Emak-emak Tim Gempur Bersama Para Pelaku UMKM Siap Menangkan Hairan-Amin

TANJAB BARAT.radarinformasi.com- Semangat gotong royong dan solidaritas, emak-emak Tim Gempur Kecamatan Tungkal Ilir bersama pelaku UMKM siap mendukung pasangan Hairan-Amin dalam Pilkada Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), yang akan datang. Kegiatan konsolidasi yang diadakan di salah satu rumah warga menegaskan keseriusan mereka untuk memenangkan pasangan calon bupati dan wakil bupati Hairan-Amin. Senin (23/09/24).

“Ini bukan hanya soal pemilihan, ini adalah upaya kami untuk perubahan yang lebih baik bagi masyarakat Tungka lIlir khususnya dan Tanjab Barat umumnya. Hairan-Amin kami yakini sebagai pasangan yang bisa membawa perbaikan dan kemajuan,” ujar salah satu anggota Tim Gempur, di sela-sela pertemuan.

Pelaku UMKM turut menyatakan dukungan mereka, dengan harapan bahwa kepemimpinan Hairan-Amin akan meningkatkan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi lokal. 

“Kami menginginkan pemimpin yang peduli pada kesejahteraan dan UMKM, terutama bagi kami para ibu-ibu yang berjuang meningkatkan kesejahteraan keluarga,” kata seorang Tokoh Emak-Emak 

Dengan dukungan yang terus bertambah dari berbagai elemen masyarakat, pasangan Hairan-Amin diharapkan dapat menciptakan perubahan yang signifikan di Tanjab Barat. Semangat kebersamaan emak-emak dan pelaku UMKM ini menjadi bukti nyata betapa besarnya harapan masyarakat akan masa depan yang lebih baik di bawah kepemimpinan Hairan-Amin.

Reporter  : Dani

Redaktur  : Rizal

Pasangan Calon Bupati Taput Satika-Sarlandy Nomor Urut 1 Saat Pengundian di Kantor KPU

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – KPU Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) telah melakukan pengundian nomor urut pasangan calon bupati -Wakil Bupati pada Pilkada Taput 2024 pada rapat pleno terbuka di Gedung KPU Kabupaten Tapanuli Utara, Jl SM Simanjuntak Kompleks Pasar Baru Tarutung, Senin (23/09/2024).

Sebelum pengundian nomor urut paslon, lebih dahulu dibacakan tata tertib dan mekanisme pengundian nomor urut.

Sesuai tatib yang disepakati komisioner KPU Taput dan dibacakan bahwa terlebih dahulu dilakukan pencabutan nomor antrian. Pencabutan nomor antrian yang pertama dilakukan oleh calon wakil bupati berdasarkan urutan pertama yang mendaftar ke KPU Taput.

Pasangan Calon Jonius Taripar Hutabarat-Deni Lumbantoruan adalah yang pertama mendaftar yakni pada tanggal 28 Agustus, disusul Pasangan Calon Satika Simamora-Sarlandy Hutabarat, mendaftar pada tanggal 29 Agustus 2024.

Sehingga Calon Wakil Bupati Deni Lumbantoruan yang pertama kali mencabut nomor antrian. Deni mencabut nomor antrian 12.

Kemudian pencabutan nomor antrian dilakukan Calon Wakil Bupati Sarlandy Hutabarat, dan mencabut nomor antrian 4.

Sesuai tatib yang disepakati, nomor antrian terkecil adalah yang pertama melakukan pencabutan nomor urut dilakukan pasangan calon Satika Simamora-Sarlandy. Satika Simamora-Sarlandy Hutabarat mencabut nomor urut 1.

Nomor urut kemudian dituangkan dalam Berita Acara Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Taput pada Pilkada Taput 2024.

Pasangan calon Satika Simamora-Sarlandy Hutabarat diusung partai PDIP dan PKB, setelah penandatanganan berita acara Penetapan Nomor Urut Pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Taput pada Pilkada Taput 2024, pasangan calon Satika Simamora-Sarlandy mengajak seluruh penyelenggara pemilu, Bawaslu, dan seluruh masyarakat Tapanuli Utara agar senantiasa menjaga etika politik santun.

