Pungutan Berdalih Sumbangan Balut PPDB, SMAN 1 Ciawi Kangkangi Keputusan Ketua DPRD Jawa Barat

Pungutan Berdalih Sumbangan Balut PPDB, SMAN 1 Ciawi Kangkangi Keputusan Ketua DPRD Jawa Barat

BOGOR.radarinformasi.com- Meskipun Ketua DPRD Jawa Barat telah menyetujui kebijakan gratis Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) untuk Siswa SMAN/SMKN/SLBN di Jawa Barat, namun fakta di lapangan masih saja ada SMAN yang memungut iuran berdalih sumbangan, padahal seperti yang kita ketahui anggaran sebesar 1,4 triliun telah digelontorkan sejak Juli 2020 lalu, Kamis (02/08/21).

Kebijakan dianggarkan hasil penghematan dari sejumlah pos anggaran seperti Bansos dan hibah hingga perjalanan dinas. Bahkan hal tersebut telah disetujui DPRD Jawa Barat pada tahun ajaran 2020/2021, selain itu varian iuran SPP yang akan disubdsidi oleh Pemprov Jabar sudah di paripurnakan dan termaktub dalam APBD Pemprov Jabar tahun anggaran 2020.

Namun sangat disayangkan, SMAN 1 Ciawi diduga tidak mengindahkan keputusan yang telah disepakati oleh Ketua DPRD Jawa Barat, saat rapat Orangtua di masa pandemi ini pihak sekolah meminta iuran dengan berdalih sumbangan dengan besaran Rp.330.000/semester, tentu saja hal tersebut menambah beban ekonomi di masa sulit seperti saat ini.

“Tahun kemarin sih kita ga diminta ya, tapi untuk tahun ini kita diminta Rp.330.000/semester, namun saya protes dan minta kebijakan, jadi saya cuma bayar Rp.100.000, tapi beda-beda sih, ada yang 150 dan ada juga yang mencapai Rp.250.000 atau sesuai ketentuan yang ditetapkan sekolah”, ujar salahsatu Walimurid yang enggan disebutkan namanya.

Saat tim radarinformasi menyambangi pihak sekolah, Kepala Sekolah tidak ada ditempat, hanya pihak Humas yang mengatakan bahwa iuran tersebut hanya berlaku bagi yang mampu saja.

Red

Ade Suryaman : Saya Mohon Dukungan Dalam Menjalankan Amanah Ini

Ade Suryaman : Saya Mohon Dukungan Dalam Menjalankan Amanah Ini

SUKABUMI.radarinformasi.com – Bupati Sukabumi Marwan Hamami bersama Forkopimda menghadiri serah terima jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi dari Barnas Adjidin kepada Ade Suryaman di Bale Budaya Pudak Arum Pendopo Sukabumi, Rabu (1/9/21)

Selain langsung, prosesi Sertijab juga disaksikan oleh sejumlah Kepala Daerah secara virtual.

Bupati menyampaikan terimakasih kepada Barnas Adjidin. Kepala Biro Pelayanan dan Pengembangan Sosial Provinsi Jawa Barat tersebut, telah enam bulan membantu Pemerintah Kabupaten Sukabumi sebagai Pj. Sekda

“Terima kasih Pak Barnas, enam bulan yang sangat luar biasa dalam membantu Kabupaten Sukabumi, saya berharap, Pak Barnas terus diberi kesehatan, khususnya dalam mengemban amanah di Provinsi Jawa Barat”, ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Marwan meminta Ade Suryaman untuk terus mempelajari dan melakukan pencermatan atas masalah yang ada, apalagi sebagai Sekda definitif memiliki PR yang berat.

“Sebagai Sekda definitif, Pak Ade memiliki PR yang berat, sangat baik apabila menimba ilmu dan pengalaman kepada para Sekda sebelumnya ke Pak Wabup misalnya,” ungkapnya.

Ditempat yang sama, Barnas mengaku sangat senang bekerja sebagai Pj.Sekda di Kabupaten Sukabumi, apalagi, selama bertugas terus mendapatkan bimbingan dari Kepala Daerah.

“Selama betugas enam bulan di Kabupaten Sukabumi, tidak ada masalah dalam berkomunikasi dan berkonsultasi, saya sangat mengapresiasi kepemimpinan pak Bupati dan pak Wabup”, terangnya.

Dirinya mengucapkan selamat kepada Ade Suryaman dan berharap keberadaan Ade Suryaman sebagai Sekda membuat sinergitas lintas lembaga di Kabupaten Sukabumi semakin kuat.

“Kita harus hadir ditengah Masyarakat, terus bekerja keras untuk Kemajuan Kabupaten Sukabumi. Saya pun memohon maaf ketika
dalam tugas ada hal yang tidak berkenan”, jelasnya.

Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman mengaku, bersyukur dan berterimakasih atas kepercayaan Kepala Daerah kepadanya, sehingga, dirinya diberikan kepercayaan sebagai Sekda Kabupaten Sukabumi.

“Tidak terbesit sedari awal menjadi Sekda. Alhamdulillah, saya diberi kepercayaan ini. dan memohon kerjasama semua pihak sehingga amanah ini dapat dilaksanakan secara optimal”, pungkasnya.

Reporter : Pajar Rahayu
Redaktur : Dewi Pelangi