Tebak-tebakan Siapa Penjabat (PJ) Bupati Muna Barat, Kini telah Miliki Jawaban

Tebak-tebakan Siapa Penjabat (PJ) Bupati Muna Barat, Kini telah Miliki Jawaban

MUNABARAT.radarinformasi.com– Tebak-tebakan siapa Penjabat (PJ) Bupati Muna Barat tahun 2022 – 2024, kini telah mendapat jawaban, dimana masa jabatan Dr. Achmad LaMani, M.Pd berakhir minggu tanggal 22/05/2022, kekosongan kursi Bupati, menjadi salahsatu perbincangan ribuan masyarakat setempat, siapa yang akan menjadi Penjabat (PJ) Bupati pengganti Dr. Achmat La Mani, M.Pd, Sabtu (21/05/22).

Dr. Bahri, S.Stp. M.Si menjadi jawaban Penjabat (PJ) Bupati Kabupaten Muna Barat Provinsi Sulawesi Tenggara, Surat Keputusan (SK) Mentri Dalam Negri (Kemendagri), dimana pengangkatan Dr. Bahri, S.Stp. M.Si,sebagai Penjabat (PJ) Bupati Muna Barat, masa jabatan 2022 – 2024.

Surat Keputusan (SK) Penjabat (PJ) Bupati di berikan juga kepada Muhammad Yusup, SE., M.Si, sebagai Penjabat (PJ) Bupati Kabupaten Buton tengah (Buteng), juga La ode. Budiman sebagai Penjabat (PJ) Bupati. Buton Selatan (Busel) Provinsi Sulawesi Tenggara masa aktif 2022-2024.

La Ode Abdul Kadir Subhaera, salah seorang keluarga, Dr. Bahri, S.Stp. M.Si.
mengatakan, Dr. Bahri. S.Stp. M.Si, lahir Kasipute, Kabupaten Bombana, 28 April 1976, anak  dari pasangan  Hj. Wa Ode Siti Akbar dengan Baetal (alhm).
Dr. Bahri S.Stp. M.Si. anak ke dua dari tiga bersaudara.

Anak pertama Dr.Bachtiar, SH.MH yang berprofesi sebagai Dosen dan Pengacara,
yang kedua Dr.Bahri, S.Stp. M.Si dan ketiga
Asmin Andriani, S.Pd berprofesi sebagai guru SMA di salahsatu sekolah di Konawe Selatan (Konsel). Hj. Akbar ibu dari Dr. Bahri, S.Stp. M.Si, saat ini tinggal menetap di Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) sementara Baetal sebagai ayah telah Almarhum.

Yosi Rena istri Dr. Bahri S.Stp. M.Si. memiliki anak  bernama, Muhammad Almer Fauzan, Ia saat ini menyelesaikan studinya di Institut Pemerintahan Dalam Negri (IPDN), Dr.Bahri. S.Stp , M.Si. salah seorang Purna Praja, Sekolah tinggi Pemerintahan Dalam Negri
(STPDN) tahun 1999 angkatan 07, kemudian melanjutkan studinya di Sekolah tinggi Pemerintahan Dalam Negri (STPDN).

“Beliau pernah menjadi Lurah Pala tiga Bau-bau, juga Kepala bagian (Kabid) Umum di IPDN, Kasubdit DAK, Direktur Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keungan Daerah, sampai akhirnya menjabat Direktur Perencanaan Anggaran Daerah di Direktorat Jenderal Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (RI)”, ujar Kadir Subhaera.

Reporter : Laode Abubakar
Redaktur : Dewi Pelangi

TPK Kecamatan Ciawi : Jebolnya TPT Samisade Bendungan Memang Karena Hujan, Bukan Ada yang Merobohkan

TPK Kecamatan Ciawi : Jebolnya TPT Samisade Bendungan Memang Karena Hujan, Bukan Ada yang Merobohkan

BOGOR.radarinformasi.com- Untuk menopang pembangunan desa dan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bogor telah mencanangkan program Satu Milyar Satu Desa (Samisade), dengan lebih memprioritaskan pembangunan infrastruktur desa demi pemulihan perekonomian pasca pandemi Covid-19, Selasa (17/05/22).

Namun tidak semua pembangunan yang dilaksanakan dapat berjalan mulus seperti harapan semua pihak, diantaranya pembangunan TPT yang berada di wilayah Desa Bendungan, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, dimana TPT yang sedang dalam pengerjaan tahap akhi, dengan anggaran sebesar Rp.969.644.000,00 dengan P.150 M, L.0,65 M dan T.15 tersebut, tiba-tiba roboh dan menyebabkan kerugiaan yang cukup fantastis.