“Hendaklah pilkada Taput dilakukan dengan santun dan damai. Jangan ada perpecahan di masyarakat, karena kita akan bersama sekarang dan besok. Pilih lah calon bupati sesuai hati nurani mu. Kita seluruhnya masih diikat persaudaraan,” ajak calon wakil bupati Sarlandy Hutabarat.

Calon Bupati Taput nomor urut 1, Satika Simamora juga menginginkan perhelatan Pilkada Taput dilakoni dengan santun dan kasih. “Setinggi apa pun ilmu dan ekonomi mu mari berpolitik santun. Mari jalani demokrasi dengan kasih. Huhaholongi do ho,” kata Satika Simamora.

Reporter : Reno H
Redaktur : Rizal

Sat Reskrim Polres Bogor Berhasil Meringkus Pelaku Pencurian dengan Kekerasan di Pamijahan

BOGOR.radarinformasi.com – Tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan satu korban meninggal dunia di Desa Pamijahan, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, berhasil diungkap oleh Sat Reskrim Polres Bogor dengan bantuan Ditkrimum Polda Jawa Barat. Kejadian ini berlangsung pada Rabu, 18 September 2024, sekitar pukul 04.00 WIB. Senin (23/9)

Peristiwa tragis ini menewaskan HS (26) dan melukai tiga anggota keluarganya, yaitu RF (27), NN (55), dan AL (10). Dalam waktu kurang dari tiga hari, empat pelaku berhasil ditangkap oleh polisi.

Waka Polres Bogor, Kompol Adhimas Sriyono, S.I.K., M.M., mengungkapkan bahwa para pelaku, berinisial D (30), S (29), C (48), dan O (26), telah merencanakan kejahatan tersebut sejak 13 September 2024.

Pada malam kejadian, D dan S mendatangi rumah korban sambil membawa minuman keras. Setelah korban tak sadarkan diri akibat alkohol, D memukul kepala korban dengan kunci pas, sementara S membekapnya hingga tewas. Keduanya kemudian menyerang anggota keluarga lainnya, yang mengalami luka berat.

Para pelaku berusaha memindahkan jenazah korban ke dalam mobil, tetapi gagal karena warga mulai berdatangan. Jenazah akhirnya ditinggalkan di dalam mobil.

Penyelidikan lebih lanjut berhasil mengamankan tersangka O dan C pada 19 September 2024 di Cibungbulang, sedangkan D dan S ditangkap pada 21 September 2024 di Pandeglang, Banten.

Barang bukti yang diamankan antara lain dua mobil, sepeda motor, perhiasan emas, beberapa unit handphone, serta kunci pas yang berlumuran darah.

Waka Polres menjelaskan bahwa motif kejahatan ini adalah ekonomi, dengan tujuan merampok barang berharga milik korban. Para pelaku dijerat dengan pasal berlapis, termasuk Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau pidana mati.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Persatuan Jawa Krido Budoyo Tanjab Barat Nyatakan Siap Menangkan Hairan-Amin

Tanjab Barat.radarinformasi.com – Dukungan terhadap pasangan calon (paslon) Hairan-Amin di Pilkada Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), semakin menguat, dengan pernyataan resmi dari Persatuan  Jawa Kesenian Kuda Lumping Krido Budoyo 1994. Organisasi kebudayaan ini menyatakan siap untuk memenangkan pasangan Hairan-Amin.

Hal itu disampaikan langsung oleh Sarni, salah satu sesepuh Krido Budoyo, saat turut mengantar paslon Hairan-Amin ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan menggelar kesenian tradisional Kuda Lumping, Senin (23/09/24).

Puluhan anggota Krido Budoyo yang berasal dari beberapa kecamatan di Kabupaten Tanjab Barat turut hadir dalam acara tersebut, yang berlangsung dengan penuh semangat.

Sarni menekankan pentingnya kebersamaan dan persatuan masyarakat Jawa di Tanjab Barat untuk mendukung pemimpin yang peduli terhadap kebudayaan dan kesejahteraan rakyat.

