Polres Bogor Gelar Patroli KRYD Lintas Sektoral, Wilayah Aman dan Kondusif

BOGOR.radarinformasi.com – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Bogor, Polres Bogor menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu malam (14/12/2024), mulai pukul 22.00 WIB. Minggu (15/12)

Kegiatan patroli ini dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Bogor, Kompol Bayu Tri Nugraha Hidayat, S.E., S.I.K., M.M., dengan melibatkan sejumlah pejabat utama Polres Bogor, di antaranya Kasat Samapta AKP Yogi Nugraha, S.E., M.H., Kasat Intelkam AKP Ari Nugroho, S.I.K., M.Si., Kasi Propam AKP Ketut Laswarjana, S.H., M.H., Kaposko Iptu Agus Hidayat, S.H., Pawas Iptu Dede Suhaya, dan KBO Samapta Ipda Eka Duta Baliawan. Sebanyak 32 personel dari berbagai satuan, seperti Sat Samapta, Sat Lantas, Sat Reskrim, dan Sat Intelkam Polres Bogor, turut dikerahkan dalam kegiatan ini.

Patroli KRYD lintas sektoral ini juga melibatkan personel dari berbagai instansi terkait, yaitu TNI, Polisi Militer, Dishub Kabupaten Bogor, dan Satpol PP. Tim gabungan menyasar beberapa titik strategis di wilayah Kabupaten Bogor, antara lain Flyover Cibinong, Pakansari, Tugu Pancakarsa, Kantor Bawaslu, dan Kantor KPU.

Kompol Bayu Tri Nugraha Hidayat menjelaskan bahwa patroli ini bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pada malam akhir pekan. Selain menjaga keamanan di lokasi rawan, patroli juga dimanfaatkan untuk memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada saat beraktivitas di malam hari dan menghindari berada di luar rumah hingga larut malam demi mencegah potensi gangguan kriminalitas.

“Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polres Bogor terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan pelanggaran terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Kompol Bayu.

Polres Bogor berkomitmen untuk terus menggelar kegiatan serupa guna menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat serta menekan angka kriminalitas.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Provos Polsek Ciampea Lakukan Kontrol dan Pengecekan Tahanan, Pastikan Kondisi Sehat serta Berikan Pesan Moral

BOGOR.radarinformasi.com – Ps. Kanit Provos Polsek Ciampea, Polres Bogor, Aiptu Yongky Novara, S.E., melaksanakan kegiatan rutin pengecekan ruang tahanan di Mako Polsek Ciampea pada Minggu (15/12/2024). Dalam kegiatan tersebut, petugas memastikan kondisi tahanan dalam keadaan sehat serta memberikan pesan moral kepada para tahanan. Saat ini, jumlah tahanan yang berada di Mako Polsek Ciampea tercatat sebanyak dua orang.

Kegiatan ini dilakukan sesuai arahan Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Ciampea, Kompol Suminto, H.P., S.I.P., M.H. Kapolres menegaskan pentingnya pengawasan rutin terhadap tahanan oleh Provos, Ka SPK, dan anggota piket Polsek Ciampea. Selain itu, barang bawaan serta makanan yang diberikan pengunjung kepada tahanan juga diperiksa secara cermat sesuai dengan prosedur tetap (protap).

Dalam kesempatan terpisah, Kasi Humas Polres Bogor, IPTU Desi Triana, S.H., mengimbau masyarakat untuk melaporkan segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) maupun tindakan kriminal. Hal ini termasuk modus perekrutan tenaga kerja ilegal yang menjanjikan gaji besar tanpa payung hukum yang sah, yang dapat dikategorikan sebagai tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Masyarakat dapat melaporkan kejadian tersebut melalui Call Center Polres Bogor di nomor (021) 110, yang melayani 24 jam, atau melalui nomor pengaduan Polres Bogor di 0812 1280 5577.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Bupati Indramayu Terpilih Fokus Perkuat Birokrasi dan Efisiensi Anggaran

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Lucky Hakim, Bupati terpilih Kabupaten Indramayu, bersama Hj. Sri Wahyuni, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Partai NasDem, menegaskan komitmen mereka dalam memperkuat birokrasi dan memastikan masa transisi pemerintahan berjalan efektif. Pernyataan ini disampaikan saat pertemuan di Sekretariat DPD NasDem di Jalan Raya Tegalurung, Balongan, Sabtu (14/12/2024).