Namun, sungguh miris jawaban yang dilontarkan oleh Firdaus selaku TPK Kecamatan Ciawi, saat dikonfirmasi terkait ambruknya TPT Samisade yang tengah dikerjakan oleh Pemerintah Desa Bendungan melalui pesan Whatshaap, dalam keterangannya Ia mengatakan bahwa jebolnya TPT tersebut karena hujan bukan sengaja ada yang merubuhkan.

Sementara itu Dede Herdiana selaku Sekdes Bendungan mengatakan via seluler bahwa, “Semua itu tengah di uji oleh Inspektorat, jadi belum diketahui apakah jebolnya TPT tersebut akibat faktor cuaca atau human error, untuk masalah besi kita menggunakan besi 10 sesuai dengan RAB, saat ini pihak desa mengalami kerugian sekitar 100-150 juta”.

Red

Woooww…RI 9 Hadiri Peresmian Ghani Caffe & Resto di Desa Sukamaju

Woooww…RI 9 Hadiri Peresmian Ghani Caffe & Resto di Desa Sukamaju

BOGOR.radarinformasi.com- Prof.Dr.H.Anwar Usman,SH.MH selaku Ketua dari MK RI menghadiri dan meresmikan secara langsung grand opening Ghani Coffe & Kitchen, Ghanifor Distro & Barbershop yang beralamat di Kp.Pasir Kaliki, Rt.003/006 Desa Sukamaju, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor-Jawa Barat, Sabtu (14/05/22).

Gahni Chafe & Resto yang dikelola oleh Arif Firmansyah, putra dari Alek Purnama Johan selaku Kepala Desa Sukamaju tersebut, diharapkan mampu menyerap tenaga kerja dari masyarakat sekitar, sehingga angka pengangguran dapat di minimalisir, selain Ketua MK RI, Grand Opening tersebut juga di hadiri oleh Rudi Susmanto,S.si (Ketua DPRD Kab.Bogor), para Hakim Diklat MA RI Camat dan Kepala Desa se-Kecamatan Megamendung serta para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Alek Purnama Johan yang lebih akrab disapa APJ ini mengucapkan banyak terimakasih kepada semua tamu undangan yang telah menyempatkan hadir dalam Grand Opening Cafe milik putranya, Ia sangat optimis dengan dibukanya caffe ini dapat meningkatkan perekonomian dimasa endemi saat ini dan lapangan pekerjaan perlu ditingkatkan agar perekonomian dapat menggeliat kembali.

Sementara itu Ridha dan Mia yang mewakili Arif, mengatakan bahwa,”Mudah-mudahan dengan diresmikannya Caffe ini, khalayak luas bisa lebih tahu bahwa di Desa Sukamaju ini ada tempat singgah untuk menikmati suasana setelah penat bekerja, selain caffe kita juga sudah membuka barbershop dan rencananya juga akan meluas ke salon mobil, jadi selain bisa bersantai sambil ngopi, pengunjung juga bisa mencuci kendaraannya”.

“Untuk karyawannya, kita prioritaskan warga sekitar, karena tujuan kita membuka caffe ini salahsatunya adalah menciptakan lapangan pekerjaan buat para muda-mudi, mengingat saat ini mencari pekerjaan bukanlah hal yang mudah”,ujar Ridha.

Dewi

Polres Bogor Hentikan Laju Ambulance Relawan Yang Bawa Wisatawan Saat Oneway

Polres Bogor Hentikan Laju Ambulance Relawan Yang Bawa Wisatawan Saat Oneway

BOGOR.radarinformasi.com – Satuan Lalu-lintas ( Satlantas ) Polres Bogor hentikan mobil Ambulance yang diduga membawa wisatawan menuju kawasan Puncak. Adapun mobil Ambulance tersebut berusaha menerobos sistem Oneway yang sedang diberlakukan, Minggu (08/05/22).

Peristiwa terjadi pada Sabtu (08/05/2022) sekitar pukul 13.00 WIB, dimana pada saat itu Oneway dari Puncak menuju Jakarta sedang di berlakukan, secara tiba-tiba mobil Ambulance relawan datang dari arah Jakarta menuju Puncak. Oleh karena itu petugas kepolisian Lalu lintas Polres Bogor yang menghentikan laju mobil ambulance dan melakukan pemeriksaan mendapati sejumlah orang yang hendak berwisata di dalamnya.