“Kami melihat Hairan-Amin sebagai pemimpin yang dekat dengan masyarakat dan punya perhatian besar terhadap seni budaya tradisional. Dukungan penuh dari Krido Budoyo akan terus kami berikan hingga kemenangan tercapai,” ungkap Sarni dengan penuh semangat.

Kesenian Kuda Lumping yang ditampilkan pada acara ini menjadi simbol kuat komitmen Krido Budoyo dalam memperjuangkan pasangan Hairan-Amin.

Penampilan seni tersebut berhasil memukau para pendukung yang hadir, menunjukkan kekayaan budaya yang masih hidup di Tanjab Barat.

Pasangan Hairan-Amin pun memberikan apresiasi tinggi kepada Krido Budoyo atas dukungan tersebut. “Kami berterima kasih atas dukungan luar biasa ini. Seni budaya seperti Kuda Lumping adalah bagian penting dari identitas kita, dan kami berkomitmen untuk terus menjaga dan mengembangkannya jika terpilih,” tutur Hairan.

Dengan dukungan dari berbagai kalangan, termasuk Persatuan Jawa Krido Budoyo, Pilkada Tanjab Barat diprediksi akan semakin menarik perhatian. Masyarakat kini menantikan langkah-langkah berikutnya dari paslon Hairan-Amin dalam rangka mewujudkan visi dan misi mereka bagi Tanjab Barat.

Reporter : Dani
Redaktur : Rizal

Sesuai Prediksi, Hairan-Amin Dapat No 3 Pengundian Nomor Urut Peserta Pilkada yang Digelar KPU

Tanjab Barat.radarinformasi.com – Pengundian nomor urut peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tanjab Barat berlangsung meriah di Gedung KPU Tanjab Barat. Dalam acara tersebut, pasangan calon (paslon) Hairan-Amin mendapatkan nomor urut 3 (tiga), sesuai dengan prediksi sebelumnya, Senin (23/09/24).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, relawan, dan pendukung masing-masing paslon. Ketua KPU Tanjab Barat, M Rum, SH menjelaskan bahwa pengundian ini bertujuan untuk menentukan nomor urut resmi bagi peserta Pilkada yang akan dilaksanakan pada 27 November mendatang.

Hairan, dalam sambutannya, mengungkapkan rasa syukur dan optimisme. “Nomor 3 adalah simbol harapan dan perubahan. Kami siap menghadapi tantangan dan bersaing secara sehat untuk memenangkan hati masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Amin menambahkan bahwa mereka akan fokus pada program-program yang mendukung pembangunan daerah. “Kami akan terus mendengarkan aspirasi masyarakat dan berupaya untuk mengimplementasikannya dalam visi-misi kami,” kata Amin.

Pengundian nomor urut ini diharapkan dapat meningkatkan semangat demokrasi di Tanjab Barat dan mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pemilihan mendatang. Dengan nomor urut yang telah ditentukan, kedua paslon kini bersiap untuk memasuki tahap kampanye yang semakin intensif.

Reporter : Dani
Redaktur : Rizal

Babinsa Desa Lemah Duhur Hadiri Musrenbangdes 2025

BOGOR.radarinformasi.com – Sertu A Abdul Qodir, Babinsa Desa Lemah Duhur, hadir dan berperan aktif dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tahun Anggaran 2025 yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Lemah Duhur, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini berlangsung pada pukul 10.00 WIB hingga selesai, Senin (23/9/2024).

Dalam perannya sebagai Babinsa, Sertu A Abdul Qodir menegaskan komitmen TNI untuk mendukung rencana pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. “Kami dari TNI akan terus mendampingi masyarakat dan pemerintah desa dalam menyukseskan program-program pembangunan, agar hasilnya benar-benar dirasakan oleh seluruh warga,” ujar Sertu A Abdul Qodir.