Lucky Hakim mengungkapkan rencana pembentukan tim transisi untuk mempercepat pelaksanaan program kerja usai pelantikan pada 10 Februari mendatang. “Tim ini akan mengevaluasi program-program sebelumnya. Program yang dinilai positif akan diteruskan, sementara yang kurang relevan akan dihentikan,” jelas Lucky.

Ia juga menyoroti perlunya segera mengisi kekosongan jabatan eselon dua dan tiga, termasuk kepala sekolah, yang saat ini banyak dipegang oleh Pelaksana Tugas (PLT). “PLT tidak memiliki kewenangan strategis. Karena itu, pengisian jabatan definitif akan menjadi prioritas, meski ada batasan aturan sebelum transisi selesai,” tambahnya.

Hj. Sri Wahyuni menekankan pentingnya peran kader Partai NasDem dalam mendukung perubahan yang sesuai dengan visi restorasi partai. “Kami berharap kepemimpinan Lucky Hakim mampu membawa perubahan nyata yang selaras dengan gerakan Partai NasDem di bidang eksekutif maupun legislatif,” ujarnya.

Lucky juga menyoroti strategi efisiensi anggaran dengan meminimalkan pengeluaran yang kurang bermanfaat, seperti pemasangan banner ucapan. “Dana untuk banner lebih baik dialokasikan ke kebutuhan masyarakat, seperti pembelian bahan pokok atau bantuan bagi warga kurang mampu,” tegasnya.

Dengan langkah ini, Bupati terpilih berharap dapat membangun pemerintahan yang solid serta birokrasi yang efektif demi memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat Indramayu.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Polsek Parung Tindaklanjuti Laporan Kecelakaan Kerja Akibat Ledakan Tabung Setrika Uap

BOGOR.radarinformasi.com – Sebuah kecelakaan kerja terjadi di CV. Sulaiman Perkasa, Kampung Babakan Wetan, Desa Babakan, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, pada Jumat (13/12/2024) sekitar pukul 11.20 WIB. Insiden tersebut melibatkan ledakan tabung setrika uap yang menyebabkan seorang teknisi mengalami luka serius hingga meninggal dunia. Sabtu (14/12)

Kapolsek Parung, AKP Doddy Rosjadi, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pihaknya segera menerima laporan terkait kejadian ini. “Polsek Parung mendapatkan laporan adanya ledakan tabung setrika uap. Saya langsung memerintahkan Piket Reskrim yang dipimpin oleh Kanit Reskrim untuk mendatangi lokasi kejadian guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP),” ungkap Kapolsek.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari saksi, kejadian bermula ketika seorang karyawan, I, mengalami kendala pada setrika uap yang digunakan. Ia kemudian memanggil teknisi bernama Sdr. U untuk memperbaiki alat tersebut. Saat proses perbaikan berlangsung, I sempat mengingatkan teknisi agar mematikan kompor terlebih dahulu, tetapi peringatan itu diabaikan dengan jawaban “Tidak apa-apa.”

Tidak lama kemudian, tabung uap tersebut tiba-tiba meledak dengan suara dentuman keras hingga merusak atap pabrik. Ledakan itu menyebabkan U tergeletak di lantai dengan kondisi luka parah, termasuk putusnya lengan kanan. Rekan-rekan kerja korban segera mengevakuasi korban dan membawanya ke RS Dhuafa. Namun, karena kondisinya yang kritis, korban dirujuk ke RS PMI. Sayangnya, korban tidak dapat diselamatkan dan meninggal dunia akibat kehabisan darah.