Kapolres Bogor AKBP Dr.Iman Imanuddin S.H., S.I.K., M.H mengungkapkan, “Awalnya kami hentikan ambulance tersebut untuk diberikan pengawalan tadinya. Namun setelah kita lakukan pemeriksaan di dalamnya ternyata bukan mengangkut orang sakit melainkan orang yang akan berlibur”.

“Didalam pun tidak terlihat adanya perlengkapan kesehatan seperti ambulace pada umumnya. Hanya terlihat tumpukan tas, bantal hingga soundsystem sehingga akhirnya kami bawa ambulance ke Pos Gadog dan dilakukan penindakan berupa tilang”, terangnya.

“Selain itu kita pun mendapati beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh pengemudi ambulans tersebut, yaitu mulai dari melawan arus, pajak kendaraan mati hingga rotator”.

“Hal ini kami lakukan untuk menghindari terjadinya kecelakaan di dalam proses Oneway. Kami pun menghimbau kepada masyarakat yang dalam keadaan darurat saat berada di jalur Puncak untuk berkoordinasi dengan petugas yang ada di lapangan, kita akan berikan pengawalan prioritas hingga ke lokasi tujuan”, tutup Kapolres.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Polres Bogor Terjunkan Badut-badut Untuk Hibur Warga Yang Menunggu Proses One Way

Terjunkan Badut-badut Untuk Hibur Warga Yang Menunggu Proses One Way

BOGOR.radarinformasi.com – Hibur pengendara yang menunggu proses diberlakukannya One way, Satlantas Polres Bogor turunkan sejumlah badut untuk menghibur warga di Jalur Puncak Bogor, Jumat (06/05/22).

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin S.H., S.I.K.,M.H  mengungkapkan, “Bahwa sejumlah badut yang diturunkan tersebut diperuntukkan agar bisa menghibur warga yang menunggu proses One way, sehingga masyarakat ini merasa terhibur”.

Tampak satu-persatu Badut-badut tersebut pun menghampiri para pengendara mobil sembari diiringi musik sambil berjoget menghibur warga di dalam mobil.

Asep, salah seorang pengendara roda empat mengaku terhibur atas adanya Badut-badut tersebut. “Kita terhibur sekali dengan adanya Badut-badut ini, kebetulan saya bawa anak-anak”, ungkapnya.

Untuk arus lalu lintas di kawasan Puncak diperkirakan akan mengalami peningkatan. Selain wisatawan diprediksi banyak kendaraan yang nantinya akan melintasi Puncak menuju ke Bandung demi menghindari One way di tol.

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin pun menghimbau kepada masyarakat dari arah Jakarta menuju Bandung dapat melalui jalur alternatif jalan raya Cibubur, Cileungsi, Jonggol untuk menghindari kepadatan di kawasan wisata Puncak.

Sumber Humas Polres Bogor

Red

Akibat Serangan Jantung, Seorang Pria Meninggal Dunia di Pasar Ciawi

Akibat Serangan Jantung, Seorang Pria Meninggal Dunia di Pasar Ciawi

BOGOR.radarinformasi.com – Seorang Pria paru baya ditemukan meninggal dunia di Pasar Tohaga Ciawi, pada Kamis (05/05/2022) yang di duga penyebabnya meninggal Pria tersebut ialah karena sakit jantung yang di deritanya.

Korban berinisial NR ( NURDIN ) yang beralamat di Kp. Seuseupan Kaum Warung Seri Rt. 02 Rw 01, Desa Ciawi Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor. Korban meninggal dunia saat berada di salah-satu Counter HP yang berada di lantai dua Pasar Ciawi, menurut saksi mata yang berada di lokasi bahwa pada saat ditemukan korban ini sudah dalam keadaan tak sadarkan diri.

Kapolsek Ciawi Kompol Asep Triyono, S.Pd. mengungkapkan bahwa pihaknya yang datang ke lokasi bersama Tim kesehatan yang berada di pos pengamanan Ciawi langsung melakukan pemeriksaan. Dimana dari pemeriksaan tersebut diketahui korban ini telah dalam keadaan meninggal dunia.

“Kami pun langsung mengevakuasi korban ke rumah saudaranya bernama Atu yang berada di alamat yang sama dengan menggunakan mobil ambulance jenazah milik DKM Al-Amaliyah Ciawi, untuk pemulasaraan jenazah, kemudian langsung dimakamkan. Dari informasi yang kami dapat dari pihak keluarga bahwa korban ini memang mengidap penyakit jantung”, ujar Kapolsek.

Sumber Humas Polres Bogor

Red