Acara ini turut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat, di antaranya Kasi Pemerintahan Kecamatan Caringin, Kasi Ekbang Kecamatan Caringin, Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Caringin, Kepala Desa Lemah Duhur, Sekretaris Desa Lemah Duhur, Ketua BPD, Bhabinkamtibmas, Kanit Pol PP, Ketua LPM, serta para kepala sekolah, Ketua RW dan RT, pendamping desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan anggota Linmas Desa Lemah Duhur.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, diikuti dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan dari Kepala Desa Lemah Duhur dan Kasi Pemerintahan Kecamatan Caringin, serta pembacaan tata tertib Musrenbangdes. Acara ditutup dengan doa, dan seluruh rangkaian berlangsung dengan tertib dan aman.

Musrenbangdes ini merupakan forum penting bagi masyarakat Desa Lemah Duhur dalam merumuskan prioritas pembangunan desa untuk tahun 2025, di mana sinergi antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan Babinsa sangat diperlukan untuk memastikan program-program yang direncanakan dapat berjalan lancar.

Reporter : Dewi

Perhutani Dukung Kegiatan Baksos dan Penanaman Pohon Mangrove oleh Kemenkeu di Bekasi

BEKASI.radarinformasi.com- Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor mendukung kegiatan bakti sosial dan penanaman pohon mangrove yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia di Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi pada Sabtu (21/09/24). 

Hadir pada kesempatan tersebut Administratur KPH Bogor yang diwakili oleh Kepala Subseksi Pembinaan Sumber Daya Hutan Herniwan beserta jajaran BKPH Ujungkrawang, Direktur Jenderal Anggaran beserta para Pejabat Eslon 1 Kemenkeu dan BOD, Sekretaris Direktorat Jenderal Anggaran Robi Toni dan jajaran serta Camat Muara Gembong dan Kepala Desa Pantai Bahagia. 

Dalam keterangannya Herniwan menyampaikan bahwa giat ini adalah giat yang dilakukan oleh Kemenkeu RI dalam rangka HORI ke-78 atau Hari Oeang Republik Indonesia yang ke-78 yang diisi dengan bakti sosial dan penanaman pohon mangrove di petak 3 RPH Singkil BKPH Parung Panjang KPH Bogor dengan jumlah bibit sebanyak 7.800 plances dan pada kegiatan ini dilakukan penanaman secara simbolis. 

“Kami mendukung kegiatan penanaman bersama bibit mangrove yang menjadi salah satu rangkaian dalam kegiatan Bakti Sosial Kemenkeu, kegiatan yang positif serta bermanfaat baik untuk ekologi maupun ekonomi dalam kerangka keberkelanjutan”, jelasnya.

Sementara Robi Toni menyampaikan ucapan terima kasih atas dapat terselenggaranya kegiatan penanaman pohon atau bibit mangrove di wilayah Perhutani KPH Bogor, BKPH Ujungkrawang dalam rangkaian Bakti Sosial Kemenkeu Peduli yang diisi dengan Dialog/Tanya Jawab bersama Dirjen Anggaran, Pemeriksaan Kesehatan, pameran UMKM setempat, pembagian sembako dan pembagian donasi barang.

Kegiatan ini dalam rangka memperingati HORI ke-78 pada tahun ini yang diperingati dengan suasana penuh harapan sesuai dengan tema “Tulus Melayani, Transformasi Berkelanjutan. 

Reporter  : Maulana

Redaktur  : Rizal

Pencabutan Nomor Urut Paslon Dilakukan Hari Ini, Hairan : Semua Angka Itu Baik

TANJAB BARAT.radarinformasi.com- Pasangan Calon Bupati Tanjab Barat, Hairan-Amin siap secara penuh hati menghadapi kontestasi pemilihan kepala daerah Tanjab Barat yang digelar serentak pada 27 November 2024 mendatang.

Pernyataan itu untuk menanggapi agenda resmi penetapan pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Tanjab Barat pada hari ini, Minggu, 22 September 2024 oleh Komisi Pemilihan Umum Tanjab Barat.

Kemudian KPU telah agendakan pencabutan nomor urut paslon yang digelar hari ini, Senin, 23 September siang. 

“Artinya kami sudah resmi, dan sudah siap untuk menghadapi kontestasi Pilkada Tanjab Barat tahun ini. Insya Allah, bersama Ustadz Amin akan hadir dalam pencabutan nomor urut di KPU, “ kata Hairan, Senin (23/9).