Polisi yang tiba di lokasi segera melakukan pengamanan area kejadian (status quo) dan olah TKP. Selain itu, keterangan saksi-saksi yang berada di lokasi juga telah dihimpun. Dua orang saksi yang diperiksa adalah ST, seorang helper berusia 20 tahun yang tinggal di Kampung Babakan Wetan RT 011/RW 004, dan L, seorang helper berusia 18 tahun yang berdomisili di Kampung Babakan Kulon RT 003/RW 001, Desa Babakan, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor.

Korban dalam kejadian ini diketahui bernama UM, seorang buruh harian lepas berusia 49 tahun yang berdomisili di Kampung Kemang Kiara RT 003/RW 005, Desa Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.

Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Hingga berita ini diturunkan, kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti ledakan tersebut.

Sumber Humas Polres Bogor

Bule

Dandim 0606/Kota Bogor dan Kapolresta Bogor Kota Pimpin Apel Pengamanan VVIP Reuni Akbar 1974 di Istana Bogor

BOGOR.radarinformasi.com – Dandim 0606/Kota Bogor, Letnan Kolonel Inf Dwi Agung Prihanto, S.Sos., M.Tr. (Han), bersama Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Dr. Bismo Teguh Prakoso memimpin apel gelar pasukan pengamanan VVIP untuk kegiatan Silaturahmi dan Reuni Akbar 1974 di Istana Bogor. Apel berlangsung di Lapangan Astrid, Kebun Raya Bogor, pada pukul 07.10 WIB, dengan melibatkan sekitar 350 personel dari berbagai satuan. Sabtu (14/12)

Apel ini dihadiri sejumlah pejabat penting, termasuk Kasi Intel Kasrem 061/SK, Kasiops Kasrem 061/SK, Kasdim 0606/Kota Bogor, Dandenpom III/1 Bogor, Danki C Yonif 310/KK, Kasat Lantas Polresta Bogor, serta para Danramil dan Kapolsek di wilayah Kota Bogor. Pasukan yang terlibat dalam pengamanan terdiri dari personel Polresta Bogor Kota, Kodim 0606/Kota Bogor, Denpom III/1 Bogor, Yonif 310/KK, Dishub Kota Bogor, Satpol PP Kota Bogor, dan gabungan intelijen.

Dalam arahannya, Letkol Dwi Agung menekankan pentingnya kesiapan seluruh personel untuk menghadapi potensi ancaman selama kunjungan kenegaraan ini. “Pengamanan VVIP ini harus dilakukan dengan lebih baik dan penuh kewaspadaan. Semua potensi ancaman harus dipelajari dan diantisipasi, terutama di jalur yang akan dilalui tamu VVIP,” ujar Dwi Agung.

Rombongan Presiden RI dijadwalkan tiba di Istana Bogor sekitar pukul 12.00 WIB dan meninggalkan lokasi pada pukul 14.35 WIB. Jalur yang akan digunakan meliputi rute Tol Baranangsiang – Tugu Kujang – Pintu 7 Amaris, baik untuk kedatangan maupun kepulangan.

Letkol Dwi Agung juga mengingatkan pentingnya koordinasi antar-personel serta penempatan sesuai plot masing-masing untuk mengidentifikasi potensi kerawanan. “Tugas pengamanan harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan sikap humanis, terutama kepada masyarakat yang melintas di jalur-jalur pengamanan,” tegasnya.

Selain itu, ia meminta personel untuk memastikan semua jalur dalam kondisi aman dan tertib, termasuk menertibkan atribut seperti spanduk yang tidak sesuai di sepanjang rute. Cuaca dan kondisi lapangan juga menjadi perhatian khusus dalam persiapan ini.

Dengan pengamanan ketat ini, diharapkan kegiatan Silaturahmi dan Reuni Akbar 1974 di Istana Bogor berjalan lancar dan aman sesuai rencana.

