarkannya, itu jadi pertanyaan kami. Ada apa selama ini,” ungkap R dan rekan lainnya saat dikonfirmasi di hari yang sama (17/9/24).
Saat ditanya persyaratan apa saja yang sebelumnya mereka penuhi, R menuturkan kalau persyaratan tersebut sejak awal sudah diserahkan ke pak RT, kemudian dilanjutkan ke Kelurahan.
“Kita saat itu diminta identitas, KK dan keterangan kebenaran kalau memang seorang guru ngaji. Itu semua melalui RT, kemudian ke Kelurahan. Selebihnya kita tidak tahu lagi dan sampai sekarang belum ada pemberitahuan,” jelasnya.
Begitu halnya saat ditanya apakah mereka telah mendengar ada beberapa guru ngaji yang telah dibayarkan. Mereka membantah hal tersebut dan menyebut hal itu takkan mungkin terjadi.
“Guru ngaji yang mana dan di mana yang sudah menerima pak. Setahu kami terakhir ya, bulan Februari itu sebelum bulan puasa. Kemudian kami meneken SPPD, yang katanya akan cair nanti mau dekat lebaran. Namun faktanya, sampai sekarang hanya omong kosong saja,”jelasnya.
Lebih lanjut R menjelaskan, Kalau memang ada informasi yang telah terima gaji, tolong tunjukkan ke mereka. Karena mereka semua ini akan dapat informasi secara serempak. Kalau di kelurahan lain ke luar info itu akan berlanjut. Sehingga kita semua tahu dan tinggal menunggu gilirannya saja.