Pasangan dengan akronim HA berharap bisa menang dan bisa mewujudkan visi dan misi sebagai mana slogannya “Perubahan” Tanjab Barat Amanah.

“Do’akan kami agar bisa menang, bisa membangun dan menata Tanjab Barat, “ lanjut Ketua DPD Partai NasDem Tanjab Barat ini.

Ia berharap dua tahapan tersebut (pencabutan nomor urut dan deklarasi pilkada damai) hari ini berjalan lancar. 

Terkait, nomor urut, menurutnya Bebas semua angka sama  semua baik.

“Semua nomor urut itu sama, semua baik,” ujarnya.

Untuk diketahui, KPU Tanjab Barat telah menetapkan 3 pasang Calob Bupati dan Calon Wakil Bupati pilkada 2024 dalam Rapat Pleno Tertutup pada Minggu 22 September 2024.

Ketiga pasangan tersebut yakni Hairan-Amin, Anwar Sadat dan Cici Halimah-Muklis. Pasangan Hairan-Amin maju Pilkada 2024 ini diusung oleh 4 parpol yakni NasDem, PSI, Partai Umat dan Partai Perindo.

Reporter  : Dani

Redaktur  : Rizal

Ribuan Pomparan Hutabarat se-Taput dan Silaban Siap Pegang Janji Teguh Memilih Satika – Sarlandy Menjadi Bupati dan Wakil Bupati Taput

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Satu hati dan satu rasa Ribuan pomparan marga Hutabarat boru bere ibebere dan marga Silaban mendoakan dan menyampaikan dukungannya untuk pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Tapanuli Utara Satika Simamora – Sarlandy Hutabarat dalam acara doa pemberangkatan dan deklarasi yang dilaksanakan di Terminal Tarutung, Minggu, (22/9/ 2024). Acara doa pemberangkatan tersebut dirangkai secara adat batak dengan memberikan ulos dan dekke ( ikan mas) dari marga Hutabarat dan Marga Silaban.

Ketua Panitia Acara Irwan Hutabarat mengatakan Satika – Sarlandy  merupakan  pasangan yang serasi sebagai pemimpin di Tapanuli Utara. Pasalnya, Sarlandy adalah sosok yang pengalaman di bidang birokrasi dan pemerintahan. Sementara Satika Simamora yang merupakan istri dari Nikson Nababan mantan Bupati Taput dua periode, adalah sosok yang bermasyarakat.

Dijelaskannya, sebagai pensiunan PNS,  Sarlandy Hutabarat pernah menjabat sebagai Sekda di Timor- Timor, Sekda di Taput. Selanjutnya pernah menjabat sebagai. Pejabat Bupati di Humbahas, pejabat Pemprovsu hingga kemudian menjadi Wakil Bupati Taput periode 2019 – 2024 bersama Nikson Nababan.

“Karena itu sudah pasti program pembangunan yang selama ini berjalan dilaksanakan Nikson – Sarlandy pasti akan berlanjut. Oleh karena itu, kami dari panitia meminta jangan sia- siakan doa kita ini, kami yakin bahwa pada tanggal 27 November nanti ibu Satika dan amang Sarlandy akan terpilih nantinya,” katanya.

Tidak jauh beda, Maringan Hutabarat juga mengatakan bahwa pengalaman Sarlandy Hutabarat di Pemerintahan sudah sangat tinggi. Terakhir menjabat sebagai Wakil  Bupati Taput bersama dengan Nikson Nababan sebagai Bupati pada periode 2019 – 2024. Ia juga menyampaikan Terima kasih karena keluarga ibu Satika masih memberikan kepercayaan dan Sarlandy Hutabarat dipilih untuk menjadi pasangan dari ibu Satika Simamora.

“Saya juga meminta kepada seluruh pomparan( keturunan) marga Hutabarat yang hadir dalam acara ini, agar kita pegang teguh janji untuk memilih Satika – Sarlandy nanti pada tanggal 27 November nanti,” ajaknya.