Reporter : Rizal

Rutan Kelas IIB Tarutung Kanwil Kemenkumham Sumut Raih Penghargaan Predikat Pelayanan Publik Berbasis HAM

TAPANULIUTARA.radarinformasi.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tarutung Kanwil Kemenkumham Sumut berhasil meraih Piagam Penghargaan Unit Kerja Pelayanan Publik Berbasis Hak Asasi Manusia (P2HAM) Tahun 2024. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Natalius Pigai, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Rutan Tarutung dalam menerapkan prinsip-prinsip HAM dalam pelayanan publiknya, Jumat (13/12) lalu.

Penetapan satker peraih penghargaan pelayanan berbasis HAM setelah di terbitkannya Keputusan Menteri Hak Asasi Manusia Nomor. M.HA-04.UM. 04.01 Tahun 2024 tentang Penetapan Predikat Unit Kerja Pelayanan Publik Berbasis Hak Asasi Manusia (P2HAM) Tahun 2024.

Penghargaan ini mencerminkan keberhasilan Rutan Kelas IIB Tarutung dalam memberikan layanan berbasis HAM, seperti memastikan hak-hak warga binaan, tamu atau pengunjung terpenuhi tanpa diskriminasi. Inovasi-inovasi pelayanan serta pelibatan masyarakat dalam pengawasan pemasyarakatan turut menjadi poin penting yang dinilai oleh Kementerian Hukum dan HAM.

Kepala Rutan Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring mengungkapkan kepada awak media pada, Sabtu (14/12/2024) rasa syukur dan terima kasih atas pencapaian ini. Ia berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan yang berorientasi pada penghormatan hak asasi manusia di masa mendatang.

“Keberhasilan Rutan Kelas IIB Tarutung dalam meraih predikat ini tentunya didukung oleh kerja sama tim yang solid serta berbagai program inovasi yang mendorong pelayanan menjadi semakin baik”, tambahnya.

Keberhasilan dalam meraih predikat ini menjadi catatan sejarah karena merupakan penghargaan P2HAM pertama kalinya bagi Rutan Kelas IIB Tarutung. Pencapaian ini menegaskan bahwa Rutan Tarutung berkomitmen dalam menghadirkan pelayanan yang profesional dan berorientasi pada perlindungan dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Reporter : Reno H
Redaktur : Dewi

Janji Dukungan Tidak Kunjung Realisasi, Pemuda/Pemudi GSJA SYALOM Perumnas Kecewa Di Kepemimpinan Pj Bupati Taput

TAPANULI UTARA.radarinformasi.com-Pemuda-Pemudi Gereja GSJA SYALOM PERUMNAS Pagar Batu mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, khususnya kepada Penjabat (Pj) Bupati Tapanuli Utara, Dr. Dimposma Sihombing, Pasalnya, permohonan audiensi dan proposal dukungan kegiatan Natal yang telah diajukan tidak mendapatkan tanggapan serius meski telah dilakukan upaya komunikasi berulang kali.

Ketua Panitia Natal, Amos Derebi, menjelaskan bahwa pihaknya sudah beberapa kali mencoba menemui ke Kantor Bupati Taput, bahkan menyerahkan proposal secara resmi. Namun, respons yang diterima hanya berupa janji-janji tanpa realisasi. “Bapak Pj Bupati melalui staf-stafnya selalu berjanji, ‘datang besok’, ytetapi saat kami kembali, alasannya selalu berubah. Ini berlangsung hingga berminggu-minggu tanpa kejelasan. Kami merasa seperti ditolak secara halus,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Amos menyoroti bahwa Undang-Undang dan regulasi terkait pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebenarnya mengakomodasi dukungan terhadap kegiatan keagamaan. Salah satu landasannya adalah “Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah”, yang menyebutkan bahwa APBD dapat digunakan untuk mendukung kegiatan sosial dan keagamaan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa Pj Bupati Tapanuli Utara seolah mengabaikan tanggung jawab tersebut.