Sedangkan Wesly Hutabarat juga turut menyampaikan agar keturunan (pomparan) ni siraja hutabarat mendukung dan memilih Satika Simamora – Sarlandy  untuk menjadi Bupati – Wakil Bupati Taput 2025 – 2030.

Sarlandy Hutabarat dalam kesempatan itu mengatakan terima kasih atas acara doa pemberangkatan yang dilaksanakan pomparan Siraja Hutabarat kepada pasangan calon Satika Simamora – Sarlandy Hutabarat.

Sarlandy bercerita, meski ia mempunyai pengalaman yang tinggi di birokrasi dan pemerintahan, namun untuk urusan sosial masyarakat, ia masih kalah dengan Satika Simamora. Disebutnya, dalam menjalankan amanah jabatannya saat mendampingi Nikson Nababan suaminya menjabat  Bupati Taput dua periode, yakni sebagai Ketua PKK, Dekranasda, Bunda PAUD, serta Ketua Yayasan Kanker Indonesia cabang Tapanuli Utara, Satika sangat terbuka berkomunikasi dengan siapapun masyarakat dan memiliki jiwa sosial yang tinggi.

“Karena itu lah jangan ragu kita untuk memilih Satika – Sarlandy pada tanggal 27 November nanti. Apabila nanti doa kita sudah direstui Tuhan, maka  apa yang mau kami bangun di pomparan marga Hutabarat silahkan dibuat programnya diberikan proposalnya agar kita serahkan kepada ibu Satika,” katanya. 

Sementara itu, Satika Simamora dalam kesempatan itu

menghimbau agar proses demokrasi pemilihan kepala daerah di Taput jangan sampai membuat marga-marga yang ada di Tapanuli Utara menjadi pecah. Ia meminta agar seluruh masyarakat Tapanuli Utara menjaga Pilkada Taput agar berjalan damai dan kondusif.

Satika mengatakan, sejak suaminya menjabat sebagai Bupati Taput, keluarganya selalu terbuka kepada seluruh warga masyatakat Tapanuli Utara, tanpa harus membeda – bedakan marga.

“Kedepan juga, kalau Tuhan ijinkan untuk  melayani, kami akan terus hadir di tengah tengah persoalan seluruh warga Tapanuli yang membutuhkan bantuan kami,” katanya.

Reporter   : Reno H

Redaktur  : Dewi

Kuat Dugaan Bantuan Untuk Masjid Ajang Pencitraan Anwar Sadat, Bedah Madrasah Ada dalam Program BAZNAS, Bukan Pembangunan Masjid

TANJAB BARAT.radarinformasi.com- Tidak hanya menuai kontroversi terkait  pemotongan uang Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) sebesar dua setengah persen dari ASN Tanjab Barat. Tujuannya adalah untuk zakatnya para ASN. Namun peruntukkannyapun terkesan kontroversi. Minggu (22/09/24).

Alih alih selalu menggelontorkan untuk pembangunan mesjid. Terlebih yang dilakukan Anwar Sadat setiap kali safari Jumat atau subuh. Terkesan adanya sebuah pencitraan publik. Mengingat persentase penggunaan dana zakat ASN yang terkumpul di BAZNAS, diduga kuat tak merata secara keseluruhan. Bahkan cenderung lebih besar untuk pembangunan mesjid.

Sementara ada delapan Kategori penerima zakat (asnaf) yang sejatinya menerima dengan persentase yang sama. Meskipun di Indonesia ini hanya ada empat asnaf saja. Empat asnaf tersebut yaitu fakir, miskin, Gharimin dan fi Sabilillah.

Ironinya lagi selain tidak masuk dalam empat asnaf yang ada. Pembangunan mesjid ini terhitung dalam asnaf apa. Karena selain dari program BAZNAS pusat. BAZNAS daerah juga memiliki lima program ,Antaranya program Tanjab Barat Cerdas. Tanjab Barat Sehat, Tanjab Barat Sejahtera,, Tanjab Barat Peduli dan Tanjab Barat Berkah.