“Padahal, dalam Pasal 298 ayat (5) UU No. 23 Tahun 2014, telah ditegaskan bahwa belanja daerah dapat digunakan untuk mendukung kegiatan keagamaan sepanjang hal itu sesuai dengan prioritas pembangunan daerah. Sayangnya, Pj Bupati Dr. Dimposma Sihombing tidak hadir sebagaimana mestinya. Ini menunjukkan kurangnya komitmen beliau dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui dukungan kegiatan keagamaan seperti Natal,” tegas Amos.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa pemerintah seharusnya menjadi perpanjangan tangan masyarakat, bukan malah mengabaikan aspirasi yang diajukan dengan itikad baik. “Kami tidak meminta untuk kepentingan pribadi. Perayaan Natal ini adalah upaya kami untuk berbagi kasih dan mendorong nilai-nilai spiritual serta sosial di masyarakat. Namun, yang kami dapatkan hanya janji tanpa bukti,” tambahnya.

Amos berharap kritik ini menjadi refleksi bagi Pj Bupati Dr. Dimposma Sihombing agar lebih tanggap terhadap kebutuhan masyarakat, terutama terkait dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang penting. “Kami ingin beliau hadir sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat. Jika kehadirannya hanya sebatas formalitas tanpa tindakan nyata, bagaimana masyarakat bisa merasa diperhatikan?” tutupnya.

Melalui kritik ini, Pemuda-Pemudi GSJA SYALOM berharap Pj Bupati Tapanuli Utara segera mengevaluasi diri dan memperbaiki kinerjanya agar selaras dengan amanat undang-undang dan kebutuhan masyarakat. Perayaan Natal bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga momen penting untuk membangun solidaritas, sesuatu yang seharusnya didukung penuh oleh pemerintah.

Reporter : Reno H
Redaktur : Dewi

Resmi Dibentuk, PSBKB Siap Angkat Derajat Para Seniman dan Budayawan Kabupaten Bogor

BOGOR.radarinformasi.com – Berbekal dari rasa keprihatinan dan semangat revolusi perjuangan, puluhan para penggiat seni, pelaku seni, para seniman dan budayawan beserta para pemilik sanggar seni yang berdomisili di Kabupaten Bogor mengadakan pertemuan untuk berdiskusi dalam rangka pembentukan sebuah wadah yang diberi nama Paguyuban Seniman Budayawan Kabupaten Bogor atau disingkat PSBKB. Sabtu (14/12)

Ide dan gagasan pembentukan PSBKB yang dicetuskan sekaligus diprakarsai oleh Raden Nasan Sudjana atau lebih dikenal dalam ketokohannya yaitu Abah Jana dari sanggar seni Topeng Jiprak yang beralamat di kecamatan Cibungbulang ini, berlangsung di Gedung Kesenian Kabupaten Bogor pada Jumat, 13 Desember 2024.

PSBKB ini dibentuk dalam upaya mengangkat derajat para seniman dan budayawan agar kehidupan ke depannya lebih baik, dan tentunya setiap karya mereka bisa dihargai serta mendapat perhatian dari pemerintah daerah kabupaten Bogor.

“Diharapkan dengan terbentuknya PSBKB ini menjadi energi baru dan dapat menciptakan angin segar bagi para seniman budayawan dan pemilik sanggar se-kabupaten Bogor untuk bisa bangkit dan bisa bersinergi dengan pemerintah, khususnya pemerintah kabupaten Bogor dalam upaya merawat, melestarikan dan menjaga seni budaya para lelulur yang dimiliki kabupaten Bogor,” ungkap Abah Jana di sela-sela diskusi.

Abah Jana menjelaskan, bahwa dengan terbentuknya PSBKB ini diharapkan akan menjadi suatu wadah ataupun forum besar yang menaungi dan mempasilitasi kegiatan-kegiatan dalam pelayanan kebutuhan dan dinamika yang terjadi di lingkungan para pelaku seni, seniman dan budayawan serta para pemilik sanggar kesenian yang ada.

Lebih jauh, Abah Jana yang merupakan sesepuh dan seorang budayawan yang mengabdikan seluruh hidupnya demi menjaga kelestarian seni budaya ini mengungkapkan harapan besarnya agar  setelah paguyuban ini terbentuk, secepatnya bekerja dengan semangat juang yang tinggi, tetap menjaga marwah dan kultur budaya untuk kemajuan di masa depan dan bisa memberikan warisan budaya ke anak cucu kita nanti.

“Ke depan pergerakan ini dapat melahirkan para generasi bangsa yang berkarakter, berkesenian dan bermartabat, serta seniman-seniman muda yang mampu membuat prestasi kebanggaan masyarakat Indonesia di mata dunia,” harapnya.

Sementara, Adi Supriadi atau yang akrab disapa Kang Adi Wild yang ditunjuk sebagai Ketua PSBKB dalam kesempatannya menyampaikan akan keinginannya untuk mengabdikan diri sebagai pelayan bagi seluruh seniman dan budayawan agar bisa tetap eksis mengapresiasikan karya-karya nya tanpa harus dipagari oleh hal-hal yang berbau politik.

“Kita ingin netral berjalan sesuai harapan hati nurani tanpa beban memikirkan hal yang bukan dunia yang kita punya, akan tetapi dengan memunculkan karya-karya nyata,” ungkapnya.

Dengan modal itulah, lanjut Kang Adi Wild, maka seluruh pelaku seni, seniman dan budayawan kabupaten Bogor terpanggil untuk membentuk paguyuban seniman budayawan kabupaten bogor.

“Hal ini untuk bisa menciptakan kolaborasi, motivasi, edukasi dan empati bersama dengan menggandeng para persatuan atau kumpulan pemilik hotel, para pemilik tempat pariwisata, para pemilik kafe dan tempat hiburan sehingga mereka dapat menyediakan panggung-panggung kecil dan besar supaya para seniman dan budayawan bisa ikut berkontribusi di setiap acara hiburan yang diselenggarakan,” ujar Kang Adi Wild.

“Selain dengan pihak swasta, tentunya juga kita bersinergi dengan pemerintah untuk bisa menyelaraskannya. Sebab, di Kabupaten Bogor ini rata-rata para senimannya sebagian masih miskin informasi dan kurangnya pengetahuan teknologi untuk mengakses media sosial yang ada,” tutur Adi.

Nanang Susanto yang dipercaya menjabat Sekertaris PSBKB turut menambahkan, bahwa maksud dan tujuan didirikannya PSBKB ini adalah murni dari panggilan jiwa sebagai pekerja seni untuk bisa lebih bangkit menata masa depan para seniman dan budayawan yang lebih baik lagi.

“Kehadiran PSBKB ini bukan untuk menyaingi atau meniadakan forum-forum seniman yang sudah ada. Namun justru, keberadaan PSBKB ini ingin melahirkan karakter generasi-generasi Z untuk lebih andil  dan bisa merawat serta mengembangkan kesenian kebudayaan etnik leluhur Bogor yang harus dilestarikan keberadaannya,” tandas Anang Susanto.

Diketahui, kegiatan temu diskusi dihadiri lebih dari 89 perwakilan dari pemilik sanggar seni yang tersebar di 40 kecamatan, dan yang terdaftar di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor.

Red

Festival Seni Budaya “Jagad Tetari Season 3 2024” Meriahkan Indramayu

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Festival seni budaya Jagad Tetari Season 3 2024 sukses digelar di Alun-Alun Gedung Landraad, Indramayu, dengan tema “Merawat Seni, Merawat Budaya”. Acara ini menampilkan ragam kesenian tradisional hingga internasional pada Jumat malam, yang dihadiri oleh berbagai tokoh dan masyarakat setempat. Sabtu (14/12)

Nang Dermayu, Bambang Sutarno, dan Nok Dermayu, Sekarahayu, memandu acara dengan meriah, menampilkan penari dari berbagai daerah, termasuk Tari Topeng Losari yang menjadi ikon budaya Indramayu. Dalam sambutannya, mereka menyampaikan pentingnya pelestarian seni tradisional sebagai identitas budaya.