Anehnya lagi dalam program Tanjab Barat Berkah BAZNAS disebutkan bahwa program kerja BAZNAS  di bidang Dakwah advokasi (keagamaan). Dalam rangka meningkatkan syi’ar-syiar Islam.Dengan beberapa agenda diantaranya adalah pembinaan terhadap muallaf, bantuan bedah madrasah dan dakwah. Dalam hal ini sudah jelas disebutkan tidak ada, bantuan pembangunan mesjid. Namun bantuan mesjid ini adalah merupakan kebijakan dari Bupati Tanjab Barat, Anwar Sadat.

Kebijakan inipun menuai kontroversi. Mengingat kegiatan BAZNAS harus sejalan dengan pemerintah daerah. Sesuai dengan apa yang disampaikan ketua BAZNAS Tanjab Barat Ahmad Haziq, saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu.

Hanya saja saat ditanya apakah Kabupaten dan kota lain di Indonesia ini melaksanakan hal serupa. Tujuan untuk pembangunan mesjid. Hadziq mengaku tidak tahu sepenuhnya. 

“Kalau itu saya tidak tahu secara pasti, ya tergantung daerahnya masing-masing,”jawabnya.

Saat disinggung apakah benar kabupaten Tanjung Jabung Timur tidak melaksanakan hal serupa. Dana zakat ASN ini untuk pembangunan mesjid. Lantaran Kabupaten Tanjab Timur menilai tidak ada asnaf ke sembilan dalam islam.

Dirinya membenarkan hal tersebut.

“Ya setahu saya, yang saya dengar informasinya seperti itu. Mereka tidak menggunakan untuk pembangunan mesjid,”pungkasnya.

Sementara U salah satu ulama di Tanjab Barat, yang enggan disebutkan identitasnya. Menuturkan dan menyarankan sesuai dengan aturan yang ada dan sudah ditetapkan. Setidaknya mengikuti program yang ada dari pusat hingga daerah. Jangan menambah-nambahi yang tidak ada dalam program kerja BAZNAS itu sendiri.

“Ya kalau petunjuk programnya tidak ada, ya jangan dilaksanakan. Ikuti saja sesuai dengan programnya aja. Apa yang dilakukan oleh Kabupeten tetangga, Tanjung Jabung Timur, ada benarnya juga. Memang dalam Islam itu tidak ada asnaf yang ke sembilan,”pungkasnya.

Semenatar sebagai bahan referensi yang mengatur  soal zakat profesi ini. Bisa dikutip ataupun bisa dilansir disalah satu flatpom media sosialnya Buya Yahya. Menjawab tentang zakat profesi. Dalam bahasannya Buya Yahya menyebut, banyak ulama menyebut tidak ada zakat profesi. Namun hendaknya jangan lupa sedekah.

“Makanya kami dengar dari pegawai negeri ada potong zakat, potong zakat, itu haram hukumnya mengambil zakat dari orang yang tidak wajib zakat. Seperti halnya salah menyalurkan, sudah double salahnya,”jelasnya sebagaimana yang dilansir 

Kemudian disebutkan pula, yang tidak wajib zakat kita anggap zakat. Tak tahunya zakat beneran zakat, disalurkan ke tempat yang tidak boleh menerima zakat.

“Saya sampaikan, penjahat zakat itu ada tiga. pertama  orang kaya yang wajib zakat tetapi tidak bayara zakat. Ke dua tidak berhak menerima zakat, malah terima zakat. Terakhir adalah tidak mengerti ilmu zakat, mengambil zakat dari orang yang tidak wajib zakat, memberikan kepada orang yang tidak berhak menerima zakat,”pungkasnya.

Dengan demikian, apa yang diduga kuat sebagai program atau adanya dugaan atas keinginan bupati yang menentukan peruntukkan dan BAZNAS. Menjadi buah bibir masyarakat. Hingga menimbulkan spekulasi atau dugaan kalau pengalokasian dana BAZNAS untuk pembangunan mesjid, diduga kuat sebagai pencitraan saja. Namun hal ini kembali pada masyarakat dalam memberikan penilaiannya terhadap kebijakan Bupati Tanjab Barat, Anwar Sadat.  Pantaskah sesuai hukum fiqihnya atau kontroversi. 

Dani / Tim