Bupati Indramayu, Hj. Agustina S.H., M.H., CRH, juga hadir memberikan apresiasi terhadap acara ini. “Jagad Tetari Season 3 merupakan upaya kita bersama menjaga seni budaya lokal dan mengenalkannya ke dunia internasional,” ujar Agustina.

Kepala Dinas Pariwisata, Rory Firmansyah, SSTP, MSU, memperkenalkan aplikasi digital “Sipayu”, yang menjadi panduan pariwisata Indramayu. Aplikasi ini menyediakan informasi tentang objek wisata, seni budaya, kuliner khas, hingga ekonomi kreatif di Indramayu.

Acara ini juga diramaikan oleh seniman dari berbagai daerah, seperti Solo, Bandung, Aceh, dan luar negeri, termasuk Jepang, Amerika, serta Ekuador. Tari Topeng Losari menjadi salah satu penampilan yang mendapat perhatian khusus karena nilai sejarahnya yang mendalam.

Festival ini merupakan bagian dari upaya Dinas Pariwisata Indramayu untuk mempromosikan pariwisata dan seni budaya lokal di tingkat nasional dan internasional. Dengan partisipasi masyarakat, festival ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin untuk memperkuat identitas budaya Indramayu.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal

Komisi 3 DPRD Indramayu Kritik Ketidakhadiran Dirut PDAM dalam Rapat Kerja Ketiga

INDRAMAYU.radarinformasi.com – Komisi 3 DPRD Indramayu melayangkan kritik tajam terhadap Direktur Utama PDAM yang kembali absen dalam rapat kerja ketiga yang digelar di ruang tamu DPRD Indramayu, Jl. Jenderal Sudirman No. 159, Lemah Mekar. Ketidakhadiran ini dinilai menghambat pembahasan terkait tata kelola PDAM, terutama mengenai tarif air yang dinilai masyarakat terlalu mahal, Jumat (13/12/2024).

Anggota Komisi 3 DPRD Indramayu, Anggi Novia, mengungkapkan kekecewaannya karena hingga rapat ketiga ini, Direktur Utama PDAM tidak hadir tanpa membawa surat keterangan sakit. “Kami sudah meminta surat izin sakit jika memang berhalangan. Namun hingga siang ini, surat itu tidak ada. Ini jadi bukti ketidakseriusan dalam menghadapi tanggung jawab,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, Komisi 3 meminta sejumlah data penting, seperti jumlah pelanggan PDAM yang tercatat sebanyak 157 ribu, rincian penggunaan air per pelanggan, dan total pendapatan tahunan. “Pendapatan PDAM selama 2024 mencapai Rp202 miliar. Namun, kami ingin tahu secara rinci bagaimana pengelolaan anggaran tersebut, terutama terkait kenaikan tarif yang dikeluhkan masyarakat,” tambah Anggi.

Anggi menyebutkan bahwa keluhan masyarakat terkait tarif air yang melonjak dan kualitas pelayanan yang buruk telah menjadi sorotan. Bahkan, sebanyak 1.300 pelanggan melaporkan kenaikan tarif yang tidak wajar. Selain itu, ada keluhan mengenai air keruh yang juga belum terselesaikan.

“Kami sudah tiga kali menggelar rapat kerja dengan PDAM, tetapi tidak ada respons yang memadai. Jika pada rapat keempat nanti Direktur Utama kembali tidak hadir, kami akan mengusulkan pemanggilan paksa melalui pihak kepolisian,” tegasnya.

Komisi 3 juga berencana menganalisis data yang diterima selama satu minggu ke depan dan melakukan pengecekan langsung ke lapangan. Anggi menegaskan bahwa Komisi 3 berkomitmen untuk memperbaiki tata kelola PDAM agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik.

“Kami berharap PDAM lebih transparan dalam mengelola anggaran dan meningkatkan kualitas pelayanannya. Jika ada kelebihan pembayaran yang dilakukan pelanggan, kami akan menuntut agar uang tersebut dikembalikan,” pungkas Anggi.

Reporter : Andika
Redaktur : Rizal